Senin, 15 April 2013

Zionis Tangkap Nenek Warga al Quds Saat Masuk Masjid


Sumber-sumber dari lembaga-lembaga HAM Palestina dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) menegaskan, polisi penjajah Zionis kemarin sore menangkap seorang nenek warga Palestina asal Al-Quds saat berusaha masuk ke Masjid Al-Aqsha melalui gerbang Qathanin.

Pusat Informasi Wadi Halwa di Al-Quds menegaskan dalam pernyataan persnya, polisi penjajah Zionis melarang nenek Ayedah Shaidawi (57) masuk ke Masjid Al-Aqsha. Polisi mendorong nenek ini dengan kasar. Namun pemuda Palestina masuk dan menjauhkan polisi penjajah Zionis dari nenek tersebut. Akan tetap datang komandan Zionis dan memerintahkan agar menangkap nenek tersebut.
Pusat Informasi mengisyaratkan, politik penjajah menyampaikan Shaidawi dakwaan “pemukulan terhadap polisi”. Nenek ini kemudian dibawah ke markaz politik di jalan Wadi di kota lama.

Tembak tahanan

Sumber HAM Palestina menyebutkan, Mutaz Ubaidu asal Hebron, selatan Tepi Barat ditembak tentara Zionis, saat akan ditangkap, subuh Kamis (11/04/2013). Mereka mengklaim tawanan Ubaidu berusaha merebut senjata yang dibawa salah seorang tentara mereka, saat ia akan ditangkap. Akibatnya ia terluka cukup parah dan sudah dievakuasi ke salah satu rumah sakit milik Zionis.

Dengan demikian asosiasi tawanan Palestina menganggap pemerintah Zionis bertanggung jawab penuh atas keselamataan Mu’taz Ubiadu (32 tahun) yang mengabarkan pada ayahnya bahwa serdadu Zionis dengan kekuatan besar telah mengepung dan menangkapnya di wilayah Wadi Huriyah.

Sebelumnya, bulan Januari, nenek Aminah Hasnawi (90) harus mendapatkan operasi sebanyak empat kali setelah seekor anjing pelacak milik kepolisian Zionis menyerangnya.  Penderitaan Hasnawi bermula dari penyerbuan polisi Zionis ke kota Jenin bulan Januari 2013

0 komentar: