Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Rabu, 03 Juli 2013

Benjamin Kethang : "Indonesia, Jangan Pancing Peperangan Dengan Israel"

http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2012/11/israel-indonesia-ilustrasi-bendera-jpeg.image_.jpg

Israel Public Affairs Comitte (IIPAC) memperingatkan masyarakat Indonesia agar mengedepankan perdamaian kala berbicara soal Israel. Mereka meminta Indonesia tak terus menyudutkan Israel. IIPAC merujuk polemik kunjungan sejumlah tokoh Indonesia ke Israel yang kemudian memantik protes masyarakat.

Direktur Indonesia Israel Public Affairs Comitte (IIPAC), Benjamin Kethang mengatakan jangan sampai Indonesia memancing peperangan. Sebaliknya, bila berbicara kepada Israel lebih baik didasari perdamaian. "Perang yang saya maksud itu, misalnya kita disabotase telekomunikasi, teknologi. Karena kita tahu siapa yang menguasai itu (Israel dan yahudi)," ucap Benjamin.

Dalam pernyataannya, dia pun memperingatkan agar Indonesia jangan terus menghujat Yahudi dan Israel. Menurutnya, selama ini Israel dan yahudi masih diam meladeni sikap Indonesia. Sejauh ini, kata dia, Israel masih melihat Indonesia sebagai negara merdeka dan berdaulat.

Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Oleh Indonesia
Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mereka, Indonesia selama ini kerap menyudutkan mereka atas segala permasalahan.

"Selama ini Yahudi dan Israel selalu saja disudutkan. Tapi selama ini kami tidak melakukan apa-apa. Ini karena Yahudi dan israel masih menghargai Indonesia sebagai sebuah bangsa yang merdeka," kata  Direktur Indonesia Israel Public Affairs Comitte (IIPAC), Benjamin Kethang.

Dia mencontohkan banyak elemen masyarakat yang senantiasa menghujat Israel dan bangsa Yahudi atas segala persoalan. "Padahal selama ini Yahudi dan israel selalu cinta damai," ujar Benjamin.

Sebaliknya, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath, menilai Indonesia tak bisa sedikitpun berkompromis dengan Israel. Menurut Khaththath, Israel itu menjajah negera Islam Palestina dan berulang kali menistakan kesucian Masjidil Aqsa. Israel juga sering membombardir Gaza yang mengakibatkan banyak korban luka dan cacat, bahkan mati dari kalangan wanita dan anak-anak umat Islam yang tidak berdosa

10 Pangkalan Militer Amerika Paling Misterius

Amerika Serikat memilih lokasi yang cukup tersembunyi untuk dijadikan pangkalan militer. Tak jarang, pangkalan militer itu berada di sebuah pulau terpencil, sehingga hanya bisa terlacak di Google Maps. Hingga kini, belum jelas kenapa AS memilih lokasi-lokasi misterius itu untuk dijadikan pangkalan militer.

Yang jelas, siapa pun yang ditempatkan di sana, harus mempunyai kemampuan bertahan hidup yang luar biasa.Berikut 10 pangkalan militer AS yang tersembunyi berdasarkan data yang dilansir Toptenz :

1. Pulau Shemya

 http://2.bp.blogspot.com/-fPsARLESs08/UCoM6myjwNI/AAAAAAAATqE/m3mtZRS9PPQ/s320/135814_base1.jpg

Shemya Island adalah pulau yang sangat kecil. Lokasinya berada di bagian pesisir selatan Alaska. Lebar pulau itu sekitar dua mil dan panjangnya empat mil. Suhu di pulau bisa mencapai 50 derajat Fahrenheit.

Dibangun pada masa perang dingin, lokasi ini digunakan sebagai pangkalan terluar untuk mengantisipasi satelit mencurigakan dari Uni Soviet. Sekarang, fungsinya berubah jadi pangkalan angkatan udara AS guna memantau radar dan cuaca. Sekaligus juga pusat pengisian bahan bakar.

2. Pangkalan Udara Andersen

http://1.bp.blogspot.com/-Jea38nWaEfs/UCoM7jNlUOI/AAAAAAAATqM/_OlvyaN50pA/s320/135920_base2.jpg

Pusat pangkalan udara ini punya peran yang signifikan saat tahun 1970-an. Di lokasi tersebut, pernah terjadi berbagai serangan militer dari lawan Amerika Serikat. Pasukan AS menjadikan pangkalan ini sebagai tempat untuk mengisi amunisi.

Lokasi pangkalan ini berada di wilayah utara Guam. Kini, keberadaannya hanya digunakan untuk pengisian bahan bakar dan stok amunisi. Pangkalan ini sempat menjadi perhatian saat dijadikan lokasi pendaratan darurat pesawat luar angkasa.

3. Pangkalan Diego Garcia

http://2.bp.blogspot.com/-SNgHRNR_MeY/UCoM9bds85I/AAAAAAAATqU/Zn-XS1lmUUA/s320/135955_base3.jpg

Namanya memang cukup unik, Diego Garcia. Lokasi pangkalan ini berada di pulai terpencil di Samudera Hindia. Pasukan AS sudah berada di situ sejak era perang dingin. Tujuannya memang untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk bila ada masalah dengan Iran. Saat ini, pangkalan Diego Garcia digunakan sebagai pusat amunisi bagi operasi militer di Afghanistan. Sesekali para tentara AS juga berlatih di sini.

4. Pangkalan Udara Kunsan

  http://4.bp.blogspot.com/-QsJRMLR-ii8/UCoM-KSA-OI/AAAAAAAATqc/LkWmFodFz9Q/s320/140119_base4.jpg

Kunsan terletak di pulau terpencil Korea Selatan. Kehadiran pangkalan ini untuk berjaga-jaga bila suasana memanas antara Korea Selatan dan Korea Utara berujung dengan perang miiter.Pangkalan ini dibangun sejak era perang dunia kedua, namun baru dipakai ketika perang Korea. Di pangkalan ini tak ada penduduk, murni terbebas dari warga sipil. Namun pangkalan ini juga adalah pangkalan terjauh dari pangkalan militer AS lainnya.

5. Lembah Korengal Afghanistan


http://4.bp.blogspot.com/-5ivogXTWd0c/UCoM_ricHxI/AAAAAAAATqk/pv1__g7rPpA/s320/140236_base5.jpg

Saat menggelar operasi militer di Afghanistan, Amerika Serikat memiliki sejumlah pos militer rahasia. Sebagian ada di gurun untuk memantau pergerakan milisi Taliban. Salah satunya adalah pangkalan di Korengal. Lokasi pangkalan ini cukup unik karena terletak dikelilingi gunung. Pangkalan ini juga menjadi lokasi yang paling sering diserang oleh musuh AS. Sedikitnya ada 40 orang tentara tewas di lokasi tersebut.

6. Pine Gap

http://2.bp.blogspot.com/-xGdP30A7MTs/UCoNA7-0WVI/AAAAAAAATqs/5UBStNLAfR0/s320/140322_base6.jpg

Dulu, pangkalan ini dibangun pertama kali oleh Australia. Namun sejak tahun 2002, pihak Amerika Serikat memanfaatkan untuk kepentingan militer dan menjadikannya stasiun pelacakan satelit. Sebelumnya, kawasan ini juga sempat disebut-sebut sebagai 'area 51' versi Australia. Area 51 adalah sebuah daerah terisolasi di AS yang digunakan sebagai pusat pembangunan rahasia dan percobaan pesawat-pesawat tempur generasi baru. Area ini juga sangat terkenal karena diduga kuat sebagai pusat penelitian UFO.


7. Area 51

 http://2.bp.blogspot.com/-Cpe1hXsehjM/UCoNBzLwNyI/AAAAAAAATq0/gJt-NvkOFcE/s320/140403_base7.jpg

Seperti dijelaskan sebelumnya, area ini adalah pangkalan militer yang paling misterius milik AS. Terletak di bagian terpencil di tengah gurun Nevada, Area 51 selalu dihiasi misteri. Area ini disebut-sebut sebagai pusat pembangunan rahasia dan percobaan pesawat - pesawat tempur generasi baru. Area ini juga sangat terkenal karena diduga kuat sebagai pusat penelitian UFO yang sampai sekarang dianggap sebagai salah satu teori konspirasi yang belum terungkap. Namun belakangan pada tahun 2011, diketahui kalau di pangkalan ini, Amerika Serikat memeriksa sejumlah teknologi perang Uni Soviet kala perang dingin. 

8. Pangkalan Udara Shamsi

 http://1.bp.blogspot.com/-YYEG-Vdr2-U/UCoNCzbUFyI/AAAAAAAATq8/gUVu2WXZMss/s320/140448_base8.jpg

Pangkalan ini terletak di Pakistan. Sejak dulu, tak ada yang tahu apa aktivitas resmi di pangkalan ini, bahkan Pakistan sekali pun.Disebut-sebut pangkalan Shamsi dikuasai oleh CIA untuk menggelar berbagai operasi ilegal. Termasuk penangkapan bos Al Qaeda Osama bin Laden.

9. Pulau Wake

http://3.bp.blogspot.com/-aEGAM0W51yo/UCoND_IEt9I/AAAAAAAATrE/05YkcDtt-CA/s320/140528_base9.jpg

Pangkalan ini terletak di antara Honolulu dan Guam. Pulau ini sebetulnya pulau karang yang dikelilingi oleh lautan. Di tengah pulau ini pun masih ada air laut. Meski terlihat sebagai pulau indah, namun pulau ini kerap dilanda topan dan badai. Sepanjang perang dunia kedua, pangkalan ini digunakan untuk memantau Jepang dan menjadi pemberi informasi pertama pada Pearl Harbour bila ada serangan. Namun kenyataannya, Pearl Harbour sempat diserang Jepang gara-gara pangkalan ini sudah lebih dulu dibom. Saat ini, pangkalan militer ini nyaris tak terawat. Sejumlah batu dan bangunan tetap dibiarkan guna mengenang serangan pada tahun 1943 tersebut.

10. Pangkalan Udara Thule

http://2.bp.blogspot.com/-mGWaKeip_SU/UCoNE-c4E3I/AAAAAAAATrM/yEGZ778iKpI/s320/140617_base10.jpg

Ini adalah pangkalan militer AS yang terletak paling utara dunia. Lokasinya berdekatan dengan kutub utara, tepatnya di utara Greenland. Sesuai namanya, pangkalan ini selalu diselimuti salju. Tak pernah ada yang tahu apa tujuan dibentuknya pangkalan udara di lokasi ini. Dulu, pangkalan ini sempat dipakai untuk memantau pergerakan Uni Soviet, namun tak pernah jelas. Pangkalan ini pun disebut masih perawan.

Indonesia Bentuk Intelijen Geospasial yang Terintegrasi

http://static.inilah.com/data/berita/foto/2004062.jpg

Badan Informasi Geospasial (BIG), TNI AL, TNI AU, TNI AD, Polri, dan Basarnas sepakat membentuk lembaga intelijen geospasial yang terintegrasi. Ini dalam rangka mendukung pertahanan keamanan negara.

Kepala BIG Dr Asep Karsidi mengatakan informasi geospasial sifatnya terbuka bagi publik. “Tapi sebenarnya, tak semua informasi keruangan itu boleh diketahui publik. Ada banyak hal yang seharusnya menjadi rahasia negara," katanya di sela Rapat Koordinasi Intelijen Geospasial di Jakarta.

Ia mencontohkan, Singapura yang memiliki informasi geospasial (peta) lengkap bagi publik, namun informasi tentang lokasi-lokasi strategis tidak bisa diakses. Misalnya, lapangan udara militer yang tidak bisa muncul di peta Singapura, demikian pula negara-negara lain.

Di sisi lain, lanjut dia, informasi geospasial yang bersifat strategis perlu ditingkatkan untuk kepentingan pertahanan keamanan negara. BIG sebagai penyedia informasi geospasial dasar (IGD) perlu melakukan sinkronisasi dengan institusi strategis negara yang menyediakan informasi geospasial tematik bersifat intelijen.

Pemutakhiran sistem melalui pengadaan citra terbaru dan penambahan informasi geospasial berskala besar, kata dia, akan menghasilkan informasi geospasial yang lebih lengkap dan andal dalam mendukung aplikasi Intelijen Geospasial (Geospatial Intelligence/Geoint) bagi pertahanan keamanan. Menurut dia, karena Indonesia sangat luas, sudah selayaknya Geoint segera dimulai di Indonesia. Ini adalah gabungan antara komponen citra, identifikasi citra, dan informasi geospasial yang diolah dan dianalisis untuk pengambilan keputusan.

Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Komjen Pol Suparni Parto mengatakan informasi geospasial sangat penting dalam pengambilan kebijakan dan sebagai penunjang dalam setiap operasi kepolisian. Informasi geospasial menentukan ketepatan atau akurasi dalam bertindak, mempermudah petugas beroperasi di lapangan, misalnya dalam kasus penyelundupan manusia, narkoba, atau terorisme, sekaligus meminimalisasi anggaran.

“Jangan sampai kami menembak lalat dengan meriam," katanya. Informasi geospasial, ujarnya, juga dipakai untuk melindungi hukum, seperti dalam sengketa tanah. Jika tanpa informasi geospasial, batas-batas keruangan yang merupakan hak dari masing-masing pihak tidak bisa terlihat.

Deputi V Bidang Teknologi Badan Intelijen Negara (BIN) Adiari mengatakan, saat ini teknologi informasi geospasial untuk kepentingan operasi intelijen di BIN sudah canggih. Teknologi itu dioperasikan oleh anak-anak muda bangsa Indonesia.

Dansatgas Indobatt Yang Berada Di Lebanon, Kunjungi Public School Elementary di Desa Addaise

http://data.tribunnews.com/foto/berita/2013/7/2/DEL_0073.JPG

Komandan Satgas (Dansatgas) Indobatt Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf Lucky Avianto beserta Pasi CIMIC (Civilians Military Coordination) Kapten Viki Herwandi dan beberapa Perwira Staf, beberapa waktu lalu mengunjungi Public School Elementary yang terletak di Desa Addaise, Lebanon Selatan.  Kunjungan Dansatgas Indobatt dan rombongan diterima langsung oleh Kepala Sekolah serta disambut hangat oleh siswa-siswi beserta guru di sekolah tersebut.

Dalam rilis yang diterima redaksi Tribunnews.com, Selasa (2/7/2013), dalam kunjungan ini Dansatgas Indobatt juga menindak lanjuti program G-9 Sector East yang bekerjasama pula oleh Departemen Pendidikan Lebanon dalam hal ini diwakili oleh Kadisdik wilayah Nabatiyeh Bapak Ali Fayek untuk membagikan seperangkat alat Audio Visual seperti Proyektor, Barco, Sound System dan Laptop.

Dansatgas Indobatt Letkol Inf Lucky Avianto sangat senang dan berharap apa yang sudah disampaikan dapat bermanfaat, khususnya bagi anak-anak warga Addaise dan sekitarnya. Hadir pula dalam kunjungan tersebut Komandan Sektor Timur Brigjen Fernando Lopez Del Pozo, perwakilan dari G-9 Sector East, Mr. Thomas dan Mr. Muhammad Abu Yahya serta Tokoh Masyarakat dan perwakilan orang tua murid.

http://www.poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2013/07/banon-tengah.jpg

Dalam ramah tamahnya Komandan Sektor Timur mengatakan, bahwa dirinya percaya Desa Addaise yang berada di bawah binaan Indobatt dapat memanfaatkan apa yang sudah dibagikan untuk kemudahan proses belajar mengajar.

Sementara itu, Kadisdik wilayah Nabatiyeh Bapak Ali Fayek mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang dilakukan antara UNIFIL yang diwakili oleh Indobatt dan wilayah Addaise khususnya demi kemajuan dunia pendidikan di Lebanon, Kadisdik pun yakin bantuan yang sudah diberikan ini akan sangat berguna sekaligus menambah pengetahuan siswa dalam bidang teknologi.

Kondisi Pengamanan KTT APEC di Nusa Dua

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/3a/APEC_Logo_2003.jpg

Kodam IX Udayana meyakini hingga saat ini belum ada ancaman nyata yang akan mengganggu jalannya KTT APEC yang digelar di Nusa Dua, Bali. Menurutnya, situasi keamanan di wilayah Kodam IX Udayana masih kondusif, belum menunjukkan adanya kekhawatiran. Sejauh ini belum ada hal-hal yang mengkhawatirkan secara signifikan.

"Namun kita tetap waspada, kita tetap mencermati situasi nasional yang akan mempengaruhi daerah termasuk Bali," ujar Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel Arm Wing Handoko di Denpasar, Selasa (2/7/2013)

Pihaknya, akan terus meningkatkan kewaspadaan, meski situasi Bali masih terkendali atau belum menunjukkan adanya ancaman dan gangguan keamanan lainnya. Untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang hingga pelaksanaan KTT APEC, Kodam IX/Udayana yang membawahi tiga wilayah, Bali, NTB dan NTT akan terus bekerja ekstra keras.

Terkait antisipasi keamanan menjelang KTT APEC, pihaknya bersama jajaran kepolisian akan meningkatkan intensitas pengamanan di semua pintu masuk Pulau Dewata. Pengamanannya melibatkan unsur TNI mulai dari darat, laut dan udara dari berbagai kesatuan, termasuk di luar kesatuan Kodam IX seperti Armada Timur, KRI dan lain-lain.

Di Pelabuhan Gilimanuk, Padang Bai, Bandara Ngurah Rai  dan pelabuhan kecil lainnya akan mendapat pemantauan ketat. "TNI akan bergandengan tangan dengan kepolisian dan Muspida untuk memfilter setiap pendatang yang masuk dan terus memantau aktivitas mereka selama di Bali," tutupnya.

Negara Uganda Berencana Beli Produk Militer Buatan Indonesia

http://1.bp.blogspot.com/-dylM0OYjxRA/UROHqCL3AUI/AAAAAAAAFn0/vLhJJVH8k5c/s1600/Crispus-Kiyonga.jpg

Menteri Pertahanan Uganda Kiyonga Cripus menyatakan tertarik dengan produk industri militer Indonesia termasuk pesawat angkut militer CN 295. "Industri militer Indonesia sudah maju. Saya tertarik dengan apa yang dipamerkan tadi," kata Kiyonga seusai pertemuan dengan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kampala, Uganda.

Setelah pertemuan dilakukan pameran kecil tentang produk-produk industri pertahanan Indonesia seperti rompi antipeluru, helm prajurit, makanan tentara, senapan serbu SS1, dan model pesawat CN 235 dan CN 295 produksi PT Dirgantara Indonesia. Kiyonga yang didampingi Panglima Angkatan Bersenjata Uganda Katumba Wamala tampak antusias memeriksa barang-barang yang dipamerkan. "Saya akan datang ke Indonesia untuk melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana barang-barang militer itu diproduksi," kata Kiyonga.

Ia bersama timnya juga akan melihat bagaimana pusat pelatihan pasukan penjaga perdamaian dan kontra terorisme. "Pasukan penjaga perdamaian Indonesia sangat dikenal di Afrika," katanya merujuk pada peran Kontingen Garuda di Kongo yang dinilainya melegenda.

Sjafrie didampingi Dirjen Industri Pertahanan Mayjen TNI Sonny Prasetyo, Direktur Pemasaran PT DI Budiman Saleh, Direktur Afrika Kemlu Lasro Simbolon serta Dubes RI di Kenya dan Uganda Sunu Sumarno. Kiyonga juga memuji Indonesia yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang bagus.

Pemicu Konflik yang Bisa Terjadi Antara Indonesia VS Australia

http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/audio/video/2013/6/26/1372258020250/Kevin-Rudd-016.jpg

Perdana Menteri (PM) baru Australia Kevin Rudd menuding sikap pemimpin oposisi Australia Tony Abbott mengenai para pencari suaka berisiko menimbulkan insiden diplomatik dengan Indonesia. Dikatakan Rudd, Australia harus berhati-hati jika menyangkut hubungan internasional.

Hal tersebut disampaikan Rudd terkait rencana Abbott untuk memulangkan para pencari suaka ke Indonesia jika koalisi oposisi memenangkan pemilihan umum nasional. Dikatakan Rudd, rencana itu bisa menimbulkan konflik dengan Indonesia.

"Saya benar-benar heran apakah dia mencoba menimbulkan konflik dengan Indonesia," kata Rudd kepada wartawan di Canberra. "Anda benar-benar perlu memiliki tangan-tangan yang tenang pada kemudi saat Anda berurusan dengan hubungan Indonesia," imbuhnya.

Australia terus dihadapkan pada aliran para pencari suaka yang tiba dengan perahu-perahu, yang kebanyakan singgah di Indonesia sebagai pusat transit mereka. Abbott telah mengusulkan untuk menolak para manusia perahu itu dan mengembalikannya ke Indonesia. Namun hal ini ditolak keras oleh pemerintah Indonesia.

Dikatakan Rudd, jika hal tersebut dipaksakan Australia sementara pemerintah Indonesia tak bisa menerima, maka sudah pasti akan terjadi konflik diplomatik kedua negara.

Pernyataan Rudd ini sontak menuai kemarahan dari kubu oposisi Australia. "PM negeri ini telah secara keliru, jahat, semborono dan tak bertanggung jawab menyatakan bahwa koalisi akan memicu konflik dengan Indonesia," cetus juru bicara oposisi, Julie Bishop.

"Bukan kebijakan kami untuk melanggar kedaulatan wilayah Indonesia, juga bukan kebijakan kami untuk memicu konflik dengan Indonesia. Itu statemen yang benar-benar keterlaluan untuk disampaikan Kevin Rudd," tandasnya berang.Rudd hari ini rencananya akan berbicara dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono via telepon mengenai sejumlah isu keamanan bersama. Masalah pencari suaka ini juga akan dibahas.