Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Selasa, 13 Agustus 2013

LAPAN dan CRESDA Akan Kerja Sama Penginderaan Jauh

http://www.lapan.go.id/pic_news/Cresda_120813.JPG

Lapan dan Center for Resources Satellite Data and Application (CRESDA) China menandatangani Letter of Intent untuk kerja sama di bidang data satelit penginderaan jauh dan aplikasinya. Naskah tersebut ditandatangani oleh Kepala Lapan, Bambang S. Tejasukmana, dan Presiden CRESDA, Xu Wen, di Kementerian Riset dan Teknologi, Jakarta (12/8). Kegiatan ini disaksikan oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi, Prof. Dr. Gusti Muhammd Hatta.

Dalam kerja sama tersebut, Lapan dan CRESDA akan bersama-sama melaksanakan penelitian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan. Kedua instansi bermaksud melaksanakan berbagai kegiatan bersama dalam bidang penginderaan jauh guna kepentingan masyarakat.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan baik Indonesia sebagai anggota ASEAN dengan China dalam bidang bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Selama ini, Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai negara baik dalam skala bilateral, multilateral, maupun regional dalam bidang penginderaan jauh dan pemanfaatannya.

Kerja sama berbagai negara di bidang penginderaan jauh sangat membantu masyarakat. Data penginderaan jauh tersebut telah dimanfaatkan misalnya untuk mitigasi bencana, pertanian, kehutanan, kelautan, pemantauan lingkungan, dan tata ruang.

Pesawat Tempur Sukhoi TNI AU Siap Ramaikan HUT RI

http://3.bp.blogspot.com/_1XZMX_E0z5c/SO1fUIqPF4I/AAAAAAAAAhU/7epwWQsKhFs/s400/Su-30-1.jpg

Delapan pesawat tempur TNI Angkatan Udara, pesawat tempur Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanudin Makasar; dibawah kendali langsung oleh Kolonel Pnb Eko Putro selaku Kadisops Lanud Hasanuddin.

Kolonel Pnb Eko Putro adalah salah satu lulusan terbaik AAU tahun 1992. Sedangkan enam pesawat tempur F-16 dipimpin oleh Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun, Letkol Pnb Setiawan, lulusan AAU tahun 1995.

Keempat belasa pesawat tempur ini mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (12/8). Kedatangan pesawat-pesawat Sukhoi di Lanud Halim Perdanakusuma tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-68 dengan melakukan Fly-Pass di area udara Istana Negara.

Pelecehan Seksual Di Tubuh Militer Australia Diserahkan Ke Polisi


http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/02106/australia_2106925b.jpg



Sejumlah kasus pertama dugaan pelecehan seksual di tubuh institusi militer Australia mulai diserahkan kepada polisi untuk diinvestigasi lebih lanjut. Mantan hakim Len Roberts-Smith, yang memimpin satuan tugas (satgas) penanganan kasus pelecehan pada Departemen Pertahanan Australia (ADF) mengatakan, polisi sedang menginvestigasi 9 kasus. Namun, kemungkinannya akan disusul lebih banyak kasus lagi.

Menurut Roberts-Smith, satgas menerima lebih dari 2.400 pengaduan, dan sekitar 100 kasus telah diindentifikasi untuk mendapat pembayaran ganti rugi. Dikatakan, angka itu akan meningkat sejalan dengan berlanjutnya masa kerja satgas tersebut.

Satgas itu dibentuk bulan Nopember tahun lalu setelah terjadi serangkaian skandal seks di tubuh militer yang diduga selama puluhan tahun ditutup-tutupi di Departemen Pertahanan Australia. itambahkannya, sembilan kasus ini diserahkan pada polisi di Victoria, Australia Barat dan Queensland. Dalam wawancara dengan ABC, Roberts-Smith mengatakan, dalam banyak kasus, ini merupakan untuk pertama kalinya orang berbagi cerita mereka.

"Bukan tak jarang hidup mereka hancur akibat kejadian tersebut. Tapi karena mereka tidak menceritakan kepada siapa pun sebelumnya, keluarga, teman serta orang-orang sekitar mereka tidak pernah ikut merasakan masalah yang dihadapi mereka," begitu jelasnya.

"Dan bahwa mereka serta menceritakan kisahnya kepada satgas, itu suatu hal yang baik bagi mereka. Kami mendapat banyak feedback, sekali pun mereka hanya mampu bercerita, hal itu berdampak signifikan terhadap kehidupan mereka," kata Roberts-Smith. Ia mengatakan, tidak setiap orang bersedia kasusnya diserahkan kepada polisi.

"Kebanyakan korban pelecehan seksual secara serius -- seperti kasus perkosaan misalnya - pada kenyataannya tidak ingin kasusnya dilaporkan ke polisi," katanya. Roberts-Smith menambahkan pihaknya memperkirakan sekitar 2.000 pengaduan yang akan diusahakan mendapatkan pembayaran uang ganti rugi. Bulan lalu ADF membuka Kantor Respon dan Pencegahan Pelecehan Seksual untuk memungkinkan korban melapor insiden-insiden secara rahasia.

Tentara Israel Cegah Bocah Palestina Dapatkan Perawatan Medis


SEORANG bocah yang digigit ular di Nablus pada hari Minggu (11/8/2013) dilarang mendapat perawatan medis oleh tentara Israel yang berjaga di pos pemeriksaan.

Tareq Abu Aoun, ayah dari Muhammad -bocah yang digigit ular tersebut- mengatakan kepada Ma’an bahwa anaknya digigit ular di dekat pos pemeriksaan Hamra di Nablus. Akibatnya anaknya kehilangan kesadaran.

Dia meminta tentara Israel untuk mengizinkannya melewati pos pemeriksaan dan memanggil ambulans, tapi mereka menolak.

Pasukan Israel mengatakan kepada Abu Aoun bahwa ia mengganggu pos pemeriksaan dan mencegahnya mengantre dalam barisan.

Setelah satu jam setengah berlalu, sebuah ambulans dari Bulan Sabit Merah Palestina berhasil mengakses area tersebut. Mereka langsung membawa anak itu ke Rumah Sakit Rafida, dalam kondisi kritis.

Abu Aoun mengatakan bahwa tentara Israel tertawa saat mereka meninggalkan daerah tersebut.

Saat ini, setidaknya ada 98 pos pemeriksaan Israel tetap di Tepi Barat yang diduduki dengan ratusan pasukan Israel.

Pasukan Sultan Sulu Klaim Bunuh Delapan Tentara Malaysia

http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/08/12/232370/540x270/pasukan-sultan-sulu-klaim-bunuh-delapan-tentara-malaysia.jpg

Kesultanan Sulu kemarin mengklaim pasukannya yang dipimpin gerilyawan dari tawi-Tawi berhasil membunuh delapan tentara Malaysia dalam baku tembak di Lahad Datu di Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Juru bicara Kesultanan Sulu Abraham Idjirani mengatakan baku tembak itu terjadi ketika pasukannya tengah mengadakan patroli di daerah Felda, Lahad Datu, seperti dilansir surat kabar the Star, Senin (12/8).

"Rajah Muda mengatakan kepada saya pasukan Malaysia yang diam-diam dikerahkan dari Sarawak tengah menyelinap ke arah tenda kami saat kami salat subuh," kata dia.

Idjirani mengatakan sekitar 50 tentara Sulu yang dipimpin gerilyawan Oto Ubi menyergap sekitar 200 tentara Malaysia. Pasukan tentara Sulu mulai menembak ketika pasukan tentara Malaysia berada di ruang terbuka. Dia menyebutkan tak ada korban dari pihak tentara Sulu.

KRI Dewaruci Kembali Berlayar Menuju Australia

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/1/1f/Dewaruci.jpg

Kapal Latih TNI Angkatan Laut jenis Barquentine (kapal layar tiang tinggi) yaitu KRI Dewaruci dari jajaran Satuan Kapal Bantu Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), pada Selasa 13 Agustus 2013 kembali akan melaksanakan pelayaran muhibah ke luar negeri dari dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya.

Turut hadir untuk melepas pelayaran KRI Dewaruci antara lain Panglima Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, Gubernur AAL Laksamana Muda TNI I N G N Ary Atmaja, para pejabat Mabesal, dan para keluarga anak buah kapal (ABK) KRI Dewaruci.

Kapal ini akan membawa 98 orang Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat-III angkatan ke-60 yang melaksanakan latihan dan praktek (lattek) pelayaran astronomi Kartika Jala Krida (KJK) mengelilingi benua Kangguru, yaitu Australia. KRI Dewaruci dilepas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Marsetio, pejabat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI), pejabat TNI AL, serta keluarga prajurit KRI Dewaruci.

Dalam acara pelepasan tersebut, juga diselenggarakan kegiatan penandatanganan naskah Perjanjian Kesepakatan Bersama (PKB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI AL dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dalam rangka untuk menggalakkan kegiatan promosi wisata dalam negeri ke mancanegara. Dari pihak TNI AL diwakili Kasal Laksamana TNI Dr Marsetio,
sedangkan dari pihak Kemenparekraf RI diwakili oleh Wamenparekraf Sapta Nirwandar.

Pelayaran KRI Dewaruci akan berlangsung lebih kurang 60 hari, yaitu dari 13 Agustus sampai dengan 10 Oktober 2013, dan akan menempuh rute Surabaya, Kupang, Darwin, Perth, Melbourne, Hobart, Sydney, Auckland (Selandia Baru), Brisbane,Cairns, Darwin, dan kembali ke Surabaya. Khusus di Sydney, Satgas KJK ini akan dilibatkan secara aktif dalam lomba pelayaran International Ship Race dan Tall Ship Race
2013.

Selain itu KRI Dewaruci juga akan menghadiri undangan dari Australian Sail Training Association untuk mengikuti Australian Navy’s Fleet Review. Sebuah ikon internasional bergengsi yang akan dihadiri oleh banyak negara, yang akan membangun image dunia bahwa TNI Angkatan Laut layak World Class Navy. Dalam pelayaran kali ini, KRI Dewaruci diawaki 82 prajurit ditambah 6 personel pendukung dari intelijen, penerangan, kesehatan dan Komando Pasukan Katak, serta 10 personel pendamping Taruna AAL.

Pelayaran ini juga dimaksudkan pula untuk membentuk karakter prajurit matra laut dan mental kejuangan para Taruna AAL sebagai calon perwira TNI Angkatan Laut yang bermoral, disiplin, profesional dan bertanggung jawab. Serta untuk mempraktekkan semua pelajaran yang telah didapatkan di kampus dengan keadaan yang sebenarnya di lapangan, yakni di laut sebagai medan juang prajurit matra laut, sekaligus mampu menjadi duta negara dalam menjalankan peran diplomasi guna menambah wawasan tentang pergaulan internasional, serta kondisi sosial masyarakat tempat yang disinggahi.

Satgas KJK ini dipimpin oleh Komandan KRI Dewaruci Letkol Laut (P) Anung Sutanto, yang merupakan alumni AAL angkatan ke-41 lulusan tahun 1995. Letkol Laut (P) Anung Sutanto merupakan pejabat ke-34 yang menduduki jabatan Komandan KRI Dewaruci. Sedangkan Satgas pengasuh Taruna AAL angkatan ke-60 dipimpin oleh Mayor Laut (P) Agus Praptopo yang akan melaksanakan tugasnya melakukan pengasuhan, pembelajaran, pelatihan, dan bimbingan.

Menlu AS Ingin Muluskan Penjualan Jet Tempur ke Brasil

http://image.metrotvnews.com/bank_images/actual/174694.jpg

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry berupaya memuluskan penjualan perlengkapan militer kepada Brasil dalam kunjungan kerjanya Selasa (13/8). AS berniat menjual 36 jet tempur kepada Brasil. Namun hal itu terhadang skandal intelijen. Akibatnya, penjualan jet-jet tempur dengan nilai total lebih dari US$4 miliar itu pun dikhawatirkan terganggu.

Seperti dikutip Reuters pekan lalu, tujuan utama Kerry ke Rio de Jainero adalah untuk mempersiapkan lawatan Presiden Brazil Dilma Roussef ke Washington pada Oktober nanti. Tentu saja, tutur seorang pejabat senior Brasil, kunjungan Roussef ke Gedung Putih adalah untuk menegaskan kesepakatan jual beli jet tempur dengan AS.

Pabrik pesawat asal AS, Boeing, menyatakan kontrak dengan Brasil yang nilainya setara Rp41,19 triliun merupakan peluang bisnis yang bagus bagi pabrik pesawat tersebut. Jet tempur F/A-18 buatan pabrik pesawat akan bersaing dengan produksi pabrik pesawat asal Prancis, Dassault Aviation, dan Swedia, Saab.

Tapi, bagaimanapun harapan Boeing itu akan terganjal karena skandal mata-mata yang dilakukan intelijen AS terhadap Brasil. Sebelumnya, Negeri Paman Sam dituding telah melakukan kegiatan intelijen elektronik di Brasil.

Hal itu diketahui berdasarkan dokumen yang dibocorkan mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional (NSA) AS, Edward Snowden. Harian lokal, O Globo, bulan lalu telah melansir bahwa Washington telah melakukan penyadapan telepon dan surat elektronik Brasil.

Di samping itu, ada kecurigaan pula terhadap basis mata-mata AS di Brazil. Basis itu merupakan salah satu dari 16 jaringan stasiun di seluruh dunia yang dioperasikan oleh NSA.

"Kita tidak dapat membicarakan mengenai jet-jet tempur sekarang....Anda tidak dapat memberkan sebuah kontrak kepada sebuah negara yang tidak anda percaya," tukas pejabat senior Brasil yang menegaskan agar dikutip anonim tersebut.

Kunjungan satu hari Kerry di Brasil, lanjut sang pejabat, hanya menitikberatkan kepada upaya memulihkan kepercayaan dalam hubungan kedua negara. Bagaimanapun, sambungnya, skandal mata-mata tersebut telah mengguncang Brasil sebagai mitra dagang terbesar AS di kawasan Amerika Selatan.

Rakyat Amerika Menilai Snowden Pahlawan

http://a.abcnews.com/images/International/ap_snowden_hong_kong_protest_lt_130613_wg.jpg

Kasus pengintaian pemerintah AS atas publiknya sendiri dalam program PRISM yang diduga melibatkan perusahaan raksasa teknologi seperti Google, Apple, Yahoo dan Facebook, menimbulkan gelombang ketidakpercayaan yang mendalam terhadap pemerintahan Obama. Kondisi ini didorong lagi dengan kasus Snowden yang membocorkan rahasia AS dan sekutunya makin membuat publik AS bersimpati meski bagi pemerintah, Snowden musuh utama.

"Hal ini telah mendorong generasi muda Amerika  mengidolakan eks anggota badan intelijen NSA Edward Snowden sebagai pahlawan," kata Senator John McCain seperti dilansir washingtontimes (11/8). McCain bahkan menegaskan, jika ada generasi muda yang percaya Snowden layaknya "Jason Bourne," merujuk kepada tokoh utama dalam film trilogi Bourne yang berjuang melawan pemerintah sendiri, khususnya CIA.

Edward Snowden yang mengungkap usaha pengumpulan data badan keamanan nasional (NSA) telah membawa perdebatan mengenai keamanan nasional melawan hak atas privasi, dan bagaimana untuk menyeimbangkan keduanya. Presiden Obama sendiri dikabarkan telah meletakkan serangkaian reformasi atas program spionase dalam upaya untuk meyakinkan orang Amerika bahwa hak-hak Amandemen Keempat mereka tidak diinjak-injak.

Proposal itu mencakup adanya hak memiliki seorang advokat privasi yang dapat membantah pemerintah federal di lapangan, lebih banyak pembatasan pada pengumpulan massal tentang catatan telepon dan langkah-langkah lain. McCain, sosok yang dihormati secara luas terkait isu keamanan nasional dan calon Presiden 2008 bagi partainya, mendukung langkah Gedung Putih  mereformasi program spionasi. Tetapi dia mengingatkan adanya masalah yang lebih dalam yang harus diatasi.

"Sekarang ada jenis perubahan generasi. Anak muda Amerika tidak mempercayai pemerintah ini. Tanpa mempercayai pemerintah Anda tidak bisa melakukan banyak hal," lanjutnya. Snowden sendiri kini telah mendapat suaka Rusia yang merupakan pukulan telak bagi hubungan antara AS dan musuh lamanya dingin.

Filipina Ingin Gunakan Aset Militer AS

http://www.joeydevilla.com/wordpress/wp-content/uploads/2006/07/us_and_philippines_flags.jpg

Filipina pada Senin mengatakan akan bersikeras agar diizinkan menggunakan lebih banyak aset militer AS untuk melindungi wilayah lautnya, ketika pembicaraan untuk memperluas pakta pertahanan dimulai pekan ini. Menteri Luar Negeri Filipina Albert del Rosario mengatakan sekutu lamanya telah sepakat dalam prinsip menyetujui kehadiran militer AS di Filipina, lapor AFP. Dia mengatakan pembicaraan akan difokuskan pada aturan mengenai kehadiran tersebut dan Filipina ingin memastikan kesepakatan bantuan membangun kemampuan pertahanannya. "Kami siap untuk memanfaatkan setiap sumber daya, untuk memanggil setiap aliansi, untuk melakukan apa yang diperlukan, untuk pertahanan kami, untuk melindungi bangsa dan menjaga keamanan masyarakat kami," katanya.

Filipina telah mencari bantuan militer yang besar dari sekutu lamanya dan mantan penguasa kolonial, di tengah keretakan yang mendalam dengan China sebagai saingannya yang mengklaim wilayah Laut China Selatan. Sementara AS menegaskan tidak berpihak dalam sengketa, hal itu untuk membangun kembali militer Filipina sebagai bagian strategi "poros" Barack Obama di Asia. Filipina menjadi tempat bagi puluhan ribu tentara AS di dua pangkalannya di Manila utara, namun mereka terpaksa pergi pada 1992 setelah Senat memutuskan untuk mengakhiri sewa kontrak mereka di tengah sentimen antiAmerika yang menguat.

Kesepakatan baru yang mulai berlaku pada 1999 memungkinkan tentara AS kembali ke Filipina untuk latihan militer bersama dan ribuan prajurit AS masuk negara melalui latihan perang. Pasukan khusus AS juga telah berputar di Filipina Selatan untuk menolong tentara Filipina melawan jaringan militan Al Qaida dengan jumlah maksimal yang diyakini lebih dari 600 orang. Otoritas Filipina mengatakan kesepakatan baru akan membuka jalan untuk permainan perang bersama yang lebih.

Wakil Menteri Pertahanan Filipina Pio Lorenzo Batino mengatakan kepada para jurnalis pada Senin bahwa pembicaraan baru juga akan berusaha untuk memungkinkan "pra posisi" aset militer AS kembali pada pangkalan Filipina. Dia mengatakan, sebagai imbalan, Filipina menggunakan aset untuk membantu pertahanan wilayahnya meskipun dirinya tidak spesifik menyebutkan sengketa dengan China. "Kami percaya bahwa peralatan AS yang akan kami setujui akan dikerahkan sementara dapat menjadi suplemen (militer Filipina) kemampuan untuk melaksanakan fungsi dalam wilayah misi utama dalam kemananan maritim, kesadaran dominan maritim, dan tanggapan kemanusiaan serta bantuan bencana," kata Batino.

"Kami akan bersikeras terkait hal itu," ujarnya, ketika ditanyakan apakah Filipina mencari menggunaan perangkat perang militer Amerika. Pembicaraan akan dimulai di Manila pada Sabtu. Pejabat Filipina mengatakan mereka akan melakukan finalisasi kesepakatan tahun ini.

PT. DI dan PT. PAL Diperintahkan Buat Pesawat Tempur Sekelas F22 AS dan Kapal Selam Canggih

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTCOejltPUOLzdxp5HKmhChcnavWOOZHh1HqfQabbvG6zt3cYhu

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia bakal menerima penugasan pemerintah merancang dan mengembangkan pesawat tempur dan kapal selam canggih. Tugas ini diberikan kepada PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT PAL. Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro menjelaskan, PTDI saat ini sedang dalam proses mengembangkan desain pesawat tempur canggih sekelas F22 bersama Korea Selatan. "Pilihannya mau tetap seperti sama dengan F22 atau naik ke F35," ucap Purnomo kepada detikFinance lebaran lalu seperti dikutip, Senin (12/8/2013).

Ditegaskan Purnomo, program pengembangan yang bernama Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX) ini tetap berjalan, meskipun pemerintah Korsel sempat terjadi penghentian sementara. Untuk pengembangan jet tempur ini, Indonesia mengambil porsi pembiayaan hingga 20% dari total anggaran proyek. "Dulu kita sudah siapkan skema pembiayaan dan DPR sudah setuju. DPR kan sudah lihat desain kita yang di Bandung. Hanya kita nunggu dari Korea. Ini kan pemerintahan baru, nanti akan ada hubungan 60 tahun Indonesia Korea. Kita akan menandatangani pengukuhan kerjasama pertahanan," tambahnya.

Selain mengembangkan jet tempur, BUMN lainnya yakni PT PAL siap menerima penugasan untuk mengembangkan kapal selam canggih bersama Korsel. Untuk kapal selam, tahap awal akan diproduksi sebanyak 2 unit di Korsel. Kemudian PAL akan memproduksi sendiri kapal selam canggih di galangan kapalnya di Surabaya Jawa Timur pada tahun 2015 atau paling lambat tahun 2016. "Itu sekarang pertama kedua sedang dibuat di Korea. setelah itu dibuat di PT PAL. Di PT PAL kita renovasi dulu kita buat dulu hanggar menjadi tempat pembuatan kapal selam," jelasnya.