Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Senin, 28 Oktober 2013

Serangan Balasan, Israel Luncurkan 2 Rudal ke Gaza

http://static.liputan6.com/201310/roket-israel-131028-b.jpg

Serangan udara Israel menghantam wilayah timur Jalur Gaza, Palestina, beberapa jam setelah 2 roket ditembakkan ke wilayah negeri zionis. Ini adalah kali pertamanya serangan udara dilancarkan ke Gaza dalam kurun waktu lebih dari 2 bulan.

Saksi mata warga Palestina mengatakan, serangan menargetkan tempat latihan yang digunakan anggota Beit Lahiya sayap bersenjata Hamas yang berkuasa di Gaza. Tak ada korban luka apalagi tewas dilaporkan akibat serangan tersebut.

Pihak militer Israel menyebut, 2 roket yang menghantam Gaza adalah serangan balasan. "Sebagai respons atas serangan roket ke wilayah Israel, IDF (pihak militer) menargetkan 2 roket ke Gaza," demikian pernyataan militer Israel, seperti dimuat Al Arabiya, Senin (28/10/2013).

Senin dini hari, militer Israel mengatakan, dua roket yang ditembakkan ke Gaza tak menimbulkan kerusakan atau korban. Serangan dilakukan setelah Israel menyetujui pembebasan 26 tahanan Palestina yang akan dilepas pada Selasa besok. Itu akan jadi pembebasan tahanan kedua berdasarkan ketentuan dari pembicaraan perdamaian langsung yang didukung AS yang dimulai pada akhir Juli -- setelah absen hampir 3 tahun.

KRI Cut Nyak Dien - 375 Laksanakan Operasi Taring Pari

http://koarmabar.tnial.mil.id/Portals/0/BERITA/2013/Oktober/28%20Oktbr%20Kedatangan%20KRI%20CND-375.jpg

KRI Cut Nyak Dien - 375 salah satu unsur dibawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamla Koarmabar) yang sedang melaksanakan operasi Taring Pari merapat di Dermaga Teluk Bayur, Padang, Kamis (24/10).

Kedatangan KRI Cut Nyak Dien - 375  tersebut disambut oleh Asisten Operasi (Asops) Danlantamal II Padang Kolonel Laut (P) Robertus T Waskito, S.E., Asisten Intelijen (Asintel) Danlantamal II Letkol Laut (E) Iin Sabirin, Para Perwira staf, Bintara dan Tamtama Lantamal II Padang.

KRI Cut Nyak Dien - 375  yang dikomandani Letkol Laut (P) Oke Dwiyana Pribadi merupakan Kapal jenis Korvet kelas Parchim dibawah Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Komando Armada Barat (Koarmabar) yang saat ini tergabung dalam kegiatan Operasi Taring Pari 2013 di wilayah perairan barat Indonesia. Selain itu, kedatangan kapal perang tersebut di Padang direncanakan juga untuk pengamanan pejabat VVIP.

Kapal perang yang dibuat di Jerman Timur ini merupakan kapal perang Korvet kelas Parchim yang memiliki fungsi utama sebagai penghancur kapal permukaan dan juga sebagai pemburu kapal selam dengan mengandalkan persenjataan torpedo.

Selama sandar di Dermaga Teluk Bayur Padang, KRI Cut Nyak Dien - 375  melaksanakan kegiatan bekal ulang (Bekul) antara lain pengisian bahan bakar, pengisian air tawar dan pembekalan bahan basah guna mendukung kegiatan operasi selanjutnya.

Minggu, 27 Oktober 2013

China Singkap Armada Kapal Selam Nuklirnya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVTSfgXdlFPo7NrQKqRlsHsPCDeuIfnCytXSnLkmNb_FpefGDN3dmgkrrrO4Xk30_u9w1UH8IF_iIrnRmqYSkH4yXy5PkK6Rvl_xWa3J7l9KkPHuQrfd0QnoflwLd9mK4iROMM8MeQLLKv/s1600/jin_class.jpg

Selama lebih dari 40 tahun, armada kapal selam nuklir China diselimuti misteri. Namun, kini negara itu meluncurkan generasi lebih tua dari kapal-kapal itu, yang dapat menembakkan roket perusak dari bawah laut. China menyingkapkan armada itu, yang merupakan salah satu program militer paling rahasia, untuk pertama kalinya dalam empat dekade sebagai tanda kekuatan dan kepercayaan diri yang sedang bertumbuh.

Dalam sebuah upacara hari Minggu (27/10/2013), para pelaut melakukan penampilan di sejumlah kapal selam bersenjata nuklir itu di lepas pantai Qingdao di Provinsi Shandong, China timur. Mereka ambil bagian dalam latihan keamanan, simulasi pertempuran militer, dan serangkaian latihan. Mereka juga bisa terlihat mengangkut peralatan khusus ke kapal-kapal.

Kapal-kapal selam itu disertai kapal-kapal angkatan laut China dan sejumlah helikopter selama upacara terbuka tersebut. Tentara Pembebasan Rakyat China sedang mencurahkan sumber daya bagi pasukan angkatan laut untuk mengamankan kepentingan maritim dan menegaskan klaim teritorial.

Namun, AS telah menyatakan keprihatinan atas perkembangan militer China, terutama sejak China mulai beroperasi di dalam zona ekonomi eksklusif AS pada Juni lalu.

Awal tahun ini, armada angkatan laut China terlihat berlayar melalui selat internasional antara Jepang utara dan Rusia timur jauh. Dua kapal perusak rudal, yang disertai tiga kapal lainnya, memicu kekhawatiran setelah melewati Selat Soya, yang memisahkan Kepulauan Sakhalin di Rusia dari Pulau Hokkaido di Jepang. Ketika itu, laporan setempat dinilai "tidak jelas" apa alasan armada lima kapal tersebut melakukan perjalanan melalui wilayah itu.

KRI Diponegoro-365 tunaikan tugas terakhir di Lebanon

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxTvkp_mdr1PDPBMaSqjbb-Qa83dMGB85Wx3ZiiEQ9qOW5cOfzel-GuoHeIv-1DVKFni4StQSaAq0XDe81Is-lYYwDVdh0mkw43aBngr9-Y_Vv5AZZ68tP9Fv8cIEqZsnC3J39imx4lLc/s1600/KRI-Diponegoro-365.jpg

Kapal perang kelas korvet terbaru Indonesia, KRI Diponegoro-365 yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritim UNIFIL/2013 menunaikan tugas terakhirnya dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, sebelum kembali ke Indonesia pada awal November mendatang.

Perwira penerangan satuan tugas itu, Letnan Satu Pelaut Nursalim, dalam surat elektronik diterima di Surabaya, Senin, menjelaskan, tugas terakhir kapal perusak kawal berpeluru kendali itu dilaksanakan di Laut Mediterania pada Minggu (27/10).

Adapun misi terakhir KRI Diponegoro-365 di UNIFIL/2013 itu latihan bekal ulang di laut bersama kolega Italia-nya, ITS Andrea Doria D-533. Pada misi UNIFIL/2013 kali ini, Letnan Kolonel Pelaut Hersan menjadi komandan KRI Diponegoro-365.

Nursalim menyatakan, kapal perang Italia berbobot 6.635 ton yang dilengkapi helikopter Augusta Westland EH-101 Merlin tersebut, baru masuk dalam jajaran UNIFIL MTF di Lebanon pada awal Oktober 2013.

"Pada latihan pembekalan ini, KRI Diponegoro-365 bertindak sebagai kapal pelaksana latihan. Dalam kegiatan latihan, proses pendekatan dilaksanakan secara bergantian oleh kedua kapal," ujarnya.

Bersamaan latihan bekal ulang itu, lanjut Nursalim, KRI Diponegoro-365 juga menerbangkan helikopter BO-105 NV-409 yang bertugas memeriksa kapal kargo yang akan memasuki Pelabuhan Beirut.

"Secara keseluruhan proses latihan berjalan aman dan lancar. Perwira jaga kedua kapal menunjukkan kapabilitasnya dalam manuver kapal untuk melaksanakan prosedur pembekalan di laut secara aman," tambahnnya.

Menurut Nursalim, latihan itu rutin dilaksanakan unsur-unsur UNIFIL MTF pada setiap penugasan.

KRI Diponegoro-365 dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 2 November 2013 setelah lebih kurang tujuh bulan bertugas di Lebanon dalam misi perdamaian di bawah bendera PBB.

Selama di Lebanon, kapal perang TNI AL itu telah 26 kali menyelesaikan tugas pengamanan di Laut Mediterania dan wilayah sekitarnya.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Tim Verifikasi Mabes TNI Kunjungi Kontingen Garuda di Haiti

http://static.liputan6.com/201310/26102013-garuda.jpg

Tim Verifikasi Mabes TNI yang beranggotakan empat orang dibawah pimpinan Kolonel Pnb Ishak Dunggio yang kesehariannya menjabat sebagai Wakil Komandan PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI, mengunjungi Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda XXXII-B/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haiti) di Haiti.

Kunjungan Tim Verifikasi Mabes TNI adalah untuk meninjau kondisi material, alat peralatan serta kendaraan yang dimiliki oleh Kontingen Garuda yang sedang melaksanakan misi sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB di Haiti. Diharapkan dari hasil peninjauan diperoleh data yang valid tentang kondisi seluruh material, alat peralatan dan kendaraan guna melengkapi bahan laporan serah terima dengan kontingen Satgas Kizi TNI yang baru serta sebagai laporan kepada satuan atas tentang kebutuhan barang yang diperlukan bagi pelaksanaan operasional Satgas Kizi TNI di daerah penugasan nantinya.

Rombongan Tim Verifikasi Mabes TNI tiba di Bandara Udara Internasional Toussaint Louverture, Port Au Prince – Haiti, Rabu (23/10/2013) pukul 13.15 waktu setempat. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Komandan Satgas Kontingen Garuda XXXII-B/Minustah Letkol Czi Arief Novianto dengan didampingi Kapten Laut (P) Arief Setywan selaku Pasi Intel dan Lettu Czi Ridwan SH selaku Pa Seksi Logitik Satgas.

Sebelum bertolak menuju Bumi Garuda Camp yang merupakan markas Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-B/Minustah di Gonaives-Haiti, rombongan tim beserta Komandan Satgas melaksanakan courtesy call dengan Deputy Force Commander, Brigadir Jenderal Gabriel Jorge Gurrero di ruang kerjanya, Delta Camp, Port Au Prince – Haiti. Setibanya di Bumi Garuda Camp-Gonaives, rombongan disambut oleh Wadansatgas dengan didampingi oleh seluruh perwira satgas.

Keesokan harinya, Tim Verifikasi Mabes TNI menerima paparan dari Komandan Satgas Kizi TNI Letkol Czi Arief Novianto tentang situasi dan hal-hal menonjol dari Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-B/Minustah di Haiti. Paparan ini lebih dititikberatkan untuk membahas hal-hal yang menonjol di bidang logistik. Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau kondisi alat peralatan, kendaraan dan sarana serta akomodasi yang dimiliki oleh Satgas Kizi TNI.
 
http://static.liputan6.com/201310/26102013-garuda1.jpg

Sebelum rombongan Tim Verifikasi Mabes TNI bertolak kembali ke Port Au Prince, Wakil Komandan PMPP TNI selaku Ketua Tim Verifikasi Kolonel Pnb Ishak Dunggio berkesempatan memimpin pelaksanaan apel pagi. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Komandan PMPP TNI berpesan bahwa keberhasilan yang telah dicapai Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda akan mengangkat nama dan integritas Bangsa Indonesia di dunia internasional dan prestasi ini agar tetap terus dipertahankan.

Pakistan Siap Ekspor 5-7 Jet Tempur JF-17 Thunder Tahun Depan

http://img.defencetalk.com/pictures/data/3231/medium/JF-17thunder-pak-china.jpg

Sebagai pemain baru dalam urusan ekspor pertahanan, Pakistan kini menyatakan siap untuk menjual lima hingga tujuh jet tempur JF-17 Thunder hingga tahun depan. Namun tidak disebutkan apakah sudah ada tawaran kontrak atau belum.

"Pakistan sejauh ini sudah memproduksi 45 pesawat (JF-17)," kata Menteri Pertahanan Federal Rana Tanveer saat memberikan briefing mengenai proyek pertahanan Pakistan.

PAC JF-17 Thunder atau CAC FC-1 Xiaolong adalah jet tempur ringan, bermesin tunggal, dan memiliki fungsi multi-peran yang dikembangkan bersama oleh Angkatan Udara Pakistan, Pakistan Aeronautical Complex dan Chengdu Aircraft Industries Corporation China.

Menteri lebih lanjut mengatakan bahwa saat ini pembangunan helikopter juga sedang berlangsung di Pakistan Aeronautical Complex, pabrik senjata udara utama Pakistan.

Jumat, 25 Oktober 2013

Menhan Pastikan Indonesia Tidak Disadap AS

http://energitoday.com/uploads//2013/10/sby.jpg

Amerika Serikat melalui lembaga National Security Agent (NSA) dirumorkan menyadap komunikasi 35 kepala negara secara diam-diam. Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro menegaskan tidak ada soal penyadapan tersebut, termasuk penyadapan terhadap Presiden RI. "Tidak ada ke kita soal penyadapan itu, bisa dipastikan," kata Purnomo di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Purnomo yakin kalau Indonesia tidak disadap karena mempunyai lembaga intelijen. Lembaga itu diyakini Purnomo tidak mudah diterobos oleh pihak manapun. "Kita punya Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), jadi tidak ada," imbuhnya. Sementara itu, Menko Polhukam Djoko Suyanto menilai berita penyadapan oleh NSA hanyalah isu lama yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Dari Dulu isunya begitu terus tidak bisa dipertanggungjawabkan. Intinya tidak ada," tuturnya. Rumor soal penyadapan komunikasi 35 kepala negara ini muncul menyusul kehebohan rumor penyadapan AS terhadap percakapan telepon Kanselir Jerman Angela Merkel. Gedung Putih telah menyampaikan bantahan soal itu, namun Merkel tetap meminta Obama untuk menjelaskan secara langsung terhadapnya.

Dokumen rahasia yang diberikan oleh pembocor intelijen AS Edward Snowden menyebutkan, Badan Keamanan Nasional AS (NSA) bekerja sama dengan sejumlah departemen dalam pemerintahan AS untuk mengamankan nomor-nomor telepon sejumlah kepala negara. Memo yang dikeluarkan oleh NSA pada tahun 2006 lalu mengindikasikan, NSA rutin melakukan penyadapan percakapan telepon sejumlah pemimpin dunia. Namun tidak disebutkan secara langsung siapa saja pemimpin dunia yang dimaksud.

Pembelian Besar Senjata di Timur Tengah, untuk Menaklukkan Iran?

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWBB3JM4E3dGNewRfg6OeKlnqIjLVCwKTsz_vTxPdZKF8kAzoSa86cHTGQsnvhJ6SbheSbp8-gmUKjExk8_0EoCzCo3Q45KUsjf4724VsbfaIkoyshfKf9gqOsgsUzKVEAMZ92u7M0uuQ/s1600/rudal-harpoon.jpg

Negara-negara di Teluk Persia saat ini sedang memesan senjata dan perlengkapan militer dari Amerika Serikat senilai AS$ 13 miliar. Sekitar setengah dari jumlah itu adalah untuk Arab Saudi, sisanya Kuwait, Irak dan negara-negara Teluk lainnya. Pembelian senjata ini terdiri dari bom pintar dan rudal udara (SLAM ER, Harpoon, JSOW) dalam jumlah yang besar serta miliaran dolar lainnya untuk biaya pemeliharaan dan upgrade peralatan tempur yang sudah ada.

Penjualan besar senjata seperti ini merupakan hal yang tidak biasa di Timur Tengah. Selama tiga tahun terakhir, ekspor senjata tahunan ke wilayah ini rata-rata lebih dari AS$ 60 miliar pertahun dan sebagian besar dikirimkan ke 6 negara kaya minyak anggota GCC (Gulf Cooperation Council). Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait menjadi pembeli terbesar dan analis menilai alasan utama mereka untuk itu adalah kekhawatiran terhadap Iran.

Meskipun dinilai khawatir akan ancaman Iran, analis menilai pembelian tersebut sangat berlebihan karena bila dibandingkan, untuk menambah atau memelihara alutsistanya, Iran harus melakukannya sendiri atau mengimpor senjata secara ilegal. Ketidakmampuan Iran untuk mengimpor senjata secara resmi ini terkait embargo internasional. Faktanya, pengadaan militer Iran kurang dari 10% dari apa yang dihabiskan mereka (anggota GCC). Namun Iran dinilai memiliki tradisi kuat yaitu bisa berbuat banyak walaupun dengan alutsista yang minim dibandingkan mereka. Analis menilai, terutama di abad terakhir ini, negara-negara arab anggota GCC memiliki catatan tempur yang jauh dari mengesankan. Jadi mereka berusaha melengkapi pasukan dengan peralatan-peralatan tempur terbaik dan berharap untuk yang terbaik pula.

AS hingga saat ini masih menjadi eksportir senjata terkemuka di dunia diikuti oleh Rusia, Perancis, Inggris, China, Jerman dan Italia. Pertumbuhan tajam angka ekspor senjata ini terutama karena dalam dekade terakhir meningkatnya anggaran pertahanan global hampir 50%. Setelah Perang Dingin usai pada tahun 1991, anggaran pertahanan global menurun selama beberapa tahun. Tetapi memasuki tahun 2000 kembali meningkat tajam. Pertumbuhan terbesar terjadi di wilayah Timur Tengah, dimana belanja senjata telah meningkat 62% dalam dekade terakhir. Wilayah dengan pertumbuhan terendah adalah Eropa Barat yaitu 6%. Resesi saat ini mungkin akan menurunkan angka belanja senjata global, namun tampaknya akan segera meningkat kembali karena di beberapa bagian dunia resesi sudah bisa diatasi.

Operasi Intelegen : BIN Endus AD Australia Latih Warga Pantai Selatan

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/cc/2RAR_070622-F-1644L-095.jpg

Diam-diam Australia membangun jaringan di Indonesia untuk menghadang laju para imigran gelap. Sebanyak 8 orang dari Angkatan Darat (AD) tentara Australia kini sedang berada di wilayah pantai selatan, di antaranya di perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.

Sumber mengatakan, aksi diam-diam tentara negeri Kanguru itu telah diendus oleh intelijen Indonesia. Ke-8 tentara Australia itu membuat jaringan, semacam agen khusus yang terdiri dari warga wilayah selatan untuk melaporkan setiap ada pelolosan imigran gelap menuju Pulau Christmas.

"Menurut informasi, masyarakat tersebut akan dibayar atau digaji Rp 6 juta per bulan. Yang menjadi catatan dan perlu diwaspadai dan diantisipasi adalah wilayah Sulawesi Selatan karena merupakan salah satu daerah yang dijadikan pelarian imigran gelap," ujar sumber itu.

Namun ketika dikonfirmasi, Kepala Pusat Penerangan TNI Laksda Iskandar Sitompul mengaku tidak tahu soal pelatihan itu. Alasannya, latihan yang dilakukan AD Australia itu tidak melibatkan TNI.

"Saya baru denger. Kalau orang Australia yang ngadain latihan seharusnya tanya ke Kemenlu (Kementerian Luar Negeri), karena mereka pintu gerbangnya," kata Iskandar , Kamis (24/10).

Namun Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene tidak menjawab telepon ketika dikonfirmasi terkait dengan masalah tersebut. Pesan pendek yang dikirim ke nomor telepon pribadinya juga tidak dijawab hingga berita ini diturunkan.

Adapun Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan belum mengetahui bahwa ada pelatihan melibatkan warga di pesisir pantai selatan pulau jawa. "Saya belum dapat informasi. Mau saya cek dulu," ujarnya.

TNI AD Tambah Pasukan di Perbatasan

http://cdn.sindonews.com/dynamic/content/2013/10/24/25/797997/QLhnwH27hG.jpg

Untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba dari jalur perbatasan, TNI Angkatan Darat berencana menambah pasukannya di wilayah terluar republik. Jalur pengamanan yang diperketat itu, terutama berada di Pulau Sebatik.

Pulau Sebatik adalah pulau kecil yang wilayahnya terbelah menjadi dua negara, Indonesia dan Malaysia. Karena kebutuhan masyarakat Sebatik banyak yang dipasok dari Tawau, Malaysia, upaya penyelundupan barang ilegal akan semakin banyak. Untuk itu, wilayah ini rawan dijadikan pintu keluar dan masuknya narkoba jaringan internasional.

Sebelum realisasi penambahan pasukan dilakukan, TNI AD merencanakan pengamanan ekstra ketat di daerah tertentu yang rawan penyelundupan.

“Rencana kami ke depan selain meningkatkan pengamanan di perbatasan, pos-pos tertentu yang dianggap rawan akan kita tambahkan pos di situ. Daerah-daerah yang tidak begitu rawan, kita tarik sebagian pasukan, dan kita masukkan ke pos yang rawan,” kata Komandan Korem 091 Aji Suryanatakesuma Kolonel Inf Nono Suharsono, Kamis (24/10/2013).

Dia menambahkan, Karena di wilayah sebatik banyak sekali titik-titik rawan yang disalahgunakan, pihaknya akan tempatkan prajurit yang terbaik di sana.

Mengenai jumlah personel perbatasan, Nono mengakui memiliki pengaruh terhadap pengamanan di sana. Dengan aparat yang cukup, daerah perbatasan akan aman dari penyelundupan barang ilegal.

“Di perbatasan kami pernah mencegah empat ton lebih gula pasir yang mau diselundupkan ke Kaltim. Kalau itu masuk ke Kaltim tentu akan berpengaruh terhadap pasaran gula pasir di Kaltim. Bisa tidak laku gula pasirnya,” tambahnya.

Untuk kepastian penambahan personel, Nono mengakui belum dilakukan dalam waktu dekat. Namun ia menyatakan upaya penambahan itu akan dilakukan.

“Penambahan personel masih belum, tapi kekuatan Kodim di sana masih 49 persen. Sehingga saya akan mengambil dari wilayah-wilayah lain sehingga kita lengkapi wilayah Kodim di wilayah perbatasan.

Pasukan TNI AD dari Batalyon Infanteri 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa dalam waktu dekat akan ditarik dari perbatasan. Pasukan ini nantinya akan diganti oleh Batalyon Infanteri 100 Rider dari Kodam I Bukit Barisan.