Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Selasa, 09 Juli 2013

Pesawat Tempur F-16 Israel Nyemplung ke Laut

http://cdn1.electronicintifada.net/sites/electronicintifada.net/files/artman2/1/f16483.jpg

GAZA - Jet tempur F-16 milik Angkatan Udara (AU) Israel dilaporkan jatuh ke laut. Pesawat itu jatuh di perairan dekat Jalur Gaza. “Pilot dan petugas navigasi berhasil keluar dari pesawat, mereka kini dirawat di rumah sakit,” ujar juru bucara militer Israel, seperti dikutip AFP, Senin (8/7/2013).

Pilot bersama petugas navigasinya hanyut selama satu jam sebelum ditemukan tim penyelamat. Pihak pemerintah menyebut kondisi mereka sudah stabil. Pada 2010, dua pilot Israel tewas setelah jet F-16 yang dikendarai mereka menabrak tebing. Kecelakaan saat ini diduga terjadi akibat kerusakan sistem

“Jet F-15 dan F-16 dikandangkan sampai penyebab kerusakan diketahui,” terang Kepala AU Israel Mayjen Amir Eshel. AU Israel sudah mengoperasikan model jet F-16 tersebut sejak 1998. Jet tempur F-16 adalah hasil buatan Amerika Serikat (AS).

Traffic Signal Addaise Diresmikan Dansatgas Indobatt

http://www.tni.mil.id/mod/news/images/normal/a12520d68987375112867530a1bbd6a6.jpg

Dengan berakhirnya proyek Traffic Signal (Marka Jalan), yang berada di Desa Al Addaise kini Jalan Raya Addaise sudah dilengkapi marka jalan dan diharapkan kepada para pengendara sekalian dapat mematuhi sesuai peraturan yang berlaku.

Bersama dengan Kepala Desa Al Addaise Mr. Ali Rammal dan perwkilan Pejabat dari Sektor Timur serta Tokoh Masyarakat sekitar, Komandan Satgas Yonmek XXIII-G/UNIFIL, Letkol Inf Lucky Avianto secara sah meresmikan Traffic Signal, Selasa (9/7).

Dalam sambutannya Komandan di depan para hadirin sekalian mengatakan bahwa dengan berakhirnya pembuatan Marka Jalan tersebut diharapkan kepedulian para pengendara dan pengguna jalan lainnya dapat lebih memahami dan mentaati bersama sehingga angka kecelakaan lalu lintas yang mungkin terjadi dapat ditekan bahkan menjadi tertib.

Komandan juga menambahkan bahwa salah satu bentuk kecintaan antar sesama khususnya para pengguna jalan di sepanjang Jalan Raya Addaise, maka dibuatlah Marka Jalan agar pengguna jalan sekalian lebih waspada dan tertib berlalu lintas dan ini dalam pendanaan adalah sepenuhnya merupakan dukungan dari UNIFIL yang kemudian dipercayakan kepada Indobatt dalam hal ini melalui Kegiatan Cimic (Civil Military and Coordination) Indobatt, sebagai pengembangannya, mengingat Desa Addaise ini adalah merupakan salah satu desa binaan Indobatt yang kesehariannya di percayakan kepada Kompi Alpha dibawah kendali Komandan Kompi Alpha, Lettu Inf Yahya Ginting.

Harapan yang sama juga disampaikan Kepala Desa Addaise, Bapak Mr. Ali Rammal, dirinya yang mewakili warga Addaise menyambut baik dengan di resmikannya Traffic Signal ini, pasalnya dengan semakin padatnya lalu lalang kendaraan yang melintas di Jalan Raya Addaise ini diharapkan para pengendara dapat tertib berlalu lintas sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Khusus kepada Komandan Satgas Indobatt beserta Jajarannya, Kades Addaise juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungannya hingga saat ini. Kades pun berjanji apa yang sudah diupayakan oleh Indobatt seperti saat sekarang ini akan dikelola dengan baik dan dimanfaatkan demi kemajuan Masyarakat Desa Addaise tentunya.

Tim Artileri Pertahanan Udara Belajar Simulator Artileri Pertahanan Udara Di Australia

http://ikahan.com/wp-content/uploads/2013/07/02-ALR.jpg

Kedatangan lima anggota Korps Arhanud ke 16 Air Land Regiment (ALR)  di Woodside, Australia Selatan,  pada 9 Juni 2013 telah membuka babak baru yang menarik dalam hubungan bilateral TNI-AD dan Angkatan Darat Australia. Kominalitas dalam alutsista arhanud antara TNI-AD dan Angkatan Darat Australia merupakan kesempatan emas untuk memperluas hubungan bilateral.

http://ikahan.com/wp-content/uploads/2013/07/01-ALR.jpg

Kelima personil TNI-AD tersebut, yang terdiri dari anggota Pussenarhanud, Pusdikarhanud dan Divsi 2 Kostrad, dipimpin oleh KAPT Naharuddin, menghabiskan minggu tersebut di 16 ALR dengan mengikuti berbagai macam kegiatan pelatihan.

Setelah sambutan dan arahan mengenai peran, misi dan struktur 16 ALR oleh Wadan 16 ALR, Mayor Marc Plummer, kontinjen TNI-AD diberi pengarahan orientasi dan demonstrasi tentang penggunaan Advanced Air Defence Simulator (AADS) yang terletak di pangkalan 16 ALR.

http://ikahan.com/wp-content/uploads/2013/07/05-ALR.jpg

 Kelompok TNI-AD tersebut sangat terkesan dengan bagaimana AADS memungkinkan mereka meningkatkan keahlian mengoperasikan satbak arhanud buatan Swedia tersebut, sebagaimana juga keahlian dalam kesiagaan prioritisasi target dan situasi. “Sistem ini telah mengijinkan kami untuk melatih segala segi satbak rudal arhanud” kata KAPT Nahruddin, “karena sangat realistik dan sangat berharga dibandingkan dengan pelatihan simulator standar” tambahnya.

Tim Arhanud juga ambil kesempatan untuk melakukan pembahasan profesional terkait dengan penggunaan sistem rudal arhanud RBS-70 pada khususnya, dan hal-hal arhanud pada ummumnya dengan perwira dan bintara arhanud Angkatan Darat Australia. Selama satu minggu kontingen TNI-AD tinggal di mess perwira 16 ALR, dengnan pertukaran keahlian arhanud yang lumayan banyak atara pakar arhanud TNI-AD dan Angkatan Darat Australia.

http://ikahan.com/wp-content/uploads/2013/07/03-ALR.jpg

Disamping  AADS, kontingen TNI-AD juga diberi kesempatan untuk menggunakan Sistem Simulasi Pelatihan Senjata Weapons Training Simulation System (WTSS). Sistem simulasi persenjataan ringan tersebut digunakan untuk melatih personil Angkatam Darat Australia dalam cara menembak dan pemakaian senjata senapan dan senapan mesin.

 Kontigen TNI-AD melakukan beberapa latihan tembak dengan menggunakan F-88 Austeyr dan senapan mesin MAG 58. Latihan tersebut dilengkapi dengan pelaksanaan latihan skenario dimana petembak-petembak harus menampik serangan infantri terhadap sebuah posisi defensif. Mereka juga ikut olahraga militer dengan prajurit 16 ALR, termasuk menjalani halang rintang di atas kolam renang.

Namun kunjungan mereka tidak selalu diisi dengan pelatihan. Mereka juga menjalani beberapa kegiatan kultural, termasuk tamasya ke sebuah desa bersejarah bernama Hahndorf yang tidak jauh dari pangkalan 16 ALR di Woodside.

http://ikahan.com/wp-content/uploads/2013/07/04-ALR.jpg

Mereka juga mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat cagar alam Australia dengan kunjungan ke Cleland natural wildlife park. Kelompok tersebut sangat menikmati waktu berinteraksi dengan binatang-binatang khas Australia seperti kangguru, koala, emu dan wombat.

Pada hari Jumat, Kontingen TNI-AD melaksanakan Sholat Jumat di mesjid tertua di Australia yaitu Central Adelaide Mosque, yang dibangun pada tahun 1888. Mereka juga diberi kesempatan menikmati budaya lokal Australia yaitu makan malam barbeque di sebuah pertanian khas Australia di Adelaide Hills. Mereka memasak barbeque dimana setelah itu mereka duduk mengelilingi api unggun dan menikmati roti dampa.

Personel Lantamal IX Latihan Intelijen

 http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQr-Zi8by3YCvEmbdTGUXZ5eMHoN3QdxSxV4yFHiiWJBPld1ONhKg

Staf Intelejen Lantamal IX menyelenggarakan Latihan Dinas Dalam (LDD) Intelejen Maritim (Intelmar) di Gedung Manggala Loka. LDD adalah proses pembinaan personel secara menyeluruh yang saling terkait antara aspek personel dan perkembangan situasi organisasi yang dihadapi. Saat ini tantangan tugas TNI AL dari waktu ke waktu semakin kompleks dan berat. Untuk itu diperlukan pengawak organisasi TNI AL yang handal serta professional.

Acara LDD Intelmar secara resmi dibuka oleh Asintel Danlantamal IX Kolonel Laut (P) Arif Sumartono. Dalam sambutan Asintel Danlantamal IX menyampaikan LDD Intelmar merupakan suatu latihan yang diberikan kepada para personel Lantamal IX, agar mampu membantu staf intelejen dalam memperoleh data dan fakta. Diikuti oleh 17 personel Lantamal IX, LDD Intelmar dilaksanakan untuk menambah ketrampilan Intelejen, sehingga para peserta dapat mengerti serta memahami tugas- tugas Intelejen.

Senin, 08 Juli 2013

Indonesia - Singapura Latihan JOIN MINEX-16/2013

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/01/12959447231466891739.jpg

Indonesia sebagai negara kepulauan yang banyak berbatasan dengan negara tetangga, perlu menjalin kerjasama bilateral maupun multilateral khususnya dalam bidang militer agar keamanan kawasan tetap terjaga. Hal ini disebabkan wilayah perairan Indonesia memiliki potensi kerawanan terhadap berbagai bentuk dan jenis ancaman melalui laut. Salah satu ancaman yang paling berbahaya di laut adalah bahaya ranjau, terutama jika terjadi pada jalur-jalur strategis yang berhubungan dengan Alur Pelayaran Internasional.

Salah satu kerja sama bilateral tersebut adalah latihan tentang bahaya ranjau yang digelar antara TNI AL dan Republic of Singapura Navy (RSN) pada tanggal 1 hingga 8 Juli 2013 di Changi Naval Base dan Perairan timur Pulau Bintan dengan sandi Joint Minex 16/2013. Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmatim yang mempunyai kemampuan dalam menyelenggarakan peperangan ranjau turut serta dan berperan aktif dalam Latma bilateral Joint Minex. Latihan dibuka oleh Commander Maritime Security Task Force (MSTF) Rear Admiral (RADM) Harris Chan dan dihadiri oleh delegasi angkatan laut Indonesia dan Singapura di Changi Naval Base (CNB).

Latihan Joint Minex 16/2013 ini melibatkan 3 KRI dari TNI AL yaitu KRI Pulau Rengat-711, KRI Pulau Rupat-712 dari Satran Koarmatim dan KRI Pulau Rangsang-727 dari Koarmabar. Sedangkan dari pihak AL Singapura melibatkan 2 kapal perangnya yaitu RSS Bedok (M-105) dan RSS Punggol (M-108). Joint Minex 16/2013 ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dan meningkatkan kerja sama, interoperabilitas serta pemahaman antara TNI AL dan RSN khususnya mengenai peperangan ranjau serta pertukaran informasi tentang kemampuan dan perkembangan teknologi dari masing-masing negara sekaligus sebagai wadah untuk menguji doktrin Taktik Peperangan Ranjau (TPR) dan peranjauan serta kemampuan alat utama (Alut), peralatan dan personel Satran Koarmatim dan Koarmabar secara terintegrasi untuk mendapatkan kemampuan peperangan ranjau yang optimal.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVGlHxYIJC_yt8cn1WHVcx7eb2Jq1rNKjHIuA-R8yYb01uHXxUJSocvYGUy4BKB89DpNMfNyIcRXh-mrNQuGspudS71xeXtIjPTOC_GRaTVVAUlFhnyPy3PjRKhVqg9Iqy4wZqnaWmzLQ/s1600/0+00025+droping+dummy+mine.jpg

.Dalam latihan ini peserta latihan mendapatkan cakrawala baru tentang kemampuan dan peralatan peperangan ranjau yang dimiliki oleh masing-masing negara serta kesempatan praktek melaksanakan kerjasama taktis perlawanan ranjau  yang meliputi kegiatan : Exploratory Hunting, Clearance Hunting, Mineshape Recovery (Diving ops) ,  MDC Firing antar dua negara melalui manuver lapangan.

KRI Fatahillah-361 Di Upgrade ULTRA ELECTRONICS Di Inggris

http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2009/03/fatahillah-361.jpg

Setelah KRI kelas Van Speijk dan Parchim, kini giliran korvet kelas Fatahillah menjalani modernisasi. Kepastian modernisasi Korvet kela Fatahillah ini didapat dari press release dari Ultra Electronics yang berkedudukan di Inggris. Dalam rilis tersebut, disebutkan nilai modernisasi sebesar 32 juta poundsterling. Jumlah ini untuk memodernisasi kapal pertama saja. Untuk kapal selanjutnya, masih dalam tahap didiskusikan namun diharapkan sudah dimulai pada akhir tahun ini. Namun demikian, tidak disebutkan kapal mana yang pertama akan menjalani modernisasi.

Dalam kontrak tersebut Ultra electronic akan mengembangkan, menginstal serta mengintegrasikan sistem manajemen tempur. Dalam pengerjaannya, Ultra juga akan menggandeng sejumlah partner termasuk asal Indonesia. Jika kontrak sudah efektif, maka proyek pengerjaan akan berlangsung selama 28 bulan. Diduga, modernisasi hanya mencangkup sistem sensor dan pengendali tempur saja, dan tidak menyentuh persenjataan. Hal ini patut disayangkan, lantaran senjata utama KRI kelas Fatahillah yaitu exocet MM-38 sudah tidak layak lagi.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3U41DhBU9Y55TlbIuoZk-omGXF-MkcNH6Ed4a74l2S6zajTotSJmRmgUD3LdfxFh1heYG2XjLuenhQE4U__9wxY2vyf8NIgWIrOKpiZDQjn0Vc5JU_Vnn_hyQPNEGwuFMGGdzQt9tgbd4/s1600/ultra+1.jpg

TNI-AL saat ini mengoperasikan 3 buah kapal kelas Fatahillah. Masing masing adalah KRI Fatahillah, KRI Nala, serta KRI Malayahati. Meski sekelas korvet, kapal ini cukup berotot. Ia diantaranya dipersenjatai meriam 120mm, Rudal exocet MM-38, torpedo hingga mortir anti kapal selam.

Lapan Mengembangkan Pesawat Terbang N219

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpCUC799IZaT9EfDjdJDjP_oCaamZqzv6LIkJzgRSDF0oKqUSWqRuf5P4k-oaItAkIAYrwKBftlveYOH8ZsfOsXRKjOIsOOPpF9sVCbF7I-J6jljlOXWUQyA1d00nFpQeTG9nWXDX917s/s400/N219_Defense+Studies.JPG

Lapan saat ini sedang mengembangkan pesawat terbang N219. Program pengembangan pesawat ini menjadi salah satu dari berbagai program prioritas Lapan tahun depan. Hal ini dipaparkan oleh Sekretaris Utama Lapan, Sri Kaloka Prabotosari, dalam Forum Sekretaris Utama LPNK Kementerian Riset dan Teknologi di kantor pusat Lapan, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (8/7).

Sekretaris Utama Lapan menjelaskan bahwa N219 merupakan pesawat berpenumpang 19 orang. Pesawat yang tidak berukuran besar ini memiliki potensi yang besar untuk digunakan di wilayah kepulauan Indonesia.

Hal ini disebabkan, pesawat ini dapat menggunakan landasan udara yang kecil dengan demikian dapat menjadi alat transportasi yang sesuai bagi daerah-daerah yang tidak memiliki bandar udara.

Pengembangan N219 dilatarbelakangi oleh tugas Lapan dalam bidang penelitian, pengembangan, dan perekayasaan penerbangan serta pemanfaatannya. Sri Kaloka mengatakan, selain itu pesawat ini dibangun terkait dengan Lampiran Perpres 28 Tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional dalam kelompok industri kedirgantaraan. Dalam naskah tersebut, Lapan bertugas sebagai pusat research and development produk kedirgantaraan.

Kebijakan jangka menengah industri kedirgantaraan dalam lampiran perpres tersebut juga mencakup pengembangan pesawat berpenumpang 30 orang. Pesawat ini berpotensi sebagai alat pemersatu bangsa karena selain menjadi alat transportasi juga akan menghubungkan ribuan pulau-pulau kecil di Indonesia.

Program pengembangan pesawat N219 juga terkait dengan strategi utama Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI). Sri Kaloka mengatakan, program tersebut akan mengembangkan potensi ekonomi melalui koridor ekonomi. Selain itu, N219 juga terkait dengan upaya penguatan konektivitas nasional serta penguatan kemampuan SDM dan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.

"Keberadaan pesawat perintis akan sangat membantu percepatan pembangunan khususnya di bidang ekonomi masyarakat pedalaman yang sama sekali belum terjangkau oleh transportasi darat ataupun laut," ujarnya.

Forum Sekretaris Utama tersebut dihadiri antara lain oleh Sekretaris Menristek dan para Sekretaris Utama dari LPNK Kementerian Riset dan Teknologi .

Minggu, 07 Juli 2013

Panglima TNI Menempatkan Satu Peleton Prajurit di Pulau Nipah

http://image.metrotvnews.com/bank_images/actual/166411.jpg

Untuk pengoperasian KAL-II-4-57 Nipah, secara simbolis Agus menyerahkan miniatur kapal tersebut kepada Komandan Lanal Batam, Kolonel (L) Deni Hendrata. Dari laporan yang disampaikan Ahiar, perwakilan PT Wijaya Perdana selaku kontraktor yang membuat barak prajurit, pembangunan fisik dimulai sejak awal Januari 2013.

"Pembuatan memakan waktu kurang lebih selama 5,5 bulan. Barak terdiri dari dua lantai berkapasitas 60 tempat tidur dan dilengkapi kamar mandi serta penerangan listrik yang bersumber dari genset," kata dia. Menurut Ahiar dalam pembangunan barak memiliki kesulitan pasalnya cuaca yang tidak menentu menjadi hambatan. "Kapal material kami juga pernah kandas dan juga pernah berlindung di balik pulau karena cuaca buruk. Kesulitan air tawar sudah pasti dialami, tapi itulah tantangan buat kami," katanya.

Adapun KAL Nipah yang dibuat di galangan Palindo Marine, Tanjunguncang. Lambung bermaterialkan baja dan kapal ini memiliki tangki air tawar berkapasitas 50 ton dan kecepatan 24 knot. Kapal itu, lanjut Panglima TNI, memiliki dua fungsi, yakni sebagai kapal patroli dan sebagai alat pengangkut logistik terutama untuk pemenuhan sarana air bersih yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat setempat. "Sekarang kapal untuk mengangkut air sudah ada mudah-mudahan masyarakat setempat tidak ada lagi yang kesulitan soal air," katanya.

Panglima TNI mengatakan untuk memperkuat pertahanan di Pulau Nipah akan ditempatkan sebanyak satu peleton atau 90 orang yang terdiri dari 30 orang prajurit TNI-AD dan 60 orang prajurit Marinir TNI-AL.

PT. DI Dan EuroCopter Produksi Helikopter Canggih EC-725 Cougar.

http://www.airteamimages.com/pics/50/50341_big.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/43/EC_725_Caracal.JPG

PT.DI saat ini tengah memproduksi helikopter EC-725 Cougar. Sebuah helikopter berteknologi tinggi dan lebih canggih dari pada helikopter Super Puma NAS332C1. Meskipun Super Puma NAS332C1 tergolong helikopter mewah, PT memutuskan untuk tidak memproduksinya lagi.

PT. Dirgantara Indonesia telah menandatangani kontrak pembuatan 6 Eurocopter EC725 pada tahun 2011. Menurut Presiden Direktur PT. Dirgantara Indonesia Budi Santoso, kontrak pembuatan 6 Eurocopter EC725 akan mengantarkan industri dirgantara Indonesia ke era baru kerjasama dengan Eurocopter, yang mendorong kemampuan teknologi helikopter PT. Dirgantara Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Sebelumnya sejak tahun 2008, PT. Dirgantara Indonesia memang telah memiliki kontrak dengan Eurocopter  untuk perakitan EC255 dan perakitan taiil booms dan airframe dari EC725.

"Kita tidak lagi produksi Super Puma, kita tinggalkan itu. Memang Super Puma ini saja helikopternya canggih, sekelas Mercy kalau di merek mobil," ujar Direktur Utama PT DI Budi Santoso. "Kita sekarang memproduksi Cougar EC-725, tekonologi dan peralatannya jauh lebih bagus dibandingkan Super Puma. Ya seperti mobil kijang, kan dari kapsul makin tahun ada pembaruan. Nah Cougar ini generasi terbaru helikopter di kelas heavy," ungkap Budi.

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa helikopter Cougar ini memang bukan murni buatan PT DI. Namun soal proses desain dan pembuatannya sampai selesai dilakukan oleh PT DI.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCHCqIOpMEWhFFwl5EgdLN7YS-tO0iJpuKTaUcGfl3fLmgUS4Oq9fj3urSkkMmbswBChxqYTnNcoh-oLQ0qHbm9HrfJcxtIvHhGf8-XljI2C-Gwbw3EQrVnavdk_kuYXF2mKEawt_ho-Wt/s1600/puma3.jpg

Helikopter Cougar ini memang tidak 100% buatan PT DI sendiri. "Justru Cougar ini lisensinya dan desainnya punya EuroCopter, sama seperti Super Puma yang punya Eurocopter, tapi dari desain menuju produksi kami yang melakukan, seperti pembuatan hampir seluruh bagian badan helikopter seperti fuselage and tail boom," terangnya.

Fakta Sejarah : Militer Indonesia Pernah Menjadi Salah Satu yang Terbesar dan Terkuat di Dunia

http://i47.tinypic.com/s27ddj.jpg

Pada Tahun 1960-an, masa era kepemimpinan Presiden Pertama Indonesia Soekarno kekuatan militer Indonesia adalah salah satu yang terbesar dan terkuat di dunia. Pada saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer Indonesia yang didukung besar-besaran oleh teknologi militer terbaru dari Uni Sovyet. Pada tahun 1960, Belanda masih bercokol di Papua.

Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang tipu muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda. Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Presiden Soekarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah :
  • Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
  • Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
  • Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.

Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran berupa kekuatan armada laut dan udara militer tercanggih di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat itu, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan dan bahkan mengalahkan kekuatan militer Australia.

Peta kekuatan Indonesia Pada saat itu :

Kekuatan Armada Laut


1. Kapal Perang Utama

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMJ6QyivoE7kL2VJ0Lx7wSywMG0xTgLd1vy9K0EYA70VzNajEW8LsfNYUyfUf5KMH2jLGnOwB4s4vR0j8hdhyphenhypheno_dIW6VDRiQWMXyrWrTL-cQhsOkgRyHdub6yitp2-hxvX7KRdKVpdEtc/s1600/KRI1-1.jpg
  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8Ffd2bAqD-BeRL0km5oszcenCQxzBulNPqaglQwBloXFtgNrX2HMrXUjC1qggSO39p6eyCzQ32ug5_wjwfl-7PujiHqNmQL5m6WVa_mHLZMvGsIh9mxhAj8BdxO3BU0CnGQgGMSWgLh4/s640/KRI-Irian-201.jpg
http://www.yudhe.com/wp-content/uploads/2013/05/tentaraindonesia3-300x214.jpg

Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salah satu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. ISetelah tiba di Indonesia, kapal ini berganti nama menjadi KRI Irian. Kapal dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. Kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton.

2. Kapal Selam.

http://www.thejakartapost.com/files/images2/Cakra%20401.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEif_LsdOU2eCMl-erN-XzFt3C7suzXBO0NoEvm07ZU-etTOTfgXmi0JEeJLOvicpmox4UF8rRG78ks22sJWjUKwgl5wHbOKJnbR7EJmNFAyPBDs58R_Q4GFv8ffWZGSzcBUVKMnwlf2C88/s1600/KRI-Nanggala-402.jpg
http://widyarezpect.files.wordpress.com/2011/09/sam_0016.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsY6L1BV45xGyj00jZKVUv4V1xY_z_-QDjwBB0hf1CEz0BmdUYeazWWwQEAQvK7vAABcr08BI7jnMCEZknVOEXGUHlatBOgePSLcHX7LflnTyTgyQlvD791cMGtb6GFtuTZmNajUT8T08/s640/Kapal+Selam+Klas+Kilo+Indonesia+2012.jpg

Tak cuma kapal perang, Indonesia juga mempunyai 12 kapal selam kelas Whiskey dari Uni Sovyet yang hampir seluruhnya di persenjatai Torpedo jenis SEAT-50. Torpedo fire and forget ini merupakan torpedo terbaik pada zamannya dan hanya Rusia serta Indonesia yang memiliki torpedo jenis ini.

Diantara dari ke-12 kapal selam ini diberi nama :

  1. KRI Cakra-401. Status : Masih aktif hingga kini.
  2. KRI Nanggala-402. Status : Masih aktif hingga kini.
  3. KRI Nagabanda-403 Status : Masih misteri
  4. KRI Trisula-404 Status : Masih misteri
  5. KRI Nagarangsang-405 Status : Masih misteri
  6. KRI Tjandrasa-406 Status : Masih misteri
  7. KRI Tjundamani-408 Status : Masih misteri
  8. KRI Alugoro-407 Status : Masih misteri
  9. KRI Widjajadanu-409 Status : Masih misteri
  10. KRI Pasopati-410. Status : Sekarang berada di monumen KS disalah satu wilayah di Surabaya
  11. KRI Hendradjala-411 Status : Masih misteri
  12. KRI Bramasta-412 Status : Masih misteri

Semua nama kapal selam diambil dari nama senjata dari dunia pewayangan. 9 dari 12 jumlah kapal selam yang dimiliki Indonesia hingga kini keberadaannya masih misterius dan menjati rahasia pemerintahan Indonesia.

3. Corvette.
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/9/97/Kri_tjiptadi.jpg

Puluhan kapal tempur kelas Corvette juga diberikan kepada pemerintah Indonesia dimasa itu. Fungsi Corvette pada masa itu ialah sebagai penjaga atau pengiring dari kapal perang terbesar milik Indonesia KRI Irian. KRI Tjiptadi-881 yang merupakan salah satu dari Corvette bantuan Uni Sovyet. Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur, Jumlah yang sangat Fantastis untuk sebuah negara yang baru merasakan kemerdekaan pada masa itu.

Kekuatan Armada Udara

Angkatan udara Indonesia juga menjadi salah satu armada udara paling disegani di dunia. Pesawat canggih saat itu dimiliki Indonesia. Seperti : 

~ 20 Unit pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRlinafRpp46KCcN8w6VxHlObaVFVjAZK3nkvHMjt0hhuVXflLQh_hAuJ20J5SP_b97Zks2A-6A895btcRcRz0RS3R9-QHOWt3A2udK4GgK5hyphenhyphenkYHFV__UoSsr524QtFytgSOf22A81QEs/s1600/5.jpg

MiG-21F Fishbed adalah pesawat tempur sergap berjarak pendek dan merupakan pesawat produksi generasi pertama dari seri MiG-21 yang populer. Prototipe dari pesawat ini, E-5 (dibaca Ye-5) terbang pertama kali pada tahun 1955 dan muncul kehadapan publik pada saat Hari penerbangan Soviet di Lapangan Udara Tushino, Moskwa pada bulan Juni 1956. Pada saat perang Vietnam, pesawat ini digunakan untuk menyerang armada pesawat Amerika Serikat, juga digunakan pada perang Arab-Israel, diantaranya Perang Enam Hari dan Perang Yom Kippur, perang India-Pakistan, krisis Yaman dan berbagai peperangan di berbagai belahan dunia ketiga, sehingga pantas dijiluki AK-47 di udara, ataupun kerikil tajam dari timur karena awalnya pihak barat khususnya Amerika Serikat menganggap remeh pesawat ini. Lebih dari 30 negara di dunia termasuk sekutu Amerika Serikat menggunakan pesawat ini. Sedikitnya terdapat 15 versi dari MiG 21 yang telah diproduksi, beberapa diproduksi di luar Uni Soviet. Kurang lebih terdapat 8000 pesawat ini telah diproduksi.

~ 30 Unit pesawat MiG-15.
http://i837.photobucket.com/albums/zz299/syauki_photos/Model%20Kit%20Jet%20Fighter%201%2072/MiG-15UTIJ-764rev.jpg

Mikoyan-Gurevich MiG-15 (bahasa Rusia: Микоян и Гуревич МиГ-15) (kode NATO Fagot) adalah pesawat tempur jet yang dikembangkan untuk Uni Soviet oleh Artem Mikoyan dan Mikhail Gurevich. Pesawat ini aktif dipergunakan dalam Perang Korea dan di kemudian hari diproduksi di berbagai negara, seperti Polandia, Cekoslowakia dan Republik Rakyat Cina

~ 49 Unit pesawat tempur high-subsonic MiG-17.
http://i837.photobucket.com/albums/zz299/syauki_photos/Model%20Kit%20Jet%20Fighter%201%2072/MiG-17Frev.jpg

Mikoyan-Gurevich MiG-17 (bahasa Rusia: Микоян и Гуревич МиГ-17) (kode NATO "Fresco") adalah pesawat tempur jet Uni Sovyet yang aktif sejak tahun 1952. Pesawat ini menrupakan pengembangan lebih lanjut dari MiG-15. Indonesia pernah memiliki pesawat jenis ini dalam jumlah besar.
~ 10 Unit pesawat supersonic MiG-19.
http://i837.photobucket.com/albums/zz299/syauki_photos/Model%20Kit%20Jet%20Fighter%201%2072/MiG-19Srev.jpg

MiG-19 (bahasa Rusia: Микоян и Гуревич МиГ-19) (kode NATO "Farmer") adalah pesawat tempur jet Uni Sovyet. Ini adalah pesawat pertama Uni Soviet yang mampu terbang dengan kecepatan supersonik. Pesawat ini pertama terbang pada tahun 1953. Indonesia pernah memiliki pesawat jenis ini yang pada akhirnya disumbangkan kepada Pakistan yang digunakan untuk menghadapi India dalam perang India-Pakistan bersama bantuan sebuah kapal selam kelas Whiskey lengkap dengan awak kapal selam TNI-AL.

~ Pesawat supersonic MiG-21.
http://imogiri.tripod.com/aircraft/mig-21-05.jpg

Pesawat MiG-21 Fishbed adalah salah satu pesawat supersonic tercanggih di dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu, pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang. Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN.

Setelah berakhirnya Kepemimpinan Bung Karno yang juga mengakhiri hubungan baik dengan Blok Timur, maka kekuatan AURI juga mulai melemah seiring keterbatasan spare parts dari pesawat-pesawat MiG tersebut. Dan berakhir pada di grounded nya pesawat2 MiG tersebut dan ada juga yang di jual ke Pakistan (MiG-19).

~ 25 unit Pesawat Pembom Tu-16 Tupolev
http://www.dutchaviationsupport.com/2008-2/Fuerza-2/Indonesia/052-159-03.JPG

Indonesia pada masa itu memiliki 25 unit pesawat bomber ini, varian Tu-16KS-1 dimiliki oleh AURI (nama TNI-AU waktu itu) pada tahun 1961. Pesawat-pesawat ini digunakan untuk mempersiapkan diri dalam Operasi Trikora tahun 1962 untuk merebut kembali Irian Barat dari Belanda. Semua pesawat ini direncanakan untuk menyerang Hr. Ms. Karel Doorman, kapal induk AL Belanda yang tengah berlayar dekat Irian Barat saat itu menggunakan rudal anti-kapal AS-1 Kennel,

14 unit Tu-16 tergabung dalam Skadron 41 dan sisanya di Skadron 42. Kedua skadron ini bermarkas di Pangkalan Udara AURI Iswahyudi, di Madiun, Jawa Timur. Semua unit Tu-16 tidak diterbangkan lagi pada tahun 1969 dan keluar dari armada AURI pada tahun 1970. Pada Masa itu hanya ada 4 Negara didunia yang memiliki Pesawat Pembom :  1. Uni Sovied, 2. Amerika, 3. Inggris, 4. Indonesia

~ 9 Unit Helikopter MI-6
 http://cdn-www.airliners.net/aviation-photos/photos/6/1/6/1184616.jpg

Mi-6 (kode NATO: Hook) adalah helikopter buatan Rusia yang diproduksi oleh biro Mil yang dipimpin oleh Mikhail L. Mil. Keluar pertama kali pada September 1957 dan merupakan helikopter yang terbesar di dunia saat itu, dan memecahkan berbagai rekor dunia. Rekor terbesar disandang sampai muncul penggantinya pada awal 1980-an, Mil Mi-26 Halo dengan pengecualian Mil Mi-12 Homer yang dianggap gagal dan tidak diproduksi massal.

~ 16 Unit Helikopter Mi-4
http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRKptROwcB1GyjVoH7LlpD2IlMaAItpB3-j8CdYYvsTDtmIe0pn

Mi-4 adalah helikopter yang bertugas didua peran berbeda, sipil dan militer. Mi-4 dibangun untuk menyaingi H-19 Chihckasaw milik Amerika Serikat pada perang Korea. Mi-4 sangat mirip dengan H-19 Chickasaw, tapi Mi-4 memiliki kapasitas dan mampu mengangkat beban yang lebih besar dibandingkan dnegan H-19 Chickasaw.

~ Pesawat Angkut Antonov An-12B
http://delprio.files.wordpress.com/2010/11/antonov-an-12b.jpg

Berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B juga diberikan kepada Indonesia. Antonov An-12 adalah sebuah pesawat terbang angkut kelas menengah militer buatan perusahaan Antonov dari Uni Soviet. Pesawat ini didorong oleh 4 buah baling-baling yang ditenagai oleh 4 buah mesin Turboprop yang menggantung di bawah sayap.

Kekuatan Armada Darat
 http://www.puget-sound.net/images/AK47.jpg

Hampir seluruh pasukan darat Indonesia menggunakan senjata AK-47 yang dibeli dari Rusia. Hingga kini ketangguhan senjata tersebut masih melegenda dan merupakan senjata terbaik sepanjang masa.

Ini semua membuat Indonesia menjadi salah satu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy masa itu memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.

Fakta sejarah keemasan militer Indonesia pada era Presiden Soekarno. Jika dibandingkan dengan sekarang, kemampuan Alutsita Indonesia sangat jauh dibandingkan teknologi yang dipakai Soekarno, yang merupakan teknologi terbaik di zamannya. Tetapi pada masa kepemimpinan Presiden SBY sekarang ini, Kekuatan militer Indonesia secara bertahap mulai terus meningkat.