Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang tipu muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda. Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Presiden Soekarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah :
- Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
- Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
- Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.
Kekuatan Armada Laut


Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salah satu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. ISetelah tiba di Indonesia, kapal ini berganti nama menjadi KRI Irian. Kapal dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. Kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton.


Tak cuma kapal perang, Indonesia juga mempunyai 12 kapal selam kelas Whiskey dari Uni Sovyet yang hampir seluruhnya di persenjatai Torpedo jenis SEAT-50. Torpedo fire and forget ini merupakan torpedo terbaik pada zamannya dan hanya Rusia serta Indonesia yang memiliki torpedo jenis ini.
Diantara dari ke-12 kapal selam ini diberi nama :
- KRI Cakra-401. Status : Masih aktif hingga kini.
- KRI Nanggala-402. Status : Masih aktif hingga kini.
- KRI Nagabanda-403 Status : Masih misteri
- KRI Trisula-404 Status : Masih misteri
- KRI Nagarangsang-405 Status : Masih misteri
- KRI Tjandrasa-406 Status : Masih misteri
- KRI Tjundamani-408 Status : Masih misteri
- KRI Alugoro-407 Status : Masih misteri
- KRI Widjajadanu-409 Status : Masih misteri
- KRI Pasopati-410. Status : Sekarang berada di monumen KS disalah satu wilayah di Surabaya
- KRI Hendradjala-411 Status : Masih misteri
- KRI Bramasta-412 Status : Masih misteri
Semua nama kapal selam diambil dari nama senjata dari dunia pewayangan. 9 dari 12 jumlah kapal selam yang dimiliki Indonesia hingga kini keberadaannya masih misterius dan menjati rahasia pemerintahan Indonesia.


Mikoyan-Gurevich MiG-15 (bahasa Rusia: Микоян и Гуревич МиГ-15) (kode NATO Fagot) adalah pesawat tempur jet yang dikembangkan untuk Uni Soviet oleh Artem Mikoyan dan Mikhail Gurevich. Pesawat ini aktif dipergunakan dalam Perang Korea dan di kemudian hari diproduksi di berbagai negara, seperti Polandia, Cekoslowakia dan Republik Rakyat Cina
Mikoyan-Gurevich MiG-17 (bahasa Rusia: Микоян и Гуревич МиГ-17) (kode NATO "Fresco") adalah pesawat tempur jet Uni Sovyet yang aktif sejak tahun 1952. Pesawat ini menrupakan pengembangan lebih lanjut dari MiG-15. Indonesia pernah memiliki pesawat jenis ini dalam jumlah besar.
~ 25 unit Pesawat Pembom Tu-16 Tupolev
14 unit Tu-16 tergabung dalam Skadron 41 dan sisanya di Skadron 42. Kedua skadron ini bermarkas di Pangkalan Udara AURI Iswahyudi, di Madiun, Jawa Timur. Semua unit Tu-16 tidak diterbangkan lagi pada tahun 1969 dan keluar dari armada AURI pada tahun 1970. Pada Masa itu hanya ada 4 Negara didunia yang memiliki Pesawat Pembom : 1. Uni Sovied, 2. Amerika, 3. Inggris, 4. Indonesia
~ 9 Unit Helikopter MI-6
Mi-6 (kode NATO: Hook) adalah helikopter buatan Rusia yang diproduksi oleh biro Mil yang dipimpin oleh Mikhail L. Mil. Keluar pertama kali pada September 1957 dan merupakan helikopter yang terbesar di dunia saat itu, dan memecahkan berbagai rekor dunia. Rekor terbesar disandang sampai muncul penggantinya pada awal 1980-an, Mil Mi-26 Halo dengan pengecualian Mil Mi-12 Homer yang dianggap gagal dan tidak diproduksi massal.
~ 16 Unit Helikopter Mi-4
Mi-4 adalah helikopter yang bertugas didua peran berbeda, sipil dan militer. Mi-4 dibangun untuk menyaingi H-19 Chihckasaw milik Amerika Serikat pada perang Korea. Mi-4 sangat mirip dengan H-19 Chickasaw, tapi Mi-4 memiliki kapasitas dan mampu mengangkat beban yang lebih besar dibandingkan dnegan H-19 Chickasaw.
~ Pesawat Angkut Antonov An-12B
Berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B juga diberikan kepada Indonesia. Antonov An-12 adalah sebuah pesawat terbang angkut kelas menengah militer buatan perusahaan Antonov dari Uni Soviet. Pesawat ini didorong oleh 4 buah baling-baling yang ditenagai oleh 4 buah mesin Turboprop yang menggantung di bawah sayap.
Kekuatan Armada Darat
Hampir seluruh pasukan darat Indonesia menggunakan senjata AK-47 yang dibeli dari Rusia. Hingga kini ketangguhan senjata tersebut masih melegenda dan merupakan senjata terbaik sepanjang masa.
Ini semua membuat Indonesia menjadi salah satu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy masa itu memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.
Fakta sejarah keemasan militer Indonesia pada era Presiden Soekarno. Jika dibandingkan dengan sekarang, kemampuan Alutsita Indonesia sangat jauh dibandingkan teknologi yang dipakai Soekarno, yang merupakan teknologi terbaik di zamannya. Tetapi pada masa kepemimpinan Presiden SBY sekarang ini, Kekuatan militer Indonesia secara bertahap mulai terus meningkat.












