Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Jumat, 12 Juli 2013

Pentagon Sebut Rudal Nuklir Iran Bisa Hantam Amerika Pada 2015

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR8LPrDYIg2JfwVqGCgeOkI2gvdw59G8yKOHwF43YfsyvgtD4hB

Laporan dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menyatakan Iran kini memiliki kemampuan meluncurkan peluru kendali hingga sejauh 2000 kilometer. Surat kabar Jerusalem Post melaporkan, intelijen Amerika telah mengetahui bahwa pada 2015 nanti Iran akan mengadakan uji coba peluncuran rudal balistik (ICBM) yang bisa menghantam wilayah Amerika.

"Iran punya ambisi meluncurkan rudal balistik dan mengembangkan program luar angkasa. Mereka terus meningkatkan kemampuan daya jelajah, kekuatan, dan keakuratan rudal balistiknya," kata laporan itu. "Iran bisa mengembangkan dan menguji coba rudalnya untuk mencapai wilayah Amerika pada 2015."

Laporan dari Pentagon itu diperoleh dari hasil pengawasan Pusat Intelijen Udara dan Antariksa Nasional (NASIC) di Ohio bersama Pusat Pertahanan Intelijen Antariksa.

Laporan itu juga menyebutkan China dan Korea Utara tengah mengembangkan kemampuan hulu ledak nuklir untuk rudal-rudal mereka dan senjata mematikan itu bisa menghantam Amerika seperti kemampuan rudal Iran. "Iran telah mengembangkan program nuklirnya dan mendapat dukungan dari China dan Korea Utara," ujar laporan itu.

Kamis, 11 Juli 2013

Bhakti Kesehatan Indobatt untuk Masyarakat Deir Seriane

http://static.liputan6.com/201307/130713aadarddin.jpg

Tim medis Indobatt (Indonesia Battalion) Konga XXIII-G/UNIFIL melaksanakan Bhakti Kesehatan di daerah tanggung jawabnya yang meliputi 13 desa di Lebanon Selatan. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan, karena keterbatasan sarana medis yang ada di desa-desa setempat.

Tempat yang diambil kali ini adalah Desa Deir Seriane, tepatnya di Kantor Balai Desa Deir Seriane, Lebanon Selatan, Kamis (11/7/2013). Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Wadan Satgas Indobatt dan Mayor Inf Pio L Nainggolan.

Bhakti Kesehatan yang dilakukan ini merupakan bagian dari kegiatan teritorial atau Civil Military Cooperation (CIMIC) Satgas Indobatt Konga XXIII/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon). Banyak dari pasien lokal yang merasa senang dengan kegiatan medis seperti yang dilakukan oleh dokter satgas. Mereka rata-rata menderita penyakit radang tenggorokan, rematik, saluran pernafasan dan influenza, namun tidak sedikit dari mereka yang sakit karena telah lanjut usia.

"Pasien yang datang ke tempat pengobatan yang disediakan oleh Satgas Konga XXIII-G/UNIFIL sangat senang, pasalnya dengan keterbatasan ekonomi dan kurangnya fasilitas medis di daerah tersebut menjadikan warga sekitar sangat terbantu dengan kegiatan yang dilakukan oleh Prajurit Garuda," ungkap Lettu Ckm dr Sibin Chandra selaku Danton Kesehatan (Dantonkes) Indobatt.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-G/UNIFIL, Letkol Inf Lucky Avianto turut menyampaikan, kegiatan bhakti kesehatan ini merupakan sarana untuk meningkatkan kepercayaan dan hubungan antara masyarakat setempat dengan Kontingen Garuda yang sedang melaksanakan tugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon Selatan.

"masyarakat yang sulit menjangkau tempat kesehatan ataupun mereka yang menderita sakit berat dan harus
menjalani rawat jalan, maka Tim Medis Indobatt akan menerjunkan dengan sistem door to door ke tempat sasaran," ujarnya.

Kipan – C Yonif 134/TS Natuna Tetap Lakukan Pembinaan Fisik Dibulan Ramadhan

http://www.tnial.mil.id/Portals/0/News/OPSLAT/mei%202013/05%20binsik%20curl.JPG

Kipan C Yonif 134/TS tetap melaksanakan kegiatan pembinaan fisik pada bulan Ramadhan yang dilaksanakan pada sore hari di lapangan Kompi senapan–C. Sepempang  Natuna dipimpin langsung oleh Dankipan C Yonif 134/TS Lettu Inf O.Sitinjak. 

Kegiatan ini dilakukan adalah dalam rangka memelihara stabilitas kondisi tubuh para prajurit dalam menjalankan tugas pokok satuan.  Pada hari  Kamis (11 Juli 2013)

Dalam hal menjaga kebugaran serta postur tubuh para prajurit, Kipan – C Yonif 134/TS tetap melaksanakan kegiatan pembinaan fisik. Diharapkan dengan kondisi tubuh yang prima, para prajurit dapat  menjalankan tugas pokok satuan seperti menjaga pulau terluar di wilayah Kepulauan Riau.

TNI AU Siap Gelar Operasi PTTA Di Perbatasan

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtyvfb6Ok9PzjoxHPy6eSwqH5riCRv9R_Tum_Mww9FhzTLLCWKpy2_aL5AkHqsqvNnDG8xxSBQeWTgCbCqrfAWTWSVZ_dJyNOIVRk9_AADJDrQBAcA2Mowh_r21pzIcXUPQ8pu533NaQeu/s320/Wulung1.jpg

Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Ir Novyan Samyoga beserta pejabat Lanud Supadio menerima kedatangan tim Kemhan di ruangan komandan Lanud Supadio. Kunjungan selama dua hari tersebut juga dimanfaatkan tim Kemhan dan Lanud Supadio untuk menjelaskan paparan kesiapan Tim Kementerian Pertahanan (Kemhan) mempersiapkan operasi PTTA (Pesawat Terbang Tanpa Awak) yang diketuai oleh Kolonel Laut (P) Aripudin.

Untuk membentuk skadron baru ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari fasilitas yang dimiliki Lanud Supadio, fasilitas Skadron UAV atau PTTA, training area Skadron Udara 1, maupun persyaratan yang lain. Danlanud Supadio menegaskan, keberadaan Pangkalan TNI Angkatan Udara Supadio di Kalimantan Barat sangat bernilai strategis, karena wilayah perbatasan dengan negara lain tentunya memerlukan suatu kesiapsiagaan yang sifatnya terus menerus dan berkesinambungan.

"Sehingga apabila ada tindakan pelanggaran oleh negara lain dapat diketahui sejak dini dan selanjutnya dapat dicegah," kata Kolonel Pnb Ir Novyan Samyoga, Kamis (11/7/2013). Berkaitan dengan hal tersebut, Pontianak yang sekaligus menjadi pintu gerbang Kalimantan Barat perlu kiranya mendapat perhatian jika dipandang dari segi pertahanan dan keamanan. Kunjungan dari kementrian pertahanan tersebut juga akan dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur di Lanud Supadio.

RUU Keantariksaan Telah Resmi Menjadi Undang-Undang

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgllaPTkHYNZ75RMu1TNUO8mEN_vPOGf2-HrM9kENjoV-J66pMhIBxGg2_rH20G3MVuwuFxIjgiCn4ff-jsQyON_14XUHEQbLEiIrv-vWc4L3dElWy8mF0xF_0aTJoQnnheFOpEvlvwPx1t/s400/SLV+Lapan.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuqFJHz4wjQa2-kzbuzfAzvqA_KG8NXoODn5Llr8gSkDccuDy5E3KNJ7DDfOO5tkRj-w5GI9WFhCZqgdctX5f7sxLrRNz8E5S1hOJfsrdrRtL5seWgf3kSWi0ub46o19GrK8BBMrxFgIn0/s1600/Lapan_0.png

DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Keantariksaan menjadi Undang-Undang (UU) Keantariksaan. Pengesahan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta. Pengesahan tersebut sesuai dengan keputusan rapat konsultasi antara pimpinan DPR RI dengan fraksi-fraksi yang antara lain mengagendakan Rapat Pembicaraan Tingkat II Pengambilan Keputusan terhadap RUU Keantariksaan. Ketua Rapat Sidang Paripurna DPR RI mengetuk palu saat mengesahkan RUU Keantariksaan menjadi UU Keantariksaan.

Rapat pengesahan undang-undang ini dihadiri pula oleh Ketua Komisi VII DPR RI Soetan Batoegana, serta sejumlah ketua dan wakil ketua dari seluruh fraksi berbagai komisi di DPR RI. Sementara itu, dalam rapat paripurna ini, pemerintah diwakili antara lain oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi Gusti Muahmmad Hatta, Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan, Kepala Lapan Bambang S. Tejasukmana, perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Hukum dan Ham, dan Kementerian Keuangan.
http://adiewicaksono.files.wordpress.com/2009/01/lapan.jpg
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/08/31/169258_model-satelit-a2-buatan-lapan_663_382.jpg
Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI menyampaikan laporan hasil pembahasan Rancangan Undang-Undang Keantariksaan pada pembicaraan tingkat I Komisi VII DPR RI. Presiden RI, yang diwakili oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi, menyampaikan pendapat akhir mengenai RUU Keantariksaan dalam sidang tersebut. Ia mengatakan, UU Keantariksaan akan menjadi pedoman bagi pembangunan keantariksaan nasional serta melindungi kepentingan nasional dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan bangsa Indonesia. Selanjutnya, UU Keantariksaan ini dibentuk dengan tujuan untuk mewujudkan kemandirian dan meningkatkan daya saing bangsa dan negara dalam penyelenggaraan keantariksaan untuk kesejahteraan dan produktivitas bangsa.
Naskah Rancangan Undang-undang tentang Keantariksaan menjadi Undang-undang Keantariksaan diserahkan oleh Pramono Anung kepada pihak pemerintah yang diwakili Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Hukum dan Ham, dan Kementerian Keuangan.

Rabu, 10 Juli 2013

Komandan FCR Kunjungi Markas Indobatt

http://www.tni.mil.id/mod/news/images/normal/5062cb0aab0f9be04658a9efdb1c6765.jpg

Kolonel Christopher Baudoin selaku Komandan FCR (Force Commander Reserve) yang baru beberapa bulan lalu menggantikan Kolonel E. Pelter melakukan kunjungan ke Indobatt (Indonesia Battalion), di desa Adchid Al Qusayr UNP 7-1, Rabu (10/7). Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan setelah Komandan Satgas Indobatt XXIII-G/UNIFIL, Letkol Lucky Avianto menghadiri dan memberikan selamat atas jabatan baru Kolonel Christoper Baudoin sebagai Komandan FCR.

Kedatangan Komandan FCR diterima langsung oleh Komandan Indobatt beserta para Komandan Kompi dibawah jajaran Indobatt, diruang kerja Dansatgas. Dalam ramah tamah singkatnya Kolonel Christoper mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa menjalin hubungan dengan Kontingen Indobatt, terlebih dengan adanya pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) Indobatt-FCR dan Ibadah bersama yang masih terus berjalan.

Ditempat yang sama Dansatgas Indobatt juga menyampaikan terima kasih atas kedatangannya di Mako Indobatt, harapan yang sama pun juga disampaikan oleh Dansatgas Indobatt, beliau berharap hubungan bilateral ini dapat terus terjalin sehingga kita dapat bersama-sama menyelesaikan Misi di Lebanon ini dengan lancar.

Diakhir kunjungannya Kolonel Christoper juga mendapat kehormatan menanamkan pohon sebagai tradisi yang diberlakukan di Indobatt sekaligus sebagai lambang kebersamaan dan turut mendukung pencanangan program penghijauan di Indobatt.

IRAN : Jangan PERCAYA Kerjasama Dengan AS

http://www.todayonline.com/sites/default/files/photos/43_images/ezxiran0227web_read-only.jpg

Amerika Serikat dianggap sebagai mitra yang tak bisa dipercaya. Bahkan menurut pejabat tinggi pemerintahan Iran, pernyataan-pernyataan pemerintah AS yang menentang terorisme dan mendukung demokrasi juga terbukti bohong. Hal tersebut dilontarkan Saeed Jalili, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, SNSC dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Afghanistan Ershad Ahmadi yang berkunjung ke Teheran, Iran pada Selasa, 9 Juli waktu setempat. "Sifat kebijakan-kebijakan AS diwilayah ini mengindikasikan bahwa

AS menentang persatuan, stabilitas dan kemajuan di dunia muslim," cetus Jalili seperti dilansir Press TV. "Bagi komunitas internasional, khususnya rakyat di wilayah mulai dari Afghanistan hingga Mesir, klaim-klaim AS yang menentang terorisme dan mendukung demokrasi telah terbukti palsu," imbuh pejabat yang mewakili pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di SNSC tersebut.
 
Menurut Jalili, "mendukung terorisme dan menentang demokrasi" menjadi landasan kebijakan AS di wilayah
tersebut. Dalam pertemuan dengan pejabat tinggi Afghan tersebut, Jalili juga menekankan kesamaan budaya
antara Iran dan Afghanistan serta perlunya untuk meningkatkan hubungan bilateral dalam berbagai sektor. Jalili juga optimis bahwa kerjasama antara Republik Islam Iran dan Afghanistan akan kian meningkat menyusul penarikan sepenuhnya pasukan AS dan sekutunya dari Afghanistan.

Indobatt : Aksi Smart Car di Desa Assuwanan

http://www.pkc-indonesia.com/images/pmpp/smart%20car%201.JPG

Waktu liburan yang berlangsung di Lebanon Selatan merupakan waktu yang panjang. Masa libur pendidikan berlangsung pada musim panas (summer) selama tiga bulan. Waktu banyak di isi oleh pelajar untuk melakukan kegiatan ekstrakulikuler. Kontingen Indonesia memanfaatkan waktu tersebut untuk bermain bersama. Kegiatan terpadu tersebut  telah direncanakan dan terselenggara  di sebuah Balai Desa tepatnya di Desa Assuwanan, Selasa (9/7/2013).

http://www.pkc-indonesia.com/images/pmpp/smart%20car%203.JPG

Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL yang di pimpin oleh Letkol Inf Lucky Avianto mengisi kegiatan liburan anak-anak Lebanon tersebut dengan membawa smart car untuk berinteraksi dengan para pelajar tersebut. Smart car yang dimiliki Indobatt (Indonesia Battalion) merupakan prototype dari mobil pintar yang dibuat di Indonesia. Mobil pintar yang di luncurkan oleh Ibu negara Ani Yudhoyono sejak tahun 2006 ini menjadi inspirasi Indobatt untuk melakukan kegiatan Cimic (civil military cooperation).

Dengan buku bacaan berbahasa Arab, Inggris dan Perancis, untuk menyesuaikan dengan bahasa nasional Lebanon,  kegiatan ini membuat para pelajar antusias. Film tentang Indonesia, APE (Alat Permainan Edukasi)  sejumlah 5 unit, sound system 1 unit   tersedia  di dalam mobil pintar tersebut. Sementara buku yang dimiliki juga ditambah dengah buku-buku pengetahuan tentang Indonesia dan Kebudayaannya. Sarana tersebut merupakan batuan Ibu negara untuk mendukung misi Indobatt yang berada di Lebanon.

Komandan Kodim 0409/Rl Diserahterimakan

http://www.tniad.mil.id/images/banners/12072013_swrjy.jpg

Pada  hari Rabu 10 Juli 2013 Pkl 16.30 Wib Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Teguh Pambudi bertindak  selaku Inspektur Upacara pada acara Serah terima tugas, wewenang dan tanggung Jawab jabatan Dandim 0409/RL dari pejabat lama Letnan Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto kepada pejabat baru Letnan Kolonel Kav Sugi Mulyanto di Balai Prajurit Gamas.

Dalam amananatnya Danrem 041/Gamas mengatakan, Saya  atas nama Komando dan selaku Pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letnan Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto atas dedikasi, loyalitas  dan pengabdiannya selama ini selaku Komandan Kodim 0409/RL  dan saya ucapkan juga selamat dan sukses di tempat tugas yang baru sebagai Waka Pendam II/Swj.

Lebih lanjut Danrem memberikan ucapan selamat kepada Letnan Kolonel Kav Sugi Mulyanto, atas pengangkatannya sebagai Komandan Kodim 0409/RL beserta isteri, dengan berbekal pengalaman sebelumnya sebagai Danyonkav 5/Serbu Dam II/Swj saya yakin saudara akan mampu mengemban tugas sebagai Komandan Kodim 0409/RL dengan baik.

Kodim 0409/RL sebagai salah satu Komando Kewilayahan yang berada dijajaran Korem 041/Gamas mempunyai tugas yang cukup berat, secara geografi meliputi tiga  wilayah kabupaten  yaitu  Rejang  Lebong, Lebong  dan Kepahyang berbatasan langsung dengan Sumatra Selatan, yang perlu diwaspadai  di wilayah ini adalah masalah yang akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian kita semua yaitu di wilayah Kecamatan Lembak jalan lintas antara Curup-Lubuk Linggau sering terjadi  perampokan, tepatnya  di Desa Binduriang. sehingga persoalan ini diharapkan segera berakhir jangan sampai peristiwa serupa terjadi pada anggota kita.

Pada kesempatan yang baik ini pula, saya tekankan kepada warga Kodim 0409/RL dan jajarannya, agar dalam melaksanakan tugas Binter senantiasa menerapkan hal-hal yang mendasar bagi kehidupan prajurit, seperti  yang  terkandung     dalam    Sapta    Marga,    Sumpah    Prajurit dan Delapan Wajib TNI, serta Panca Prasetya  Korpri.  dan jangan lupa bahwa esensi Binter adalah terwujudnya Kemanunggalan TNI Rakyat yang didalamnya terkandung makna yaitu harus  selalu baik-baik dengan rakyat.

Hadir dalam acara tersebut Kasrem 041/Gamas Letkol Inf Bedali Harefa, SH, Para Dandim, Para Kabalak Rem dan Para Kasirem 041/Gamas, serta Ibu Ketua Persit KCKk Koorcab Rem 041 PD II/Swj beserta Pengurus.

Demi Tugas, Pilot Pesawat Tempur TNI AU Tidak Menjalankan Ibadah Puasa

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJOVHiZaNTxMMwPEi-EgfiDcdEP1PypPZLug-OqM_U-JFBgXbjq0m4G-OYY_7M-QrvjVtdHoQvuwstNoi_LCmOaylZrhbXBYCFav76LJqQv5uP-FdqbWrXCGq9-P7GLcEdRzBCdOtG55Bq/s400/TEMPUR1.jpg

Puasa di Bulan Ramadan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh umat muslim. Tak terkecuali bagi para penerbang tempur TNI AU di Lanud Iswahjudi. Namun ternyata puasa seorang pilot tempur tak semudah orang lain. "Dalam melaksanakan tugasnya seorang penerbang harus dalam kondisi yang prima, sehingga tahu bagaimana mensiasati kegiatan terbang dalam keadaan berpuasa," kata Kepala Rumah Sakit Lanud Iswahjudi Letkol Kes Roikhan Harowi. Demikian keterangan pers dari Lanud Iswahyudi, Rabu (10/7).

Menurut dokter Roikhan, dalam keadaan berpuasa gula darah dalam tubuh akan turun sehingga menimbulkan rasa lemah dan mengantuk. Hal ini sangat berbahaya jika melakukan terbang yang membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Apalagi membawa pesawat tempur F-16 dengan kecepatan luar biasa. "Dalam melaksanakan tugas di bulan Ramadan, jika penerbang melaksanakan tugas terbang dibawah jam 10.00, dapat tetap berpuasa, namun jika mendapat tugas terbang setelah jam 10.00 disarankan untuk tidak puasa, dan dapat diganti pada hari atau bulan lain," kata Letkol Roikhan.

Menurut Letkol Roikhan, puasa merupakan kewajiban bagi umat muslim. Di sisi lain, pilot harus menjaga keselamatan penerbang dari tuntutan tugas yang harus dilaksanakan sebagai prajurit TNI Angkatan Udara.