
"Rusia siap menawarkan sebagian dari tender produk Rusia-Turki (sistem pertahanan udara) yang berdasarkan sistem S-300VM. Misalnya, untuk mengintegrasi sistem pertahanan udara (S-300VM) di kendaraan/peralatan militer Turki," ujar Ladygin saat pameran senjata di ibukota Peru Lima. Sistem pertahanan udara S-300VM/Antey 2500 (SA-23 Gladiator) dilengkapi dengan kendaraan jenis baru, radar array canggih dan enam peluncur untuk setiap kendaraan.
Versi berikutnya dari sistem rudal S-300, yang disebut dengan S-300PMU1, memiliki jangkauan lebih dari 150 kilometer dan dapat mencegat rudal balistik dan pesawat di ketinggian rendah dan tinggi, sehingga efektif unuk menangkal serangan udara.












