Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Minggu, 29 September 2013

Iran Luncurkan Pesawat Tanpa Awak Terbaru yang Diberi Nama Shahed 129

http://defense-update.com/wp-content/uploads/2013/09/20130928-105818.jpg

Shahed 129 memiliki kemampuan untuk menjaga radiusnya sampai 200 kilometer,  dan pesawat tanpa awak ini dapat digunakan untuk menghadapai kejahatan dan teroris, menemukan dan mengidentifikasinya di perbatasan laut atau darat, juga dapat digunakan untuk kepentingan lingkungan hidup, memotret gambar dan mengirimkan foto-foto udara. 

Seperti dilaporkan Fars News (28/9), pameran dan peluncuran pesawat tanpa awak militer produk Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) atau Pasdaran yang dinamai Shahed 129, dihadiri oleh Jenderal Mohammad Ali Jaafari, Panglima Tinggi Pasdaran. Kemampuan merancang dan memproduksi pesawat tanpa awak jenis ini sampai sekarang masih didominasi Amerika Serikat, namun mulai hari ini Iran dengan kerja keras para pakar dalam negeri berhasil menguasai teknologi pembuatan pesawat tanpa awak jenis ini.

Shahed 129 mampu memuat delapan bom atau rudal pintar Sadid dalam waktu yang bersamaan dan ia dirancang untuk membidik target diam dan bergerak. Keakuratan membidik sasaran dalam radius operasi 1700 kilometer dan terus menerus selama 24 jam hanya dengan sekali isi bahan bakar , merupakan kelebihan pesawat tanpa awak militer baru Iran ini. Shahed 129 juga dapat lepas landas dan mendarat di setiap pangkalan udara.

Batas ketinggian terbang Shahed 129, 24 ribu kaki yang tersambung dengan terminal kontrol portabel di darat. Pesawat tanpa awak jenis ini dapat melindungi negara dengan biaya yang sangat rendah. Biaya yang harus dikeluarkan untuk setiap jam penerbangan jet-jet tempur militer mencapai 10 ribu dolar, pada saat yang sama pesawat tanpa awak ini hanya membutuhkan biaya satu juta rial, atau setara dengan 30 dolar untuk setiap jam penerbangannya. Panglima Tinggi Pasukan Garda Revolusi Islam Iran telah menginstruksikan produksi massal Shahed 129.

Menlu AS Mengatakan Indonesia Ikut Berperan Penting Dalam Penyelesaian Krisis Suriah

http://www.state.gov/img/13/54016/indonesia_600_1.jpg

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Marty M. Natalegawa, berdiskusi dengan Menlu Amerika Serikat, John Kerry, di sela-sela sidang Majelis Umum PBB, di New York, kemarin (27/9/2013). Dalam diskusi itu, Kerry mengapresiasi kontribusi Indonesia dalam upaya merampungkan krisis di Suriah.

Kerry juga mengapresiasi Indonesia dalam menciptakan situasi damai di kawasan Asia Pasifik. Mengutip pemberitaan di situs Kemlu RI, Sabtu (28/9/2013), Menlu AS itu menekankan, bahwa peran dan kontribusi Indonesia selalu menjadi bagian dari solusi atas permasalahan global melalui cara-cara diplomasi.

”Kesiapan Indonesia untuk menjadi bagian dari Pasukan Perdamaian PBB atas mandat dan di bawah payung PBB merupakan kontribusi nyata dalam upaya menyelesaikan permasalahan di Suriah,” kata Kerry. Selain itu, Pemerintah AS juga mengapresiasi posisi prinsipil Indonesia terkait dengan penolakan penggunaan senjata kimia di Suriah.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu AS juga menggaris bawahi peran penting Indonesia dalam menciptakan kawasan yang stabil dan damai di Asia Pasifik, termasuk soal isu Laut China Selatan. Kawasan yang stabil dan damai di Asia Pasifik telah memungkinkan negara-negara di kawasan untuk melanjutkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Menlu Marty menyampaikan, arti penting negara-negara di kawasan Asia Pasifik termasuk AS guna menciptakan situasi yang kondusif bagi keberlanjutan stabilitas keamanan dan kesejahteraan di kawasan Asia Pasifik.

“Indonesia dan negara-negara ASEAN akan melanjutkan kepemimpinan dalam membangun arsitektur regional di kawasan yang senantiasa mengedepankan stabilitas bersama, keamanan bersama, dan kemakmuran bersama,” kata Marty.

Kedua Menlu juga membahas upaya meningkatkan hubungan bilateral kedua negara dengan, dengan menghaidiri Komisi Bersama tingkat Menteri pada akhir tahun 2013 di Indonesia. Selain itu kedua Menlu juga membahas persiapan KTT APEC yang akan diselenggarakan pada tanggal 7-8 Oktober 2013 di Bali.

Menolak Tawaran AS Turki Lebih Memilih Rudal Buatan China

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU2UIAH3MWzWJxAzHgeTFm3DSkC3ETCfRyW_Lx8HIF8SWbiHWAcoZyQRBStpCYa4MB-ljeZGkrcSWwdCLuxywzdMT2ZGCpD7E7jBcABmyP4dfPjX9b-tR_IGOqfSrcNmuXgSwJOoHXytYm/s640/fl5.jpg

Amerika Serikat (AS) menentang sikap Turki yang memilih perusahaan Cina membantu mengembangkan sistem pertahanan rudalnya. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan, ini menjadi persoalan serius. Pekan ini, Turki memutuskan melakukan kerja sama dengan perusahaan dari Cina, Precision Machinery Import and Export Corp. Mereka meninggalkan perusahaan-perusahaan dari AS, Rusia, maupun negara-negara Eropa lainnya.

Turki memilih sistem pertahanan rudal FD-2000 buatan CPMIEC. AS menyatakan, perusahaan tersebut berada dalam daftar sanksi negara mereka. Sebab, perusahaan asal Cina itu membantu Iran, Korea Utara, dan Suriah dalam pengembangan senjata. “Kami memandang serius langkah Turki melakukan kontrak dengan perusahaan yang kami jatuhi sanksi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS. Apalagi, sistem yang dikembangkan itu tak akan bisa dioperasikan bersama dengan negara mitra lainnya.

Khususnya, negara-negara yang tergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Ia mengatakan, AS akan melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai hal ini dengan Turki. Sejumlah pengamat pertahanan dari Barat mengaku terkejut dengan langkah Turki.

Mereka sebelumnya menduga Turki akan memilih Raytheon Co, perusahaan asal AS yang membangunan rudal Patriot. Apalagi, selama ini Turki dikenal merupakan sekutu AS. Pilihan alternatif lainnya adalah Eurosam SAMP/T, perusahaan gabungan Prancis dan Italia.

Para pengamat lainnya menyatakan, sikap Turki merupakan pesan tegas dari Turki. Pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan ingin mengatakan, Turki memiliki mitra alternatif selain negara-negara anggota NATO. “Turki menginginkan kerja sama dengan pemain global lainnya, yaitu Cina,” kata pakar ekonomi Universitas Turgut Ozal Ramazan Tas, seperti dikutip laman berita //Todays Zaman//, Jumat (27/9). Turki, kata dia, juga tak mau terlalu bergantung pada Barat.

Ia menambahkan, dengan bermitra dengan Cina, Turki berharap ada transfer teknologi. Sebab, perusahaan Turki akan bersama-sama mengerjakan sistem pertahanan rudal dan rudal jarak jauh dengan perusahaan Cina itu.

Selama ini, Turki mengembangkan program untuk memperkuat industri lokal. Kebijakan memilih melibatkan perusahaan dalam negeri dan Cina dalam mengembangkan sistem itu dianggap tepat. Jumlah kontrak yang ditandatangani nilainya sebesar 4 miliar dolar AS.

Kopassus Berlatih Perang DiTabanan Bali

http://riandysyarif.files.wordpress.com/2009/11/kopassus.jpg

Persawahan Tabanan tak hanya menarik wisatawan. Pasukan elite TNI-AD, Kopassus memanfaatkan persawahan bumi lumbung padi ini untuk berlatih perang, Sabtu (28/9) malam. Sebanyak 270 personel korps baret merah menggelar latihan terjun di areal Subak Aseman, Desa Megati, Selemadeg Timur (Seltim).

Latihan ini bagian dari pemantapan operasi taktis sunyi senyap atau infiltrasi di malam hari. Penerjunan diawali terbang dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta menggunakan empat pesawat Hercules C130. Setelah terbang dua jam, tepat pukul 20.00 wita, pesawat menderu di langit pesisir selatan Tabanan. Sejurus kemudian, seluruh pasukan diterjunkan tanpa penerangan apa pun. Mereka terbagi dalam 12 kelompok penerjunan. Aksi ini berlangsung singkat. Tak sampai satu jam seluruh personel bersenjata lengkap mendarat dengan mulus. "Hasil evaluasi, seluruh pasukan mendarat selamat. Mereka sukses melakukan penerjunan malam hari," kata Wadanjen Kopassus, Brigjen TNI M. Herindra, usai memantau langsung latihan penerjunan.

Jenderal bintang satu ini menambahkan, penerjunan mengambil ketinggian sekitar 1.500 kaki. Latihan ini bertujuan melatih keahlian personel Kopassus dalam perang malam hari. Targetnya, menghindari pantauan musuh, lalu dengan cepat mengepung wilayah. "Karena itu, tak ada cahaya satu pun yang menyala. Artinya, operasi benar-benar sunyi dan rahasia," tegasnya. Begitu mendarat, jelasnya, seluruh pasukan bergerak cepat ke titik penyerangan.

Ditambahkan, latihan kemarin adalah gerakan awal strategi penyerangan. Usai mendarat, pasukan berjalan kaki menyusuri persawahan, termasuk menyeberang sungai. Latihan akan berlanjut hingga ke Mengwi, Badung. "Kita akan berlatih terjun lagi dengan ketinggian 10.000 kaki. Jadwalnya 3 Oktober nanti," imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan ini tak sekadar latihan rutin. Usai latihan, seluruh pasukan akan disiagakan di Bali mendukung pengamanan KTT APEC. Persawahan Tabanan sengaja dijadikan pintu penerjunan karena lokasinya cukup luas dan tidak membahayakan. Latihan kemarin dihadiri sejumlah petinggi Kodam IX/Udayana, termasuk Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf. Rudi Hermawan. Hadir juga perwakilan Muspida Tabanan. Meski gelap gulita, latihan penerjunan tetap menarik perhatian warga. Sejak sore, ratusan warga sudah memadati sekitar posko latihan untuk melihat dari dekat. Tepuk tangan warga beberapa kali pecah ketika melihat para penerjun melayang keluar dari badan pesawat. Mereka menonton dari dua layar monitor yang terpasang di posko.

Sabtu, 28 September 2013

Lagi, Jet Tempur F-5E Korsel Jatuh

 http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/28/0650571AIR-F-5E-USAF-Aggressors-lg780x390.jpg

Satu pesawat jet tempur jenis F-5E Angkatan Udara Korea Selatan jatuh di kawasan pegunungan di wilayah Jeungpyeong, Korea Selatan, Kamis (26/9/2013). Pesawat ini dilaporkan jatuh dalam sesi latihan rutin.

Dikutip dari kantor berita Korsel Yonhap, Sabtu (28/9/2013), kecelakaan dalam latihan rutin di wilayah yang berjarak sekitar 137 kilometer dari Seoul itu tak sampai memakan korban jiwa. Sang pilot yang hanya diidentifikasi sebagai Kapten AU Korsel bernama Lee (32) bisa menyelamatkan diri dengan menggunakan kursi pelontar.

Dalam pernyataan tertulis dari Angkatan Udara (AU) Korsel disebutkan, pesawat berusia tua itu tak dapat dikendalikan sesaat setelah lepas landas sekitar pukul 10.48 waktu setempat. Pesawat jatuh tak lama sesudahnya, dengan ledakan keras terdengar satu jam sesudah pesawat jatuh.

Otoritas terkait dilaporkan langsung menjalankan penyelidikan dan menutup kawasan seputar lokasi jatuhnya pesawat untuk menghindari ledakan lanjutan. Jet tempur yang jatuh ini diketahui telah beroperasi sejak 1978 dan menjalankan 6.610 jam terbang.

AU Korsel dalam pernyataannya mengatakan, mereka sudah berencana "memensiunkan" 220 jet jenis itu pada 2017. Korea Selatan menggunakan beberapa varian jet tempur F-5 di skuadron pesawat tempurnya, mulai dari F-5 dengan varian A, B, E, dan F, yang kemudian pada 2002 diperkuat 60 jet tempur F-15K buatan perusahaan pesawat Boeing.

Sebelumnya, kecelakaan serupa yang melibatkan tiga jet tempur F-5 terjadi pada 2010 di Provinsi Gangwon. Lima pilot tewas dalam kecelakaan itu.

Sementara itu, pada awal pekan ini, seperti diberitakan The Korea Times dan The Korea Herald, Pemerintah Korea Selatan melalui Badan Administrasi Program Pembelian Pertahanan (DAPA) telah membatalkan rencana pembelian jet tempur F-15 Silent Eagle. Semula, paket pembelian senilai 7,7 miliar dollar AS tersebut dilakukan untuk mengganti seluruh skuadron jet tempur tua Korea Selatan, pada kurun 2017 sampai 2021.

Selain Boeing, dua produsen jet tempur mengikuti tender pengadaan yang kemudian dibatalkan itu, tetapi gagal karena harganya melampaui pagu anggaran. Dua peserta tender yang gagal itu adalah Lockheed Martin dengan jet tempur F-35A dan perusahaan European Aeronautic Defense and Space dengan Eurofighter Typhoon. 

Panglima TNI Tinjau Latihan Demo Gabungan TNI Di Mako Marinir Cilandak

http://www.marinir.mil.id/images/Berita/2013/9_September/panglimatnitinjaukesiapandemogabtni2.jpg

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko meninjau kesiapan Tim Demo Gabungan TNI dalam rangka HUT TNI ke-58 di Bhumi Marinir Cilandak,Kesatrian Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Jum’at (27/09/2013)

Sebelum menyaksikan secara langsung latihan demonstrasi gabungan TNI, Panglima TNI beserta rombongan melaksanakan Sholat Jum’at di Masjid Al-Iqlas Marinir Cilandak dan makan siang bersama dengan para prajurit yang terlibat Demonstrtasi Gabungan TNI di lapangan tembak Marinir Jusman Fuger Cilandak.Tim demontrasi gabungan TNI yang terdiri dari prajurit-prajurit terbaik Angkatan Darat, Angkatan Laut serta Angkatan Udara ini memperagakan berbagai macam Demonstrasi keterampilan antara lain senam perahu karet dan senam balok, kolone senapan, terjun payung, sertamenembak cepat dan tepat oleh pasukan khusus dari tiga angkatan, Den 81, Denjaka, dan Den Bravo. Rencananya kegiatan tersebut akan memeriahkan Hari Ulang Tahun TNI ke-58 mendatang.

Panglima TNI merasa bangga dan puas usai menyaksikan demonstrasi yang ditampilkan oleh prajurit gabungan TNI tersebut, setelah bersusah payah dengan mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk penampilan terbaik ini.Turut hadir dalam acara tersebut Kasal Laksamana TNI DR. Marsetio, Kasum TNI Marsdya Boy Sahril Qamar, Asops Panglima TNI Didit Ashaf Herdiawan, Pangarmabar Laksda TNI Bambang Wahyudi, Dankormar Mayjen TNI (Mar) A. Faridz Washington dan seluruh pejabat teras Kormar dan Pasmar-2.

Jumat, 27 September 2013

Boeing Berhasil Modifikasi Pesawat Tempur F16 Menjadi Pesawat Tempur Tanpa Awak

http://news.bbcimg.co.uk/media/images/70106000/png/_70106349_tes2.png

Perusahaan teknologi dirgantara Boeing mengungkap mereka telah mengubah sebuah jet tempur menjadi pesawat tak berawak. Jet jenis Lockheed Martin F-16 untuk pertama kalinya terbang tanpa pilot pada pekan lalu. Dua pilot Angkatan Udara AS mengontrol jet ini dari darat saat uji terbang dari pangkalan Florida ke Teluk Meksiko. Boeing menyatakan inovasi ini bisa digunakan untuk membantu pilot yang tengah berlatih dan sebagai sasaran tembak saat berlatih tempur udara.

Jet tempur ini sebelumnya sudah tidak lagi dipakai selama 15 tahun tersimpan di hanggar Arizona dan kemudian dimodifikasi sehingga bisa terbang dengan ketinggian 12,2 km dan mencapai kecepatan Mach 1,47 atau sekitar 1.800km/jam. Jet tempur tak berawak ini juga mampu melakukan sejumlah gerakan manuver termasuk gerakan "split S", sebuah gerakan dimana posisi pesawat terbalik sebelum membuat setengah lingkaran sehingga bisa mengubah arah secara berlawanan.

Manuver tersebut biasa digunakan dalam pertempuran untuk menghindari tembakan misil lawan. Boeing mengatakan dalam uji coba tersebut, jet F-16 tak berawak itu ditemani  dua pesawat tempur lainnya guna menjamin bahwa pesawat itu tetap dalam pantauan, dan jet tersebut juga bisa menghancurkan diri sendiri jika dibutuhkan. "Jet ini terbang dengan hebat, semuanya bekerja dengan sangat baik, membuat pendaratan yang cantik, mungkin salah satu pendaratan terbaik yang pernah saya lihat," kata Paul Cejas, kepala teknisi proyek ini.


Letkol Ryan Inman, Komandan Skuadron 82 Angkatan Udara AS juga memuji tes terbang tersebut. "Terlihat sedikit berbeda melihat tidak ada orang di dalamnya, tetapi itu adalah penerbangan yang luar biasa," katanya. Boeing mengatakan telah memodifikasi enam jet F-16, yang kini diberinama QF-16, dan militer AS sekarang berencana untuk menggunakannya dalam uji tembak langsung. Tetapi, seorang juru bicara gerakan Kampanye Hentikan Robot Pembunuh memperingatkan atas kemungkinan penggunaan jet ini dalam armada perang.

"Saya sangat khawatir jet ini digunakan untuk menyerang orang di lapangan," kata Profesor Noel Sharkey. "Saya terutama khawatir tentang kecepatan tinggi yang bisa mereka tempuh sehingga mereka tidak bisa mengenali target mereka dengan jelas." "Ada alasan untuk meyakini bahwa apa yang disebut 'target' bisa menjadi tes untuk alat perang tak berawak, semakin mendekatkan kita pada alat pembunuhan otomatis."

Kesaksian Tentara dan Dokter Terhadap Aksi Biadab Teroris Al Shabaab di Mal Westgate Kenya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhj8UeCHndUYO8thEw-X8TNSQ5lkI8ChDdJAdino_Z_QdKZVXC6ndNCmCAP06J9lIuv_oJU-b6mtGKY3Pkx8gbMkpeIk3uJKgz5TK5pBIFoFYiaYZWktgvQ4TtZzC6lBCcYB9kWkJer5sIU/s640/Kondisi+para+korban+teroris+di+Kenya+mengenaskan.jpg

Sebuah kesaksian mengerikan diungkap oleh seorang tentara dan dokter yang telah diizinkan masuk ke dalam mal Westgate, Nairobi, Kenya untuk mencari sisa korban tewas. Begitu masuk ke dalam, mereka melihat banyak jenazah yang terlihat disiksa terlebih dulu baru kemudian dieksekusi mati oleh anggota kelompok militan asal Somalia, al Shabaab. Laman Dailymail, Kamis 26 September 2013 melansir pernyataan seorang dokter yang tidak ingin disebut namanya. Dia melihat begitu banyak anggota tubuh seperti hidung, mata, dan telinga berserakan. Tentara dan dokter ini diizinkan masuk ke dalam mal, setelah tim penjinak bom memastikan mal Westgate aman untuk dimasuki.

http://static.liputan6.com/201309/kenya-penyerangan-7-130923.jpg

"Anda akan menemukan jenazah para sandera dengan kaki menggantung dan mereka ada di atas atap," ungkap dokter itu. Selain itu, dia juga melihat para jenazah yang tidak lagi memiliki mata, hidung dan telinga. Semua organ itu dipotong oleh anggota kelompok teroris. "Mereka akan memotong tangan Anda dan menyerutnya sehingga terlihat seperti sebuah pensil. Lalu para pelaku meminta Anda untuk menulis nama Anda sendiri dengan darah," ucap dokter itu yang memaparkan cerita yang kian membuat dahi berkernyit.

Bahkan anak-anak pun juga tak luput menjadi korban keganasan teroris. Anggota kelompok teror itu menancapkan pisau ke tubuh anak-anak. Jasad mereka lalu dimasukkan ke dalam lemari pendingin makanan dengan pisau masih menancap. "Apabila Anda melihat semua jasad ini, kecuali mereka yang pada akhirnya berhasil meloloskan diri, maka para pelaku memotong jari-jari mereka dengan tang. Hidung mereka juga ditarik menggunakan tang," kata dia.

http://static.liputan6.com/201309/kenya-detikdetik-6-130923.jpg

Menurut sang dokter, hal seperti itu merupakan penderitaan yang tak terampuni perihnya. Semua kesaksian si dokter lalu dimuat di harian Kenya, The Star. Kesaksian serupa juga diungkap oleh tentara militer Kenya. Saat masuk, dia menemukan jasad para sandera sudah dimutilasi. Mereka disiksa terlebih dahulu dengan cara tangannya dipotong menggunakan tang sebelum akhirnya dibuat buta dan digantung di langit-langit. Dia berhasil mengabadikan beberapa gambar dari dalam mal usai porak poranda.

Namun si tentara begitu trauma saat keluar dari dalam mal. Dia merasa perlu mencari bantuan seorang konsultan psikolog untuk menenangkan dirinya. Kendati informasi yang diungkap oleh dokter dan tentara itu belum dapat diverifikasi kebenarannya, karena proses pencarian korban masih terus berlangsung, namun menurut editor asal Inggris untuk harian The Star, William Pike, mengungkap cerita itu tidak bohong.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/09/23/222997_pengunjung-yang-terluka-dibantu-keluar-dari-mal-kenya-_663_382.jpg

Pasalnya reporter yang tengah mengerjakan berita itu juga memberikan keterangan serupa soal kondisi jasad sandera, namun dari sumber berbeda. "Kami memiliki keterangan lain dari seorang sumber dan sudah direkam. Dia menjelaskan situasi di dalam dengan begitu jelas dan geram melihat kondisi tersebut," ungkap Pike seperti dilansir laman The Independent. Detail soal momen terakhir dari para sandera ketika masih disekap anggota al Shabaab membuat publik marah karena pemerintah tetap diam dan enggan membeberkan informasi detailnya.

Banyak misteri

http://media.vivanews.com/images/2013/09/27/223675_tiga-lantai-di-mal-westgate--nairobi--kenya--roboh-.jpg

Masih banyak misteri yang menyelimuti kasus terorisme mal Westgate ini seperti apa yang terjadi dengan para sandera yang hingga kini belum ditemukan, apa yang terjadi dengan anggota kelompok militan lainnya, dan apa yang menyebabkan sebagian dari mal Westgate tiba-tiba bisa roboh. Polisi berkali-kali meminta publik untuk bersabar karena mereka baru memulai proses untuk mengumpulkan barang bukti dan pencarian jenazah. Pernyataan serupa juga diungkap oleh Menteri Dalam Negeri Kenya, Joseph Ole Lenku.

Lenku mengatakan proses pencarian jenazah korban bisa memakan waktu paling cepat satu minggu. Dia menyebut beberapa jenazah masih terperangkap di bawah reruntuhan mal. Bangunan mal itu roboh pada Senin kemarin ketika tentara pemerintah meluncurkan serangan massif ke dalam mal. Menurut seorang pejabat berwenang, lubang di atap mal disebabkan roket granat yang diluncurkan tentara militer Kenya, sehingga ada bagian mal yang roboh. Akibat serangan itu, sekitar 150 orang diprediksi ikut terbunuh.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/09/24/223150_asap-membumbung-dari-mal-westgate-di-kenya-_663_382.jpg

Saat terjadi kebakaran, leher para sandera dilaporkan digorok pelaku, lalu jasadnya dibuang dari balkon lantai tiga. Sebagian korban yang masih hidup dan dilempar berteriak histeris. Peristiwa itu terjadi ketika drama penyanderaan diprediksi akan berakhir karena tentara pemerintah mulai menyerbu secara massif. Mereka mulai bergerak pada Senin pagi pukul 6 waktu setempat. Saat tentara mulai bergerak, helikopter dari atas mal mulai mendekati gedung. Namun upaya mereka sempat terhalangi, karena penembak jitu al Shabaab lagi-lagi berhasil memukul mundur para tentara. Langkah terakhir diambil dengan melempar gas air mata untuk membuat anggota kelompok militan itu keluar. Sementara para teroris lain memilih untuk meledakkan diri mereka sendiri.

Diyakini akibat ledakan itu, menyebabkan kebakaran yang menewaskan puluhan pengunjung mal di dalam sebuah supermarket. Laporan lain menyebut sebagian besar anggota al Shabaab yang menyadari posisinya terdesak lalu membakar anggota lainnya sehingga identitasnya tidak dikenali. Keesokan harinya, tentara militer Kenya mendapat perintah agar langsung menembak mati.

http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/25/1536400Tentara-Kenya-Kepung-Mal780x390.jpg

Serangan terakhir kemudian diluncurkan pada pukul 5 sore dari atap mal. Mal Westgate kemudian diumumkan telah diambil alih sepenuhnya dalam jangka waktu setengah jam. Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, mengumumkan pada Selasa malam, bahwa tentara militer telah berhasil mengalahkan kelompok al Shabaab. Sebanyak lima orang dari mereka terbunuh dalam aksi baku tembak, sementara 10 orang lainnya ditahan karena diduga terkait dengan aksi penyerangan itu.

PT Pindad Pameran Produk Indonesia 2013

http://www.bumn.go.id/pindad/files/2013/09/ppi1.jpg

Bertempat di Trans Convention Hall, The Trans Luxury Hotel Bandung, PT Pindad (Persero) berpartisipasi dalam Pameran Produk Indonesia (PPI) 2013. Pameran yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian ini dilaksanakan sejak tanggal 26 sampai 29 September 2013 dan dibuka langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun, didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Anshari Bukhari, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Barat Agung Suryamal Sutisna, dan Kepala Dinas Perindustrian Jawa Barat Ferry Sofyan Amir. Pembukaan pameran ini ditandai dengan membunyikan alat musik khas Jawa Barat, Angklung secara serempak.

Semakin terdesaknya produk-produk dalam negeri dengan kehadiran produk impor yang marak dalam kehidupan masyarakat dirasakan semakin memprihatinkan. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian ingin membawa seluruh masyarakat untuk mengetahui dan merasakan bahwa banyak produk dalam negeri yang memiliki kualitas baik dan dapat disandingkan dengan produk luar negeri. Maka, digagaslah ide untuk mengadakan pameran ini.

Bandung, Jawa Barat dinilai sesuai untuk menyelenggarakan pameran ini karena dalam pameran yang diikuti sekitar 129 perusahaan ini, mengambil tema besar inovasi dan kreativitas. Masyarakat Jawa Barat dinilai sangat sesuai dengan tema ini. Selain itu, Jawa Barat juga merupakan salah satu penyumbang terbesar untuk ekonomi nasional, mengingat sekitar 50% dari industri nasional berada di Jawa Barat.

PT Pindad (Persero) berada dalam stand ‘Produk Unggulan’ PPI 2013 bersama beberapa produk dari perusahaan lain, seperti PT Dirgantara Indonesia. PT Pindad (Persero) menampilkan beberapa mock up produk kendaraan andalannya, yaitu Panser Anoa, Kendaraan Taktis Komodo, dan Water Canon Policia. Kehadiran PT Pindad dalam stand produk unggulan merupakan sebuah bukti bahwa produk PT Pindad merupakan salah satu produk Indonesia yang diunggulkan dan itu merupakan salah satu kebanggaan tersendiri untuk perusahaan.

Semoga saja dengan adanya pameran ini, bangsa Indonesia dapat mengetahui bahwa banyak produk dalam negeri yang dapat dibanggakan. Lebih jauh lagi, semoga bangsa Indonesia dapat berdiri dengan kesuksesan dan kebanggaan berkat produksi dalam negerinya. Seperti yang diungkapkan berkali-kali oleh Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun: Tumbuhkanlah fanatisme terhadap produk Indonesia!

Kapal Pendarat Tank Leopart Diproduksi PT PAL

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1380435_441429162644058_764727780_n.jpg

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoedin mengatakan, Kementerian Pertahanan sedang menyiapkan Landing Shift Tank (LST) atau kapal pendarat tank untuk mengangkut tank besar yang akan dimiliki Indonesia. Kapal pengangkut tank itu kini sedang dibangun oleh industri pertahanan dalam negeri. "PT PAL yang membuatnya," kata Sjafrie seusai berbicara di Simposium Ketahanan Nasional di Universitas Paramadina, Jakarta, Kamis, 26 September 2013.

LST bikinan PT PAL, kata Sjafrie, disebut mampu mengangkut 10 unit tank besar seperti Leopard 2A4 sekali jalan. Dengan kemampuan itu, Kementerian Pertahanan yakin 40 unit Leopard 2A4, 63 unit Leopard 2 Revolusion, dan 50 unit Tank Marder 1A3 ukuran menengah, dan 10 Tank Pendukung mampu didistribusikan secara lancar ke beberapa wilayah Indonesia. "Akhir 2014 kapal bikinan PT PAL sudah siap," kata Sjafrie.

Masyarakat, kata Sjafrie, juga tak perlu khawatir soal bobot tank Leopard yang dianggap bakal merusak jalan raya Indonesia. Leopard 2A4, misalnya, yang berbobot 62 ton disebut bakal merusak jalanan aspal wilayah Indonesia. "Jalan kelas negara tahan dengan beban lebih lebih dari 62 ton," kata Sjafrie.

Selain menjamin jalan Indonesia cukup kokoh untuk dilewati Leopard, Sjafrie yakin tank besar itu tak akan menemui masalah ketika terjun di wilayah Indonesia. Kementerian Pertahanan, kata Sjafrie, sudah menyiapkan akses-akses khusus untuk tank-tank besar macam Leopard 2A4.

Saat ini, Indonesia sudah menerima 2 unit Leopard 2A4 dan 2 unit Marder. Empat tank itu merupakan bagian dari 163 unit tank yang dibeli Indonesia dari Pemerintah Jerman dengan total biaya senilai US$ 280 juta.