Senin, 05 Agustus 2013
Pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 11 Dibersihkan
22.30
1 comment
SEJUMLAH pesawat tempur Hawk 100/200 Skadron Udara 12 dibersihkan dengan melakukan pencucian body pesawat dan bagian-bagian lainnya di tempat pencucian lohpesawat Skatek 045, Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (5/8/2013).o
Turut membersihkan pesawat tempur taktis tersebut, Danskadron Udara 12, Letkol Pnb M. Yani Amrullah beserta sejumlah personel lainnya.
Menurut Danskadron, saat ini Skadud 13 Stand By operasi pertahanan udara. Hal tersebut berarti setiap saat Skadron Udara 12 siap tempur apabila dibutuhkan.
"Oleh karenannya seluruh pesawat harus kita siapkan termasuk kebersihannya," ujar Danskadron Udara 12, “Gangster”.o
Polisi dan TNI Memperketat Pengamanan Wilayah Untuk Mengantisipasi Aksi Terorisme
Dua kendaraan tempur milik polisi dan militer terparkir di sudut kompleks Kepolisian Resor Solo, Jawa Tengah, Senin siang (5/8). Aparat gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kepolisian kemudian mengendarai kendaraan tempur tersebut melakukan patroli kota. Juru bicara Kepolisian Solo AKP Sis Raniwati mengatakan pihak keamanan di kota itu siaga dan waspada mengantisipasi aksi terorisme.
“Ya penting untuk wilayah Solo tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk terorisme. Ini ada empat panser, kendaraan tempur TNI, yang melakukan patroli kota di Solo, kita intensifkan patroli wilayah,” ujarnya.
Aksi teror penyerangan pos polisi pengamanan Lebaran terjadi tahun lalu. Pos Polisi di Gladak dilempari granat, pos polisi di pusat perbelanjaan diserang orang tak dikenal dan menewaskan seorang polisi. Pos polisi di Gemblegan ditembaki dan melukai dua polisi. Pasukan anti-teror Kepolisian, Detasemen Khusus (Densus) 88, kemudian mengungkap, menangkap dan menembak mati pelaku penyerangan pos polisi tersebut yang ternyata kelompok teroris.
Kepala Kepolisian di Solo, Kombes Pol. Asjimain mengatakan aksi terorisme, termasuk penyerangan pos polisi yang terjadi saat Lebaran di Solo tahun lalu, dan teror bom di Jakarta Minggu malam (4/8) menjadi dorongan utama antisipasi aparat keamanan di Solo.
Vihara Ekayana di Jakarta dibom orang tak dikenal, tiga orang mengalami korban luka. Polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut. “Tahun kemarin kita gelar 10 pos pengamanan Lebaran, kita tidak kira akan ada aksi terorisme pada pos polisi maupun personel polisi. Dulu kita berpikiran pos pam Lebaran bersifat kemanusiaan membantu pemudik bisa selamat di daerah asal, pelayanan masyarakat. Ternyata ada kasus terorisme itu,” ujar Asjimain.
Menurutnya, Lebaran tahun ini pos pengamanan dikurangi menjadi empat pos namun ada delapan truk dan satu bus polisi yang siap bergerak kapan pun.
“Sikap kita sekarang apabila pelaku kejahatan melakukan tindakan membahayakan nyawa anggota polisi maupun masyarakat umum, saya instruksikan tembak ditempat. Semua personel di pos pengamanan Lebaran kita persenjatai semua. Terorisme saat ini terus terjadi, kemarin di Tulungagung, Jawa Timur, terus di daerah lain lagi. Ini bukti teror akan terus mengancam. Kita antisipasi terlebih dahulu,” ujarnya.
“Ya penting untuk wilayah Solo tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk terorisme. Ini ada empat panser, kendaraan tempur TNI, yang melakukan patroli kota di Solo, kita intensifkan patroli wilayah,” ujarnya.
Aksi teror penyerangan pos polisi pengamanan Lebaran terjadi tahun lalu. Pos Polisi di Gladak dilempari granat, pos polisi di pusat perbelanjaan diserang orang tak dikenal dan menewaskan seorang polisi. Pos polisi di Gemblegan ditembaki dan melukai dua polisi. Pasukan anti-teror Kepolisian, Detasemen Khusus (Densus) 88, kemudian mengungkap, menangkap dan menembak mati pelaku penyerangan pos polisi tersebut yang ternyata kelompok teroris.
Kepala Kepolisian di Solo, Kombes Pol. Asjimain mengatakan aksi terorisme, termasuk penyerangan pos polisi yang terjadi saat Lebaran di Solo tahun lalu, dan teror bom di Jakarta Minggu malam (4/8) menjadi dorongan utama antisipasi aparat keamanan di Solo.
Vihara Ekayana di Jakarta dibom orang tak dikenal, tiga orang mengalami korban luka. Polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut. “Tahun kemarin kita gelar 10 pos pengamanan Lebaran, kita tidak kira akan ada aksi terorisme pada pos polisi maupun personel polisi. Dulu kita berpikiran pos pam Lebaran bersifat kemanusiaan membantu pemudik bisa selamat di daerah asal, pelayanan masyarakat. Ternyata ada kasus terorisme itu,” ujar Asjimain.
Menurutnya, Lebaran tahun ini pos pengamanan dikurangi menjadi empat pos namun ada delapan truk dan satu bus polisi yang siap bergerak kapan pun.
“Sikap kita sekarang apabila pelaku kejahatan melakukan tindakan membahayakan nyawa anggota polisi maupun masyarakat umum, saya instruksikan tembak ditempat. Semua personel di pos pengamanan Lebaran kita persenjatai semua. Terorisme saat ini terus terjadi, kemarin di Tulungagung, Jawa Timur, terus di daerah lain lagi. Ini bukti teror akan terus mengancam. Kita antisipasi terlebih dahulu,” ujarnya.
Minggu, 04 Agustus 2013
Robot Ubur-ubur Buatan AS untuk Militer
Para Insinyur dari Virginia Tech College of Engineering baru saja menciptakan sebuah robot yang menarik. Robot tersebut merupakan sebuah robot autonomus yang berbentuk seekor ubur-ubur.
Proyek ini pun merupakan sebuah riset yang didanai oleh US Navy dan telah berjalan selama 6 tahun. Nantinya, robot ini pun dapat digunakan sebagai sarana untuk mengamati kondisi di lautan. Robot ini pun memiliki bentuk yang mirip dengan ubur-ubur dan bahkan gerakannya pun mirip.
Penelitian mengenai robot ini pun sudah berjalan cukup lama. Versi pertama robot yang disebut Robojelly ini diperkenalkan pertama kali pada tahun lalu. Selanjutnya, mereka memperkenalkan versi kedua yang disebut Cryo. Robot Cryo ini pun memiliki selimut waterproof yang menghubungkan delapan lengan yang bisa digerakkan.
Para peneliti tersebut pun masih akan terus melanjutkan pengembangan robot ini. Baik dari desain ataupun kemampuannya. Saat ini, robot ubur-ubur ini mampu bertahan selama empat jam. Dengan waktu masih 3 tahun lagi, pengembangan robot ini pun masih sangat memungkinkan.
KRI Dewaruci Docking Di Semarang

Pelabuhan Tanjung Emas kedatangan tamu istimewa. Sejak Senin, 1 Juli lalu, kapal perang pengemban misi diplomasi dan budaya internasional milik TNI AL, KRI Dewa Ruci, singgah untuk yang kali pertama. Kehadiran kapal yang meraih banyak penghargaan internasional itu jauh dari ingar bingar pemberitaan media. Walhasil, banyak masyarakat Kota Semarang yang tidak mengetahuinya. Kapal itu sedang docking untuk perbaikan ringan.
”Di Semarang kami docking selama empat hari sejak 1 Agustus lalu. Kami hanya melakukan perbaikan ringan, selanjutnya akan menghadiri undangan peringatan HUT Ke-100 Royal Australian Navy (RAN) di Sydney, Australia,” ungkap Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Anung Sutanto kepada Suara Merdeka di salon kapal, Kamis (1/8).
Sekitar pukul 14.00, kapal buatan Jerman 1952 itu bertolak ke Markas TNI AL di Surabaya untuk persiapan selanjutnya. Di Sydney, kapal yang telah menjelajah negara-negara di seluruh dunia itu juga akan mengikuti lomba Tall Ships Race rute Sydney (Australia)-Auckland (New Zaeland). Dalam berbagai event yang digelar di banyak negara, KRI itu selalu meraih prestasi, di antaranya predikat kapal yang paling bersahabat (friendship).
”Hal itu tidak lepas dari penampilan, kreativitas, dan keramahan ABK kepada pengunjung. Sebagai Goodwill Ambassador di Amerika Serikat, tahun lalu, tingkat kunjungan rata-rata 16.000 orang per hari,” tutur Anung Sutanto didampingi Kepala Departemen Bahari (Kadepbah) Kapten Laut (P) Sugeng Haryanto.
Tenaga Angin
Dalam lawatannya ke Australia, KRI yang diawaki 88 pernonel TNI AL itu, menempuh waktu 134 hari. ”Dengan kebutuhan BBM sekitar 360 ton solar. Kebutuhan BBM lebih irit karena kapal juga menggunakan tenaga angin untuk mendorong layar,” tambah Danlanal Semarang, Kolonel Laut (P) Rakhmawanto SE.
Kehadiran KRI yang hanya empat hari itu, ternyata tak luput dari perhatian seorang warga Tembalang, Agus Kristianto (40). Dia bersama istri dan dua anaknya pun melihat-lihat kapal itu dari dekat.
”Wah sayang ya singgahnya di Tanjung Emas kok sebentar. Padahal, banyak warga yang ingin menyaksikan kapal bersejarah ini,” ungkapnya.
Diketahui, KRI Dewa Ruci dibuat pada 1952 di Galangan HC Stulchen & Sohn Hamburg, Jerman Barat dan diluncurkan 24 Januari 1953. Kapal perang pengemban misi diplomatik dan budaya itu tercatat sebagai armada TNI AL pada 1 Oktober 1953, diresmikan sebagai kapal latih Taruna TNI AL di Surabaya.
Tipe kapal itu Barquentin atau kapal tiga layar tiang tinggi di depan, kecepatan maksimal 11,5 knot dengan kapasitas BBM 43,9 ton solar. Adapun panjang kapal dengan cocor 58,30 m, draft 4 meter, dengan jumlah layar 16 buah. Kapal itu hanya dilengkapi persenjataan ringan, salon, ruang rapat, dan bar mini. Interior kapal hampir semua menggunakan kayu jati yang cukup indah.
”Di Semarang kami docking selama empat hari sejak 1 Agustus lalu. Kami hanya melakukan perbaikan ringan, selanjutnya akan menghadiri undangan peringatan HUT Ke-100 Royal Australian Navy (RAN) di Sydney, Australia,” ungkap Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Anung Sutanto kepada Suara Merdeka di salon kapal, Kamis (1/8).
Sekitar pukul 14.00, kapal buatan Jerman 1952 itu bertolak ke Markas TNI AL di Surabaya untuk persiapan selanjutnya. Di Sydney, kapal yang telah menjelajah negara-negara di seluruh dunia itu juga akan mengikuti lomba Tall Ships Race rute Sydney (Australia)-Auckland (New Zaeland). Dalam berbagai event yang digelar di banyak negara, KRI itu selalu meraih prestasi, di antaranya predikat kapal yang paling bersahabat (friendship).
”Hal itu tidak lepas dari penampilan, kreativitas, dan keramahan ABK kepada pengunjung. Sebagai Goodwill Ambassador di Amerika Serikat, tahun lalu, tingkat kunjungan rata-rata 16.000 orang per hari,” tutur Anung Sutanto didampingi Kepala Departemen Bahari (Kadepbah) Kapten Laut (P) Sugeng Haryanto.
Tenaga Angin
Dalam lawatannya ke Australia, KRI yang diawaki 88 pernonel TNI AL itu, menempuh waktu 134 hari. ”Dengan kebutuhan BBM sekitar 360 ton solar. Kebutuhan BBM lebih irit karena kapal juga menggunakan tenaga angin untuk mendorong layar,” tambah Danlanal Semarang, Kolonel Laut (P) Rakhmawanto SE.
Kehadiran KRI yang hanya empat hari itu, ternyata tak luput dari perhatian seorang warga Tembalang, Agus Kristianto (40). Dia bersama istri dan dua anaknya pun melihat-lihat kapal itu dari dekat.
”Wah sayang ya singgahnya di Tanjung Emas kok sebentar. Padahal, banyak warga yang ingin menyaksikan kapal bersejarah ini,” ungkapnya.
Diketahui, KRI Dewa Ruci dibuat pada 1952 di Galangan HC Stulchen & Sohn Hamburg, Jerman Barat dan diluncurkan 24 Januari 1953. Kapal perang pengemban misi diplomatik dan budaya itu tercatat sebagai armada TNI AL pada 1 Oktober 1953, diresmikan sebagai kapal latih Taruna TNI AL di Surabaya.
Tipe kapal itu Barquentin atau kapal tiga layar tiang tinggi di depan, kecepatan maksimal 11,5 knot dengan kapasitas BBM 43,9 ton solar. Adapun panjang kapal dengan cocor 58,30 m, draft 4 meter, dengan jumlah layar 16 buah. Kapal itu hanya dilengkapi persenjataan ringan, salon, ruang rapat, dan bar mini. Interior kapal hampir semua menggunakan kayu jati yang cukup indah.
F-35A Unit Ke-100 Memasuki Tahap Akhir Perakitan
Unit ke 100 F-35 Lightning II yang akan ditempatkan di pangkalan udara Amerika Serikat (AFB) Luke di Glendale, Arizona, telah memasuki tahap terakhir proses perakitan. Pesawat ke 100 yang memiliki kode produksi AF-41 ini merupakan F-35 versi lepas landas dan mendarat konvensional (CTOL), dan dijadwalkan tiba di Luke AFB pada tahun depan. Proses perakitan tahap akhir ini meiputi pemasangan sistem kelistrikan dan hidrolik pada struktur pesawat, sekaligus melakukan pengujian sistem-sistem tersebut sebagai persiapan untuk pengujian mesin dan sistem bahan bakar.
Tahap akhir meliputi serangkaian penerbangan uji untuk memastikan kelayakan pesawat, harus dilakukan sebelum suatu unit F-35 diterima oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dan memulai dinas aktif. AF-41 merupakan salah satu dari 126 unit F-35 yang saat ini sedang diproduksi di seluruh dunia. Pada bulan Juni, USAF mengeluarkan keputusan untuk meningkatkan jumlah skuadron F-35 di Luke AFB menjadi enam skuadron dengan jumlah total 144 unit pesawat, keputusan tersebut akan membuat Luke AFB menjadi pangkalan udara yang mengoperasikan F-35 dengan jumlah terbesar di dunia.
Selain sebagai tempat pelatihan calon pilot F-35A USAF, Luke AFB juga akan menjadi tempat pelatihan Internasional bagi calon pilot dari negara-negara lain pengguna F-35A. Saat ini, keberadaan Luke AFB memberikan kontribusi pemasukan ekonomi sebesar $ 2,17 Miliar kepada negara bagian Arizona. Selain itu, sebanyak 14 perusahaan pemasok komponen F-35 juga berlokasi di negara bagian tersebut, memberikan tambahan pemasukan sebesar $ 98 juta.
Berkantor pusat di Bethesda, Maryland, Lockheed Martin adalah perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan global yang saat ini mempekerjakan sekitar 116.000 pegawai di seluruh dunia, bergerak dalam bidang penelitian, desain, pengembangan, manufaktur, integrasi dan pemeliharaan berbagai produk dan jasa serta berbagai sistem teknologi canggih. Hasil penjualan bersih perusahaan pada tahun 2012 adalah sebesar $ 47.200.000.000.
Ambisi Amerika Ingin Kuasai Asia Pasifik
Salah seorang petinggi militer Amerika Serikat mengabarkan pengiriman jet-jet tempur negara itu ke Samudera Pasifik. Petinggi senior militer Amerika itu mengatakan, tahun ini Washington akan mengirim jet-jet tempurnya ke Thailand, India, Singapura dan Australia dengan maksud untuk memperkuat kehadiran militer negara itu di Samudera Pasifik. Bagi sebagian kalangan militer Amerika, mungkin ide "Berputar ke arah Asia" bukan sesuatu yang menarik. Akan tetapi setidaknya para perwira militer Angkatan Udara Amerika tahu bahwa ide ini sangat serius. Ide berputar ke arah Asia sangat sederhana, memposisikan Cina di tengah kepungan Amerika dan pasukan negara-negara sekutunya, persis seperti yang dilakukan Barat di era Perang Dingin dengan Uni Soviet.
Petinggi militer Amerika terus mengatakan bahwa mereka tidak bermaksud menaklukkan Cina dan mengaku sedang membuka kerjasama dengan Cina juga dengan negara-negara sekitar Samudera Pasifik demi menjaga stabilitas di kawasan itu. Sekalipun demikian kita melihat sesuatu yang lain dari rantai militer yang dibangun Amerika di kawasan. Sebagaimana dilaporkan Foreign Policy, Jenderal Herbert Carlisle, Komandan Angkatan Udara Amerika di Samudera Pasifik mengatakan, "Sebagai contoh, di Amerika, AU melakukan pengiriman jet-jet tempur, tanker dan di masa mendatang akan mengirim peluncur bom."
Ia menambahkan, "Jet-jet tempur Amerika diperkirakan akan dikirim ke Australia tahun depan." Menurutnya langkah ini adalah bagian upaya untuk meningkatkan kehadiran militer Amerika di Asia. Amerika akan mengirim jet-jet tempurnya ke Thailand, Singapura dan India. Satu-satunya anggaran pertahanan yang meningkat di dunia, terkait dengan negara-negara Asia, katanya. Ini berarti Amerika tengah berupaya meningkatkan jaringan sekutu militernya di Samudera Pasifik. Menurut para pengamat, ide "Berputar ke arah Asia" dalam strategi baru militer Amerika merupakan manuver sangat penting. Ide ini didasari pada upaya mengepung Cina oleh Amerika dan sekutunya persis seperti strategi Barat di era perang dingin terhadap Uni Soviet.
Petinggi militer Amerika terus mengatakan bahwa mereka tidak bermaksud menaklukkan Cina dan mengaku sedang membuka kerjasama dengan Cina juga dengan negara-negara sekitar Samudera Pasifik demi menjaga stabilitas di kawasan itu. Sekalipun demikian kita melihat sesuatu yang lain dari rantai militer yang dibangun Amerika di kawasan. Sebagaimana dilaporkan Foreign Policy, Jenderal Herbert Carlisle, Komandan Angkatan Udara Amerika di Samudera Pasifik mengatakan, "Sebagai contoh, di Amerika, AU melakukan pengiriman jet-jet tempur, tanker dan di masa mendatang akan mengirim peluncur bom."
Ia menambahkan, "Jet-jet tempur Amerika diperkirakan akan dikirim ke Australia tahun depan." Menurutnya langkah ini adalah bagian upaya untuk meningkatkan kehadiran militer Amerika di Asia. Amerika akan mengirim jet-jet tempurnya ke Thailand, Singapura dan India. Satu-satunya anggaran pertahanan yang meningkat di dunia, terkait dengan negara-negara Asia, katanya. Ini berarti Amerika tengah berupaya meningkatkan jaringan sekutu militernya di Samudera Pasifik. Menurut para pengamat, ide "Berputar ke arah Asia" dalam strategi baru militer Amerika merupakan manuver sangat penting. Ide ini didasari pada upaya mengepung Cina oleh Amerika dan sekutunya persis seperti strategi Barat di era perang dingin terhadap Uni Soviet.
Petinggi militer Amerika mengklaim bahwa mereka tidak berencana mengendalikan Cina dan Washington mengaku siap bekerjasama dengan Beijing serta seluruh negara Pasifik guna menjaga stabilitas di kawasan ini. Meski demikian, langkah Amerika seperti penempatan 60 persen kekuatan armada lautnya di kawasan ini sangat bertolak belakang dengan klaim Washington. Barack Obama, presiden Amerika di awal Januari 2012 telah memaparkan strategi baru militer negara ini. Strategi tersebut menekankan kehadiran lebih besar militer Amerika di kawasan Asia-Pasifik sebagai reaksi atas kemajuan militer Cina dan kendala yang dihadapi Washington. Mengingat strategi Amerika yang melihat ancaman baru datangnya dari Asia-Pasifik, oleh karena itu, wajar jika Pentagon memberi perhatian besar terhadap kawasan ini. khususnya Cina dalam beberapa tahun terakhir memiliki program jangka panjang memodernisasi persenjataan dan sistem pertahanannya.
Cita setelah Amerika tercatat sebagai negara yang mengalokasikan dana besar bagi militer, namun pengamat mengatakan bahwa dana pertahanan dan militer Cina yang sebenarnya lebih besar dari yang diumumkan selama ini. Cina sendiri tengah memikirkan upaya untuk meningkatkan kemampuan militernya khususnya pengembangan kemampuan rudalnya mengingat intervensi Amerika serta strategi baru Washington yang menempatkan Beijing sebagai ancaman Gedung Putih. Dalih lain perluasan pengaruh militer Amerika di kawasan ini adalah friksi antara Cina dan sejumlah negara tetangganya terkait beberapa pulau. Hal ini telah memicu perlombaan senjata di kawasan Asia Timur. Di sisi lain, kondisi Korea Utara dan khususnya rudal balistiknya serta program nuklir Pyongyang di tambah peningkatan kemampuan militer Cina, membuat Jepang dan Korea Selatan seakan berlomba membeli sistem anti rudal dan senjata baru demi menjaga diri.
Yang jelas kini salah satu pusat strategi baru Amerika difokuskan pada Cina dan langkah militer negara ini kawasan Asia-Pasifik. Amerika di era pasca perang Dunia Kedua dengan para sekutunya di kawasan Asia Timur senantiasa menguasai kawasan ini, namun seiring dengan kebangkitan Cina di kemajuan yang diraih Beijing, Washington mulai merasa terancam. Oleh karena itu, dalam strategi baru militer Amerika ditekankan upaya untuk menghadapi Cina dan minat lebih besar Washington untuk meningkatkan pengaruhnya di kawasan Asia Timur. Hal ini akan diwujudkan dengan relokasi sebagian besar armada laut Amerika ke Samudera Pasifik dan penempatan sejumlah angkatan udara di kawasan ini.
Sabtu, 03 Agustus 2013
Alasan Presiden SBY Tunjuk KSAD Moeldoko Jadi Panglima TNI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajukan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Moeldoko kepada DPR untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan sebagai Panglima TNI. Jika lulus, Moeldoko akan menggantikan Panglima TNI Agus Suhartono yang akan memasuki masa pensiun. SBY menunjuk Moeldoko karena rekomendasi dari Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono sendiri yang mengajukan KSAD itu menggantikannya.
"Dia kan, saya yang mengusulkan (menjadi Panglima TNI)," kata Agus Suhartono saat ditemui usai melakukan pantauan arus mudiknya bersama Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo di Lapangan Bhayangkara Polri, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8/2013).
Agus Suhartono menjelaskan, sebetulnya para kepala staf angkatan yang ada, yakni Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya Marsetio, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Moeldoko memiliki kualitas yang sama bagusnya. Namun karena hanya harus satu orang yang menjadi panglima, maka ia memilih salah satu dari 3 kepala staf angkatan tersebut, yakni Moeldoko.
"Sebenarnya ke-3 kepala staf itu memiliki kemampuan yang sama. Sama bagusnya. Dan tidak mungkin kita jadikan ketiganya panglima. Kan harus pilih salah-satu," tutur Agus Suhartono. Dia mengungkap, Moeldoko dipilih karena sudah menjadi jatahnya. Untuk saat ini, jabatan Panglima TNI adalah jatah Angkatan Darat. "Saya kan dari Angkatan Laut. Masa dari Angkatan Laut lagi. Maka sekarang dari Angkatan Darat. Kan putarannya seperti itu. Dan setelah ini dari Angkatan Udara," tukasnya.
Untuk diketahui, Moeldoko baru menjabat KSAD menggantikan Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo pada 20 Mei 2013 lalu. Sementara Pramono Edhie yang merupakan adik ipar Presiden SBY kini telah bergabung dan duduk sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.
"Dia kan, saya yang mengusulkan (menjadi Panglima TNI)," kata Agus Suhartono saat ditemui usai melakukan pantauan arus mudiknya bersama Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo di Lapangan Bhayangkara Polri, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8/2013).
Agus Suhartono menjelaskan, sebetulnya para kepala staf angkatan yang ada, yakni Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya Marsetio, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Moeldoko memiliki kualitas yang sama bagusnya. Namun karena hanya harus satu orang yang menjadi panglima, maka ia memilih salah satu dari 3 kepala staf angkatan tersebut, yakni Moeldoko.
"Sebenarnya ke-3 kepala staf itu memiliki kemampuan yang sama. Sama bagusnya. Dan tidak mungkin kita jadikan ketiganya panglima. Kan harus pilih salah-satu," tutur Agus Suhartono. Dia mengungkap, Moeldoko dipilih karena sudah menjadi jatahnya. Untuk saat ini, jabatan Panglima TNI adalah jatah Angkatan Darat. "Saya kan dari Angkatan Laut. Masa dari Angkatan Laut lagi. Maka sekarang dari Angkatan Darat. Kan putarannya seperti itu. Dan setelah ini dari Angkatan Udara," tukasnya.
Untuk diketahui, Moeldoko baru menjabat KSAD menggantikan Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo pada 20 Mei 2013 lalu. Sementara Pramono Edhie yang merupakan adik ipar Presiden SBY kini telah bergabung dan duduk sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.
Dua Pesawat Tempur F-16 AS Tabrakan di Udara Saat Latihan
Dua pesawat jet tempur F-16 Garda Nasional Amerika Serikat bertabrakan di udara saat latihan di atas perairan timur Virginia Kamis malam.
Kapten Michael Odle, kepala hubungan masyarakat dari Garda Nasional mengatakan kedua sayap jet itu saling menyerempet memaksa salah satu pilot menyelamatkan diri dengan kursi pelontar, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (2/8). Salah satu pilot lagi berhasil mendaratkan pesawatnya kembali ke pangkalan militer di Maryland.
Odle tidak merinci bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. Kedua pesawat itu tengah berlatih untuk mengantisipasi pergerakan pesawat asing yang mendekati wilayah larangan terbang di Ibu Kota Washington. Garda Nasional hingga saat ini tidak mengumumkan nama kedua pilot jet itu. Tapi Odle mengatakan kedua pilot itu sudah berpengalaman. Satu pilot adalah kapten dan satu lagi seorang letnan kolonel.
Penjaga Perairan mengatakan pilot yang melontarkan diri itu berhasil diselamatkan pada Jumat pagi dan dalam keadaan sehat. Satu pilot lagi sudah diperiksa pihak medis dan sudah dibolehkan pulang. "Kami sangat beruntung hanya kehilangan pesawat dan bukan nyawa dari pilot kami," kata Bigradir Jenderal Marc Sasseville, Komandan 113th Wing.
Kapten Michael Odle, kepala hubungan masyarakat dari Garda Nasional mengatakan kedua sayap jet itu saling menyerempet memaksa salah satu pilot menyelamatkan diri dengan kursi pelontar, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (2/8). Salah satu pilot lagi berhasil mendaratkan pesawatnya kembali ke pangkalan militer di Maryland.
Odle tidak merinci bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. Kedua pesawat itu tengah berlatih untuk mengantisipasi pergerakan pesawat asing yang mendekati wilayah larangan terbang di Ibu Kota Washington. Garda Nasional hingga saat ini tidak mengumumkan nama kedua pilot jet itu. Tapi Odle mengatakan kedua pilot itu sudah berpengalaman. Satu pilot adalah kapten dan satu lagi seorang letnan kolonel.
Penjaga Perairan mengatakan pilot yang melontarkan diri itu berhasil diselamatkan pada Jumat pagi dan dalam keadaan sehat. Satu pilot lagi sudah diperiksa pihak medis dan sudah dibolehkan pulang. "Kami sangat beruntung hanya kehilangan pesawat dan bukan nyawa dari pilot kami," kata Bigradir Jenderal Marc Sasseville, Komandan 113th Wing.
Pesawat TNI AU Tidak Dikomersilkan

Desas-desus isu yang mengatakan bahwa
warga sipil boleh ikut dalam penerbangan pesawat TNI AU dibantah pihak
TNI AU. Mereka mengatakan bahwa yang boleh ikut penerbangan pesawat
militer hanya keluarga dari anggota TNI. Sehingga tidak ada warga sipil
yang boleh menumpang pesawat militer tersebut.
Seperti isu yang merebak, bahwa ada beberapa penumpang
tertinggal pesawat komersil di bandara Sepinggan. Penumpang tersebut
meminta bantuan kepada TNI AU untuk mengikutkan ke dalam penerbangan
pesawat Boeing milik TNI AU tujuan Solo dan Surabaya, yang kebetulan
akan transit di Balikpapan siang kemarin.
Namun hal tersebut dibantah oleh pihak TNI AU. “Tidak ada warga sipil
yang ikut dalam penerbangan ini. Penumpang yang ada di sini (dalam
pesawat) adalah keluarga dari anggota TNI AU yang ingin mudik lebaran.
Warga sipil tidak diperbolehkan ikut penerbangan kecuali ada surat jalan
dari komandan atau panglima,” ungkap Kepala Intel Bandara TNI AU Kapten
Tommi Wahyu kepada Kaltim Post.
Tujuan pesawat militer ini datang ke Balikpapan adalah sebagian dari
kegiatan patroli maritim alur laut Indonesia. Sebab, Balikpapan masuk
dalam kawasan penjagaan dengan home base ada di Makassar. Sehingga
pesawat militer sering melakukan transit di bandara Sepinggan. Seperti
pesawat Hercules, Boeing 737-300, helikopter, dan beberapa pesawat
tempur.
Salah satunya baru-baru ini 4 unit pesawat Sukhoi yang melakukan
latihan di Balikpapan. “Nah, saat transit itu, keluarga TNI bisa ikut
menumpang. Tapi mereka harus menyesuaikan jadwal pesawat. Karena tidak
setiap hari pesawat tersebut ke Balikpapan dan tujuannya juga harus ikut
jadwal pesawat,” jelas Tommi.
Ketika ditanya apa ada kemungkinan TNI AU kecolongan sehingga warga
sipil bisa ikut dalam penerbangan TNI, Tommi menegaskan bahwa
kemungkinan tersebut sangatlah kecil. “Karena kami melakukan dua kali
pengecekan, yaitu pengamanan terbuka oleh POM AU dan pengamanan tertutup
oleh Intel AU. Kemudian, sebelum naik pesawat kami memeriksa surat izin
dari masing-masing penumpang.
Untuk itu, sangatlah kecil kemungkinan untuk kecolongan,” tegas Tommi.
Tommi mengatakan kemampuan pesawat Boeing 737 ini bisa mengangkut 135
penumpang. Sedangkan untuk Hercules kurang lebih 100 orang. Kargo
sendiri juga dibatasi pada penumpang Boeing berat kargo tidak boleh
lebih dari 20 kg. Untuk jenis Hercules memang dikhususkan untuk
mengangkut peralatan berat.
TNI Siap Kirim Pasukan Marinir Ke Ambalat
Dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Korps Marinir TNI AL menyiapkan prajuritnya untuk dikirim ke daerah penugasan di wilayah Ambalat, pulau Sebatik, Kalimantan Timur. Sebelum berangkat ke daerah penugasan di pulau Sebatik, Kalimantan Timur, Kompi Satgasmar Ambalat XVII dibawah pimpinan Kapten Marinir Ahmad Fauzi melaksanakan aplikasi latihan pratugas di daerah latihan Puslatpurmar-3 Grati, Pasuruan mulai tanggal 15 Juli hingga 4 Agustus 2013.
Sebelum melaksanakan latihan Pra Tugas di Grati, prajurit yang tergabung dalam Satgasmar Ambalat XV telah menerima pembekalan-pembekalan tentang kondisi geografi dan demografi, pengetahuan keimigrasian, pengetahuan hukum HAM dan Humaniter, pengetahuan hukum laut internasional, situasi keamanan saat ini di daerah perbatasan dan pengetahuan agama, adat istiadat serta bahasa yang dipakai masyarakat pulau Sebatik.
Sebelum melaksanakan latihan Pra Tugas di Grati, prajurit yang tergabung dalam Satgasmar Ambalat XV telah menerima pembekalan-pembekalan tentang kondisi geografi dan demografi, pengetahuan keimigrasian, pengetahuan hukum HAM dan Humaniter, pengetahuan hukum laut internasional, situasi keamanan saat ini di daerah perbatasan dan pengetahuan agama, adat istiadat serta bahasa yang dipakai masyarakat pulau Sebatik.
Sementra itu Letkol Marinir Agus Gunawan Wibisono selaku perwira pelaksana latihan mengatakan latihan Pra Tugas ini dengan tujuan menyiapkan personel yang tergabung dalam satuan tugas untuk melaksanakan penugasan operasi baik operasi tempur maupun operasi teritorial.
Materi yang dilatihkan, lanjutnya, dibagi menjadi tiga tahap, tahap pertama diisi dengan pembekalan, tahap kedua diisi materi tehnik dan taktik dan tahap ketiga berupa aplikasi di lapangan, yaitu aplikasi menembak reaksi dengan materi latihan menembak TTO/TTD, menembak pistol, menembak SMB, menembak senjata Daewo, menembak GPMG, menembak Ultimax, menembak SPR, menembak GLM dan menembak malam, kemudian aplikasi Operasi Darat (Opssrat) dengan materi latihan pertahanan, patroli tempur, patroli penyelidik, raid, penyergapan bivak, pertempuran jumpa, penghadangan/anti penghadangan dan Pengepungan Penggeledahan Rumah (Pungdahmah).
Selain itu juga dilatihkan aplikasi IMMP dengan materi latihan Kompas, Interseksi/Reseksi, peta Topografi, peta Geografi, dan GPS, dan yang terakhir yaitu aplikasi laut dengan materi latihan renang laut, Exersisi perahu karet, motoris, dayung, Longmalap, Sea Survival, Raid Amfibi dan Pendaratan Khusus (Ratsus). “Satgasmar Ambalat XVII ini disiapkan untuk melaksanakan penugasan selama enam bulan di pulau Sebatik menggantikan Satgasmas Ambalat XVI yang saat ini berada di daerah penugasan,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa selama melaksanakan latihan pratugas di Grati, tim dari Mabes TNI dibawah pimpinan Letkol Laut (P) Agus Prabowo melaksanakan peninjauan dan evaluasi latihan Pratugas Ambalat XVII didampingi pejabat dari Sops Pasmar-1 Letkol Mar Nurhidayat dan Letkol Mar Amir Kasman.
Langganan:
Postingan (Atom)













