Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Kamis, 25 Juli 2013

Bandara Polonia Sepenuhnya Menjadi Markas Pesawat Intai TNI AU

http://malaysiaflyingherald.files.wordpress.com/2012/09/uav-sriti_defense-studies.jpg

Seluruh kesibukan penerbangan di Medan kini dialihkan dari Bandara Polonia ke Bandara Kuala Namu. Ke depan, lahan Bandara Polonia rencananya beralih fungsi menjadi pangkalan skuadron pesawat pengintai. Bocoran ini disampaikan langsung Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Pangkosek Hanudnas) III Medan, Marsekal Pertama TNI Sungkono di Bandara Kuala Namu, Kamis (25/7).

"Tidak akan ada perubahan fungsi, tetap menjadi pangkalan udara. Akan ada tambahan alutsista. Di sana akan ada skuadron pesawat intai," kata Sungkono kepada wartawan. Sungkono juga memaparkan, mulai 25 Juli 2013 seluruh areal bekas Bandara Polonia Medan itu akan disebut Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo. Di sana rencananya akan ada tiga atau empat skuadron pesawat pengintai. "Lahannya kan cukup luas, bisa tiga atau empat skuadron," jelasnya.

Sungkono memaparkan, salah satu pertimbangan menempatkan skuadron pesawat pengintai di Lanud Suwondo adalah posisinya yang dinilai sangat strategis. Ketika ditanya keberadaan perumahan, termasuk water park, di sekeliling Lanud itu, Sungkono menyatakan hal itu tidak akan mengganggu. "Itu tidak masalah," katanya. Pesawat-pesawat yang terbang dari Lanud Soewondo tetap akan dikoordinasikan dan dikontrol dari Bandara Kuala Namu. "Sama seperti di tempat-tempat lain," ucapnya.

Pria dengan satu bintang di pundak ini menyatakan rencana penempatan skuadron pesawat pengintai di Lanud Soewondo itu, diperkirakan terealisasi tahun depan. Seiring proses itu, mereka sudah merampungkan dokumen serah terima aset dari Angkasa Pura II ke TNI AU. "Sudah lengkap dokumennya," jelasnya. Sebelumnya, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengaku mengetahui rencana TNI AU atas lahan Bandara Polonia yang sudah ditutup dari aktivitas penerbangan komersil. Tapi, dia juga mengaku merahasiakannya.

"Menjadi milik TNI AU. Selanjutnya terserah TNI AU mau dijadikan apa, karena itu bukan wilayah saya. Saya tahu akan mereka jadikan apa, tapi saya tidak akan bilang," ucap Dahlan sebelum menyambut kedatangan pesawat penumpang terakhir yang mendarat di Bandara Polonia, Medan, Rabu (24/7) tengah malam.

NORA-B52 Buatan Serbia

http://military-vehicle-photos.com.s3.amazonaws.com/8651.jpg

NORA-B52 Novo ORuzje Artiljerije ( senjata artileri baru ), merupakan self propelled howitzer buatan VSerbia. Senjata ini dikembangkan untuk memoderenisasi alutsista Angkatan Darat Serbia. Sebagian besar sistem artileri negara itu sudah mengalami penuaan.

12 unit NORA-B52 mulai diopersaikan Angkatan Darat Serbia pada 2007. Serbia mengekspor SPH ini. Sebanyak 30 Unit sudah berada dalam layanan di beberapa negara di dunia diantaranya Burma, dan kemudian Bangladesh 18 Unit. dilaporkan bahwa Kenya juga membeli sistem artileri ini. 

http://www.mycity-military.com/imgs2/126379_44218300_128765_78027149_Nora-B52-KI.png

NORA B-52 dilengkapi dengan howitzer 155mm/L52 dan ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari Howitzer Nora M84 Yugoslavia. Semua amunisi B52 adalah standari NATO. Norai B-52 menggunakan loader cannon otomatis yang memungkinkan memiliki rate tembak 6 rounds per menit. Sistem artileri ini membawa 36 rounds, autoloaderu dapat menampung 12 rounds. Jarak tembak maksimum mencapai 20 km dengan proyektil biasa, dan 41 km dengan menggunakan roket. Nora-B52 diinstal pada truk FAP 2832 yang dibuat di Serbia dibawah lisensi Mercedes-benz.

http://fc09.deviantart.net/fs71/f/2013/111/e/d/nora_b_52_by_serbian80-d62gqxb.jpg

SPESIFIKASI
Masuk layanan
2007000765
Kru#&$*^$*%(^^
? tidak tahu
DIMENSI DAN BERAT
Beratiiiiiiiiiiiiii
28 ton
MOBILITAS
Mesin$%$&(^*(&*^)*
Mercedes-Benz OM 501 LA Diesel
Kecepatan maksimum^%%*&%
80 - 100 km/h
Jarak jelajah*(&*^&%^)*)^&(
600 km perdetik
Tenaga
369 hp
ARMAMEN
Senjata utamakan selamat
1551mm
Panjang barel
Kaliber 52
Jarak tembak maksimum
20 – 411km
Rate tembak maksimum
6 rpm 365478476
Jarak elevasinya itu
-3 hingga 651derajat
Traverse range
601derajat
MANUVERABILITAS
Gradient tembak
60 % 4457570-38549
Slide slope balik
30 %
Vertical step
0,63m
Trench
1,8 m
Fording
1,2 m

Helikopter Tempur A129 Mangusta Buatan Italia

http://www.flugzeuginfo.net/acimages/agusta_a129cbt_aldobidini.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2347/2355306631_455ebc795f_o.jpg

Helikopter Agusta A129 Mangusta merupakan helikopter tempur serang yang aslinya didesain dan diproduksi Agusta di Italy. helikopter ini merupakan helikopter tempur pertama yang didesain dan diproduksi di Eropa Barat. TAI/AgustaWestland T-129 ATAK versi derivatif dari Agusta A129 Mangusta, yang dikembangkan dan merupakan tanggung jawab Turkish Aerospace Industries (TAI), dengan AgustaWestland sebagai rekan utama.

 http://digilander.libero.it/GMC/manifestazioni/avioexpo2006/A-129%20Mangusta-03.jpg

Musang terbang itulah julukan untuk helikopter serbu buatan negara Italia. Bisa dibilang helikopter serbu ini yang pertama kali berhasil didesain dan dibuat oleh negara dikawasan eropa barat. Mengusung nama resmi Agusta A129 Mangustahelikopter ini dibuat pada tahun 1978 dan purwarupa Agusta A129 Mangusta menjalani tes terbang resmi pertama kalinya pada September 1983. Semua proses itu di lakukan oleh perusahaan Agusta (bagian dari AgustaWestland) yang berasal dari Italia.

http://digilander.libero.it/GMC/manifestazioni/avioexpo2006/A-129%20Mangusta-01.jpg

Produsen : AgustaWestland (Italia)
Penerbangan perdana : 11 September 1983
Operasional perdana : 1990
Fungsi : Helikopter serbu (tempur)
Varian : A129 Mangusta, A129 International, A129 CBT(ComBaT), T-129, A129 LBH

Spesifikasi Helikopter Tempur A129 Mangusta

Karakteristik Umum :
  • Jumlah awak: 2 (pilot dan petugas persenjataan)
  • Panjang: 12,28 meter
  • Tinggi: 3,35 meter
  • Diameter rotor: 11,90 meter
  • Berat kosong: 2.530 kg
  • Berat maksimum take-off: 4.600 kg
  • Mesin penggerak: 2 unit Rolls-Royce Gem 2-1004D turboshafts, 664 kW (890 shp)
  • Sistem rotor: 4 bilah baling-baling

Kinerja :
  • Kecepatan maksimum: 278 km/jam
  • Kecepatan jelajah: 229 km/jam
  • Jarak jelajah: 510 km
  • Ketinggian terbang maksimum: 4.725 meter
  • Kecepatan panjat: 10,2 meter/detik

Persenjataan :
  • 1 unit senapan mesin kaliber 20 mm dengan 500 putaran
  • 8 unit roket kaliber 81 mm atau 76 unit roket kaliber 70 mm atau senapan mesin kaliber 12,7 mm
  • Misil: 8 unit AGM-114 atau BGM-71 TOW, 4 hingga 8 unit AIM-92 Stinger atau Mistral

Latihan Taktis KRI Ahmad Yani-351 Dan KRI Dr. Suharso-990

http://koarmatim.tnial.mil.id/images/stories/24%20kri%20ahmad%20yani%20351.jpg



Kondusifnya stabilitas keamanan negara bukan berarti waktu bertopang dagu bagi prajurit, namun berpedoman pada “Jika ingin damai kita harus siap berperang” menjadi acuan pembinaan yang dilaksanakan agar stamina, profesionaliltas, mentalitas dan moralitas tetap terpelihara guna mengantisipasi berbagai kemungkinan dan tugas yang akan diemban.

Pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan bagi prajurit KRI Ahmad Yani – 351 sama seperti tahun – tahun sebelumnya yaitu dilaksanakan diluar pangkalan dan jauh dari keluarga tercinta, namun hal tersebut tidak menjadi penghambat untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas yang sedang diemban yaitu “Operasi Taring Hiu 2013”.

Kekhusukhan puasa bertambah dengan dilaksanakannya kegiatan taraweh bersama di kapal saat berlayar dan kauseri agama yang dilaksanakan secara periodik. Saat sandar di Ambon dukungan yang diberikan Lantamal IX sangat baik bagi KRI berkaitan Dukungan 4 R (replenishment, recreation, refueling,  repair) yang didukung berbagai fasilitas dan kondisi lingkungan yang sangat nyaman bagi unsur – unsur di daerah operasi. Undangan malam akrab, shalat taraweh dan buka bersama Komandan Lantamal IX, Laksamana Pertama TNI Asep Burhanudin kepada unsur – unsur yang sandar di Ambon menunjukkan besarnya perhatian terhadap KRI sebagai garda terdepan TNI Angkatan Laut yang sedang melaksanakan tugas.

Kesiapan teknis dan moril pasukan sangat mendukung performa kapal perang, setelah melaksanakan pemantapan kondisi teknis di Ambon, KRI Ahmad Yani – 351 dan KRI DR. Suharso – 990 melaksanakan Passex sebelum menempati sektor patroli dan misinya masing – masing. Semangat berlatih harus selalu dikobarkan di masa damai sehingga profesionalitas prajurit selalu terasah. 

http://koarmatim.tnial.mil.id/images/stories/24%20kri%20ahmad%20yani%20351%202.jpg

Latihan dimulai koordinasi penyusunan OCS Plan yang dilaksanakan oleh perwira kedua kapal sehingga dalam pelaksanaan di lapangan serial – serial yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kerugian personel maupun material. Kegiatan manuver lapangan dilaksanakan dimulai saat communication ceck, leaving harbour, Rasap (RAS approach), flag hoist, flashex dan saat break away dilanjutkan tactical manuver (Tacman). Walaupun di tengah – tengah hembusan angin dan cuaca mendung seluruh kegiatan berjalan lancar, kedua Komandan KRI tersebut, Letkol Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T., (Komandan KRI Ahmad Yani – 351) dan Letkol Laut (P) Putu Darjatna (Komandan KRI Dr. Suharso – 990) menyatakan kekagumannya atas pencapaian hasil latihan yang dilaksanakan.

Selain kegiatan manuver lapangan di laut, kegiatan harbour phase kedua kapal dari jajaran Koarmatim juga melaksanakan berbagai aktivitas bersama yang berorientasi untuk mempertahankan ketangkasan prajurit di antaranya adalah olah raga bersama dengan menggelar pertandingan persahabatan kedua kesebelasan sepak bola yang dimenangkan oleh Tim kesebelasan sepak bola KRI Ahmad Yani – 351 di bawah asuhan pelatih Koptu SAA Yeristo Totoda dan manager kesebelasan Kapten Laut.

Rabu, 24 Juli 2013

Dahlan Iskan Rahasiakan Rencana TNI AU Pada Bandara Polonia Medan

http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/07/25/225667/540x270/dahlan-rahasiakan-rencana-tni-au-pada-bandara-polonia-medan.jpg

Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengaku mengetahui rencana TNI AU atas lahan Bandara Polonia yang sudah ditutup dari aktivitas penerbangan komersil. Tapi, Dahlan merahasiakannya. "Menjadi milik TNI AU. Selanjutnya terserah TNI AU mau dijadikan apa, karena itu bukan wilayah saya. Saya tahu akan mereka jadikan apa, tapi saya tidak akan bilang," ucap Dahlan sebelum menyambut kedatangan pesawat penumpang terakhir yang mendarat di Bandara Polonia, Medan, Rabu (24/7) tengah malam.

Alih fungsi lahan Bandara Polonia menjadi perhatian, meskipun pemerintah telah menetapkan lahan itu diserahkan ke TNI AU. Meski dinyatakan akan dijadikan pangkalan AU, namun banyak juga pihak yang menduga lahan dengan luas sekitar 144 hektare itu akan beralih fungsi menjadi perumahan. Dugaan ini muncul karena saat ini pun perumahan sudah mengelilingi Bandara Polonia dan instalasi militer yang ada di sana. Bahkan jajaran rumah dinas perwira TNI AU di Jalan Mustang pun sudah sejak lama berubah menjadi perumahan mewah.

Bandara Polonia Medan resmi ditutup setelah 85 tahun menjadi ikon transportasi udara di Kota Medan pada Rabu (24/7) sekitar pukul 24.00 WIB. Fungsinya resmi digantikan Bandara Kuala Namu, Deliserdang. Pesawat AirAsia QZ 7803 menjadi pesawat terakhir yang mendarat di Bandara Polonia. Pesawat yang mengangkut penumpang dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, ini tiba di Bandara Polonia Medan, sekitar 23.50 WIB.

Menhan Terima Kunjungan Dubes Rusia Membahas Kerjasama Di Bidang Militer

http://www.kemhan.go.id/kemhan/pages/articles/images/bf8c9dce9bddbcc0f0f99d5c9a91c37d.jpg

Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro, Selasa (23/7) menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y. Galuzin, di Kementerian Pertahanan, Jakarta. Adapun maksud kunjungan Dubes Rusia kepada Menhan ini adalah untuk membicarakan beberapa hal yang menyangkut kerjasama teknik militer antara kedua negara. Diantaranya adalah kerjasama Angkatan Laut kedua negara dalam hal penyediaan material dan renovasi untuk Kapal Selam.

Selain itu Dubes Rusia pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa pemerintahnya akan mengadakan pameran senjata “Rusian Arms Expo” yang diselenggarakan pada akhir bulan September mendatang di salah satu kota disebelah timur Moskow di Rusia. Dubes Rusia juga mengatakan bahwa pameran yang diselenggarakan saat ini merupakan pameran terbesar yang akan menampilkan persenjataan militer khususnya untuk Angkatan Darat. Dubes Rusia berharap Menhan dapat menghadiri pameran persenjataan militer tersebut.

China dan Indonesia Sumber Utama Cyber Attack

http://chip.co.id/asset/public/articles/images/wall_street_journal_juga_jadi_korban_hacker_cina_130201.jpg



China dan Indonesia memimpin daftar 177 negara yang disebut sebagai sumber serangan Internet, sebuah survei keamanan. Survei dari perusahaan keamanan AS Akamai, menemukan China tetap di puncak daftar dalam kuartal pertama 2013, tetapi pangsanya dari semua serangan turun menjadi 34 persen dari 41 persen pada kuartal keempat 2012, lapor AFP.

"Penurunan ini mungkin terkait dengan Indonesia yang mendadak muncul di slot tempat kedua," kata Bill Brenner dari Akamai, mencatat bahwa pangsa Indonesia dalam serangan cyber melonjak menjadi 21 persen dari hanya 0,7 persen pada kuartal sebelumnya.

Amerika Serikat merupakan sumber terbesar ketiga, tetapi pangsanya turun menjadi 8,3 persen dari sebelumnya 10 persen. Sumber terbesar serangan cyber berikutnya adalah Turki (4,5 persen), Rusia (2,7 persen), India (2,6 persen), Taiwan (2,5 persen), Brazil (2,2 persen), Rumania (2,0 persen) dan Hong Kong (1,6 persen).

"Kami menemukan bahwa hampir 68 persen berasal dari wilayah Asia Pasifik/Oseania, naik dari 56 persen pada kuartal keempat 2012, mungkin karena peningkatan besar terlihat di Indonesia," kata Brenner. "Eropa menyumbang hanya di bawah 19 persen, sementara yang berasal dari Amerika Utara dan Selatan secara gabungan hanya 13 persen."

Akamai juga mencatat kenaikan empat persen dalam rata-rata kecepatan koneksi global -- menjadi 3,1 megabit per detik. Korea Selatan memiliki rata-rata tertinggi pada kecepatan koneksi 14,2 Mbps dan masih merupakan negara dengan adopsi "high broadband" tingkat tertinggi, tumbuh menjadi 50 persen, kata laporan itu.

Laporan ini memperkirakan lebih dari 733 juta alamat Internet yang unik dari 243 negara atau wilayah terhubung ke platform Akamai, meningkat 3,1 persen dari kuartal sebelumnya dan 10 persen dari tahun ke tahun. Karena alamat IP tunggal dapat mewakili beberapa individu dalam beberapa kasus, Akamai memperkirakan jumlah pengguna Web unik yang terhubung ke platform selama kuartal tersebut menjadi lebih dari satu miliar.

Timbulkan Kerugian 1 triliun dolar Pertahun
Pada 2009, McAfee merilis sebuah laporan yang mengatakan pencurian data dan pelanggaran akibat kejahatan siber telah menimbulkan biaya bisnis sebanyaknya 1 triliun dolar secara global akibat hilangnya kekayaan intelektual dan pengeluaran untuk memperbaiki kerusakan.

Sementara angka global dalam laporan terbarunya, McAfee tetap menyatakan kerugian 1 triliun dolar, tapi menyertakan angka 300 miliar dolar sebagai batasan terendah perkiraan kerugian.

Sebuah studi yang dirilis Team Cymru pada Februari lalu mengatakan, peretas telah mencuri sebanyaknya satu terabyte data per hari dari pemerintah, militer, bisnis, dan fasilitas-fasilitas akademik.

Pasukan TNI Konga di Lebanon Selatan

http://data.tribunnews.com/foto/berita/2013/7/24/IMG_8945.JPG



Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-G/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) / Indobatt (Indonesia Battalion) yang bermarkas di Desa Adshid al-Qusayr, UN Posn 7-1, Lebanon Selatan, adalah merupakan Satuan Komando yang berada di wilayah Sektor Timur, yang dipimpin langsung oleh Komandan Sektor Timur, Brigjen Lopez Del Pozo. Demikian rilis yang diterima redaksi Tribunnews.com, Rabu (24/7/2013).

Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-G/Unifil, Letkol Inf Lucky Avianto didampingi Kasiops Indobatt Mayor Inf Yudha Permana menyambut kedatangan Komandan Sektor Timur Unifil Brigjen Lopez Del Pozo beserta staf terkait yang ingin meninjau secara langsung pos-pos pengamanan yang tersebar dan berada di bawah Satgas Indobatt di Lebanon Selatan, Selasa (23/7/2013).


http://data.tribunnews.com/foto/berita/2013/7/24/IMG_8916.JPG


Di Pos Panorama Poin yang keberadaannya dibawah Kompi Alpha, Letkol Inf Lucky Avianto didampingi Danki Alpha Lettu Inf M. Yahya Ginting menjelaskan kepada Brigjen Lopez tentang keberadaan pos yang berada di Panorama Poin, baik itu batasannya, kegiatan pengamanannya, sampai dengan kegiatannya dalam pendekatan dengan masyarakat sekitar.

Pada peninjauan ke Kompi Cheta, Brigjen Lopez diterima oleh Danki Cheta Kapten Mar Alex Zulkarnaen dan menjelaskan tentang beberapa pos yang tersebar di wilayah sekitar kompinya serta beberapa kendala yang terjadi di lapangan hingga kegiatan teritorial atau CIMIC (Civil Military Cooperation) yang juga menjadi andalan dalam mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar.


http://data.tribunnews.com/foto/berita/2013/7/24/IMG_8976.JPG


Selama peninjauannya di lapangan, Komandan Sektor Timur Unifil Brigjen Lopez Del Pozo beserta staf berkesempatan berdiskusi langsung dengan para personel yang sedang berjaga pada saat itu. Secara umum, Komandan Sektor Timur memberikan apresiasi dan bangga kepada Satgas Indobatt, pasalnya jika melihat wilayah posnya yang tersebar sebagian besar berada di titik-titik rawan timbulnya konflik dan Indobatt dinilai mampu berdiri di garda terdepan sebagai peacekeepers di wilayahnya.

Brigjen Lopez juga mengatakan bahwa dirinya selalu memantau perkembangan wilayah Indobatt juga banyak mendengar tentang kegiatan Kontingen Garuda  dalam mendekatkan diri dan mengambil hati masyarakat sekitarnya. “Apa yang sudah menjadi keberhasilan agar tetap terus dipertahankan dan selalu meningkatkan kewaspadaan serta berkordinasi terus dengan satuan atas”, harapnya.

Panser CRAB : Kecil, Cepat dan Tangguh

http://www.theatrum-belli.com/media/01/01/3162759168.JPGhttp://www.military-today.com/apc/panhard_crab.jpg
http://www.deagel.com/library1/medium/2012/m02012061300081.jpg

Panser CRAB buatan Perusahaan Prancis Panhard menawarkan fitur yang tidak ditemukan dalam kendaraan lain di kelasnya. Fitur kendaraan kelincahan besar dan kemampuan untuk menyiarkan dukungan tembakan. Jadi tidak hanya terbatas pada misi pengintaian, tetapi dapat meningkatkan upaya bermotor dan formasi lapis baja, menetapkan batasan baru pada manuver.

Meskipun ringan, beratnya 10,8 ton, dan dalam ukuran kecil (tinggi hanya 1,8 meter), menawarkan perlindungan yang tinggi untuk tiga anggota awak. Tingkat perlindungan yang diberikan adalah STANAG 4569 Level 2 dan dapat mencapai hingga Level 4. Dengan demikian, perlindungan adalah antinarkiki STANAG 4560 Level 2/3. Kecepatan maksimum mencapai 110 km / jam dan memiliki kelincahan yang tinggi dalam berbagai jenis tanah.


Penguatan terdiri dari jarak jauh dioperasikan turret dengan meriam 30mm dan senapan mesin 7,62 mm. Pada pameran Eurosatory disajikan dengan meriam 25 mm. Selain itu, mereka bisa dipasang dan peluncur anti-tank.

Selasa, 23 Juli 2013

2014 Modernisasi Besar-Besaran Armada Pasifik Rusia

http://www.thepeoplesvoice.org/cgi-bin/blogs/media/russian_military.jpg

Mulai tahun depan, Armada Pasifik Rusia akan mulai menerima kapal perang baru; ini menjadi pertama kali sejak Uni Soviet runtuh, kata Komandan Armada Pasifik, Laksamana Sergei Avakyants. "Sebaliknya pengiriman skala besar peralatan baru, kapal-kapal perang baru untuk Armada Pasifik akan dimulai pada 2014," kata Avakyants dalam satu wawancara dengan televisi Rusia, Rossiya 24, Kamis kemarin.

Avakyants menekankan, fakta armada menerima kapal perang baru terakhir kali terjadi pada 1991. Rusia memang tengah memodernisasi angkatan perangnya, semisal pembelian kapal induk kelas Mistral dari Prancis, kapal selam pengganti kelas Typhoon, serta Su-35 dan Su-37 serta PAK FA T-50 yang kemampuannya digadang-gadang di atas F-22 Raptor Amerika Serikat.

Menurut militer Rusia, setidaknya salah satu dari dua operator helikopter untuk kapal perang kelas Mistral, sedang dibangun di Prancis untuk angkatan laut Rusia, ditujukan untuk Armada Pasifik, yang telah mendorong kekhawatiran di Jepang. Beberapa proyek korvet kelas Steregushchy 20380 sedang dibangun untuk Armada Pasifik di galangan kapal Amur di Rusia Timur Jauh dengan perkiraan pengiriman pada 2014-2015.

Selain itu, salah satu kapal selam balistik kelas Borei pertama akan dimasukkan dalam pelayanan pada armada setelah banyak diantisipasi komisi pada akhir 2013, menurut Kementerian Pertahanan Rusia. Inilah yang diproyeksikan menggantikan kapal selam kelas Typhoon. Armada Pasifik saat ini terdiri dari kapal penjelajah rudal Varyag, empat kapal kelas Udaloy, kapal perusak kelas Sovremenny dan puluhan kapal selam, termasuk lima kapal selam rudal balistik kelas Delta III.