Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Sabtu, 06 Juli 2013

Negara Senegal Berencana Beli Pesawat Buatan PT Dirgantara Indonesia


Angkatan Udara Senegal antusias untuk mendapatkan pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia. Bahkan mereka ingin memperoleh pesawat yang didesain khusus untuk kebutuhan Angkatan Bersenjata Senegal. Harapan itu disampaikan langsung Kepala Staf Angkatan Udara Senegal Jenderal Ousmand Kane saat menerima Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di markasnya di Dakar-Senegal, Sabtu (6/7).

Sjafrie datang bersama Duta Besar Andradjati, Dirjen Strategi Pertahanan Mayjen Sonny Prasetyo, dan Direktur Pemasaran PT Dirgantara Indonesia (DI) Budiman Saleh. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, seluruh staf Angkatan Udara Senegal menanyakan seluruh aspek teknis untuk pesawat CN-235 yang sudah mereka pergunakan maupun pesawat CN-295 yang merupakan produk terbaru PT DI.

Kepada Direktur Pemasaran PT DI ditanyakan berbagai aspek teknis berkaitan dengan kemungkinan menjadikan pesawat CN-235 untuk pasukan penerjun, peningkatan kapasitas daya angkut, hingga persoalan landing gear. Sementara itu, untuk pesawat CN-295 mereka menanyakan berapa lama pembuatan pesawat bisa dilakukan setelah kontrak pembelian ditandatangani.

Sjafrie menawarkan kepada Jenderal Kane untuk merancang spesifikasi pesawat sesuai dengan kebutuhan AU Senegal. "Saya menawarkan kontrak langsung antara negara dan negara. Dengan kontrak langsung, maka kebutuhan spesifikasi pesawat bisa dibicarakan langsung dengan pihak pembuat," kata Sjafrie.
          
Budiman mengatakan Senegal merupakan pembeli potensial. Namun, karena terbatasnya keuangan mereka, pesawat yang dibutuhkan harus memiliki fungsi yang banyak. "Sulit bagi satu pesawat untuk menjalankan fungsi bermacam-macam. Sebab, pesawat CN-235 yang dimiliki Senegal sebenarnya ditujukan untuk pesawat VIP. Agak sulit apabila secara bersamaan ingin dipakai sebagai pesawat angkutan personel militer," kata Budiman.

Tetapi Budiman memberikan jalan keluar bagi keinginan Senegal untuk membuat pesawat multi-guna. "Ya kita rancang sejak awal apa yang dibutuhkan, bukan dengan mengubah konfigurasi sesudah pesawat jadi," kata Direktur Pemasaran PT DI.

Panglima TNI Meresmikan Barak dan Kapal Patroli di Pulau Nipah


Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengunjungi Pulau Nipah untuk meresmikan penggunaan barak prajurit dan kapal patroli Nipah dengan nomor lambung KAL-II-4-57, Sabtu (6/7/2013). Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh sejumlah petinggi di Kepri seperti Gubernur Muhammad Sani, Kapolda Kepri Brigjen Endjang Sudradjat, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Burhanuddin Siagian dan Panglima Armabar Laksamana Muda Arif Rudianto.

Untuk pengoperasian KAL-II-4-57 Nipa secara simbolis Agus menyerahkan miniatur kapal tersebut kepada Komandan Lanal Batam, Kolonel (L) Deni Hendrata. Dari laporan yang disampaikan Ahiar, perwakilan PT Wijaya Perdana selaku kontraktor yang membuat barak prajurit, pembangunan fisik dimulai sejak awal Januari 2013.

"Pembuatan memakan waktu kurang lebih selama 5,5 bulan. Barak terdiri dari dua lantai berkapasitas 60 tempat tidur dan dilengkapi kamar mandi serta penerangan listrik yang bersumber dari jenset," kata dia. Menurut Ahiar dalam pembangunan barak memiliki kesulitan pasalnya cuaca yang tidak menentu menjadi hambatan.

"Kapal material kami juga pernah kandas dan juga pernah berlindung di balik pulau karena cuaca buruk. Kesulitan air tawar sudah pasti dialami, tapi itulah tantangan buat kami," kata dia lagi. Sementara itu KAL Nipa yang dibuat di galangan Palindo Marine, Tanjunguncang. Lambung bermaterialkan baja dan kapal ini memiliki tangki air tawar berkapasitas 50 ton dan kecepatan 24 knot.

Sementara itu, Panglima TNI mengatakan untuk memperkuat pertahanan di Pulau Nipah akan ditempatkan sebanyak satu pleton atau 90 orang terdiri dari 30 orang prajurit TNI Angkatan Darat dan 60 orang prajurit Marinir TNI Angkatan Laut. Sementara itu sedangkan KAL Nipa ada 2 fungsinya yakni sebagai kapal patroli dan sebagai alat pengangkut logistik terutama untuk pemenuhan sarana air bersih yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat setempat. "Sekarang kapal untuk mengangkut air sudah ada mudah-mudahan masyarakat setempat tidak ada lagi yang kesulitan soal air," kata Panglima TNI.

5 Daftar Helikopter Tempur Terbaik Dunia

http://www.thetimes.co.uk/tto/multimedia/archive/00376/120299084_night_Apa_376101b.jpg

Berikut lima helikopter serbu terbaik, berdasarkan penilaian gabungan dari :

  1. Kinerja
  2. Daya tembak
  3. Perlindungan
  4. Avionik.
  5. Didasarkan pula pada spesifikasi perbandingan dan data yang tersedia.

Semua Heli yang terdaftar di sini tidak termasuk heli yang sedang dalam pengembangan atau prototype. Tetapi hanya helikopter terbaik dan saat ini masih aktif digunakan yang masuk dalam daftar penilaian. Semua heli serbu yang dicantumkan di sini merupakan Heli serbu yang sangat handal dalam menjalankan misinya dan menghancurkan target-targetnya dengan tingkat keberhasilan tertinggi :

1. BOEING AH 64D-LONGBOW APACHE (USA) http://www.military-today.com/images_flags/usa.jpg

http://gregladen.com/blog/wp-content/uploads/2013/02/Apache-helicopter.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSWYTkDXoxkYbf8e3icyasy4eRNr8bktyL2i67A2cgn9RrAEYxARilxPdXg8E5Q633xrRSOredAasK2p9QvxXIpV6e_Wc9p1eudnH0V0zwBdtyF8lqEMDZXmefuJvxIqUUjDOuekV5Dxw/s1600/8.jpg

AH 64D merupakan versi upgrade dari aslinya yakni AH-64A, Heli ini dikembangkan untuk kebutuhan pengadaan alutsista Angkatan Darat AS, sebagai pengganti AH-1 Cobra. Aksi Longbow Apache dapat disaksikan pada pertempuran perang Irak dan Afghanistan. Apache Longbow dilengkapi dengan antena yang terpasang pada bagian atas tepatnya diatas rotor utama. Heli serbu ini dipersenjatai rudal Hellfire udara ke udara dan udara ke darat. Peningkatan kemampuan dari AH-64A lainnya yaitu sistem penargetan, sistem Management pertempuran, kokpit, sistem komunikasi, senjata, serta sistem navigasi. Apache juga dilengkapi dengan Canon 30 mm.

Ketika mulai beroperasi pada tahun 1995, AH-64A memiliki kekurangan pada sistem radar yang kemudian ditindak lanjuti pada tahun 1997 dan didefinisikan ke Apache Longbow AH-64D. Awal tahun 1999 Angkatan Darat AS akhirnya memutuskan bahwa 530 AH-64As akan ditingkatkan ke standar D. ada sekitar 500 unit telah diupgrade dan 218 lainnya AH-64A akan di berikan ke Air National. AH-64D juga digunakan oleh beberapa negara seperti Belanda, Inggris, Singapura, Jepang, Uni Emirat Arab, dan negara Yahudi Israel. Sedangkan Indonesia sendiri masih dalam tahap negosiasi dan berencana akan membeli Apache Longbow AH-64D sebanyak 8 unit.

2. Bell AH-1Z Viper (USA) http://www.military-today.com/images_flags/usa.jpg

http://cdn-www.airliners.net/aviation-photos/photos/2/9/2/1973292.jpg
http://farm7.staticflickr.com/6214/6332779469_e8d8da7abc_z.jpg

Heli serbu ini didasarkan pada Cobra AH-1W yang digunakan oleh Korps Marinir AS dan ini merupakan penerus dari AH-1 Cobra yang merupakan heli serbu pertama yang didedikasikan di dunia. beberapa dari heli ini mereka merupakan peningkatan dari airframes AH-1W. Produksi Viper dimulai pada 2003.
AH-1Z Viper memiliki rotor canggih, transmisi uprated, upgrade avionik dan sistem pemantau canggih. Heli ini dilengkapi dengan infrared suppression System dengan cover exhausts. Viper dipersenjatai dengan Canon tiga barel 20 mm hal ini dapat membawa 16 rudal hellfire dipersenjatai juga dengan rudal udara ke udara sidewinder.

3. Kamov Ka-52 Hokum-B (Russia) http://www.military-today.com/images_flags/russia.jpg

http://img51.imageshack.us/img51/3835/1576896.jpg
 http://www.military-today.com/helicopters/ka52_hokum_b_l2.jpg
K-52 merupakan pengembangan lebih lanjut dari heli serbu versi dua kursi K-50 Hokum. Heli serbu ini digunakan oleh angkatan Darat Russia, dan mulai memproduksi dengan skala kecil pada tahun 2008. Ka-52 merupakan heli serbu tercepat dan sangat bermanuver, kemampuan ini didukung dengan dua rotor utama yang dipasang secara koaksial. Lapisan bajanya dapat menahan serangan proyektil 23 mm.

Heli serbu ini dipersenjatai dengan Canon 30 mm dan rudal anti tank Vikhr sebanyak 12 buah.dipersenjatai juga dengan roket unguis dan rudal udara ke udara IGLA. Ka-52 dilengkapi dengan sistem manajemen medan dan dapat saling bertukar data dengan helicopter lainnya,serta sumber-sumber pihak ke tiga.heli ini juga dapat ditugaskan sebagai pos komando udara bagi sekelompok helikopter dengan menyediakan deteksi target dan mengkoordinasi serangan.

4. Mil Mi-28 Havoc (Rusia) http://www.military-today.com/images_flags/russia.jpg

http://airvoila.com/wp-content/uploads/2009/01/mil-mi-28-3.jpg
http://www.hdwallpaperstop.com/wp-content/uploads/2013/03/Cool-Mil-Mi-28-HD-Wallpaper-Russian-Helicopter.jpg

Heli serbu ini telah dikembangkan sejak 1970-an.Heli ini digunakan Angkatan Darat Russia sejak tahun 2006. saat ini tentara Russia mengoperasikan lebih dari 20 helicopter tersebut. beberapa sumber juga mengatakan bahwa negara Kenya mengoperasikan beberapa dari Heli Mi-28.

Bagian kokpit dilengkapi dengan lapis baja berat.Mungkin ini merupakan Heli serbu yang paling berlapis baja sampai saat ini.Mi-28 juga dilengkapi dengan sistem penyelamatan darurat bagi para kru untuk melarikan diri dalam keadaan darurat. Mi-28 juga membawa 8 buah rudal Anti tank Ataka dan roket. Senjata sekunder dilengkapi dengan Canon 30 mm.

Jika dibandingkan dengan versi sebelumnya Mi-24 Hind, heli ini lebih dioptimalkan untuk peran anti tank. ia tidak memiliki kemampuan sekunder seperti transportasi pasukan namun ia memiliki kompartemen kecil yang berfungsi dan dapat membawa tiga penumpang,fitur ini memungkinkan untuk menyelamatkan awak helikopter jatuh. Dilaporkan bahwa selama uji komparatif Mi-28 kalah oleh Ka-50.

5. Eurocopter Tiger (Perancis / Jerman) http://www.military-today.com/images_flags/france.jpg http://www.military-today.com/images_flags/germany.jpg

http://cdn-www.airliners.net/aviation-photos/photos/7/2/6/1363627.jpg
http://cdn-www.airliners.net/aviation-photos/photos/0/0/0/1195000.jpg

Eurocopter Tiger dikembangkan oleh Perancis dan Jerman, ini adalah heli serbu kelas Medium-weight yang mulai beroperasi pada tahun 2002. Heli ini juga digunakan oleh beberapa negara seperti Australia dan Spanyol. Kemampuan Tiger telah diperlihatkan pada perang Afghanistan, Libya dan Mali. Eurocopter Tiger menggabungkan teknologi siluman serta fitur canggih lainnya untuk meningkatkan survabilitas.

Tiger tersedia untuk dukungan serangan udara ke darat yang dikonfigurasikan sebagai pendamping dalam serangan.untuk versi serbu dilengkapi dengan rudal Trigat atau HOT 3 dan juga roket, dilengkapi juga dengan rudal udara ke udara Stringer. Untuk versi pengawalan Tiger dilengkapi dengan cannon30 mm, roket dan rudal udara ke udara Mistral.

TNI-AL Masuk Jajaran Angkatan Laut Terbaik Dunia

http://www.tnial.mil.id/Picture/FLASH_YUS/video(0).jpg

TNI Angkatan Laut (TNI-AL) masuk dalam jajaran World Class Navy atau Angkatan Laut kelas dunia. Untuk memperoleh prediket itu, TNI-AL konsisten dalam melaksanakan inward looking dan outward looking. "Angkatan Laut dunia mengakui kekuatan militer Indonesia, seperti Amerika. Karena itu kita sudah layak disebut World Class Navy," kata Kepala Dinas Penerangan TNI-AL Laksamana Pertama Untung Suropatih.

Inward looking yang dimaksud yakni berupa peningkatan kemampuan sumber daya manusia melalu pendidikan dan militer di dalam dan luar negeri. Penugasan melalui tour of duty juga termasuk di dalamnya.
Tahun 2013 ini, kata Untung, merupakan tahun ke-4 dari rencana startegis Angkatan Laut periode 2010-2014. Dalam kurun waktu itu, TNI-AL berhasil melaksanakan pengadaan Alat Utama Sistem Pesenjataan (Alutsista) dalam berbagai jenis produksi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtRh-YOvsGk7U5vqRDoB8yzLxR1VXSvpHP_dIO4vOl3n-P8p3yfYjIeOCLlS4vilvA7le_TuQreg8MXTP6_mPC5PEaBlvJS_tXomxcb1AwM89P0027wKuUAD_y_BIfiFxS-kfkhYsGgFU/s1600/Defile_hari_Armada.jpg

"Baik itu produksi dalam dan luar negeri, yang telah diselesaikan secara bertahap. Tak hanya itu, sejarah juga mencatat, kekuatan militer Angkatan Laut di Indonesia, sangat kuat," kata dia. Saat ini produksi alutsista dalam dan luar negeri yang diselesaikan secara bertahap itu antara lain 39 kapal perang. Seperti 2 kapal selam, 2 kapal Perusak Kawal Rudal (PKR), 16 Kapal Cepat Rudal (KCR), dan 8 kapal Patroli Cepat (PC). Untuk pengadaan kendaraan tempur marinir, sebanyak 84 unit, terdiri dari 49 tank BMF-3f, 14 panser BTR-80A, 5 BVP-2 dan 16 RM-70 call-2 serta sejumlah persenjataan lainnya.

"Pada masa mendatang, akan dibangun kapal selam di dalam negeri sebagai bentuk komitmen untuk mendukung terwujudnya kemandirian nasional, dalam upaya pemenuhan alutsista pertahanan," tutur Untung.

Sedangkan dari sisi outward looking, kata Untung,berkaitan dengan analisi mendalam terhadap perkembangan lingkungan strategis. "Khususnya di kawasan Asia Pasifik dan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi setiap bentuk ancaman faktual maupun potensial yang diakibatkannya," tutup Untung.

Jumat, 05 Juli 2013

KRI Diponegoro-365 Melaksanakan Latma UNIFIED CEDAR 2013 di Laut Mediterania

http://www.pkc-indonesia.com/images/pmpp/mtf%209%20juli%202013%204%20Tim%20VBSS%20KRI%20Diponegoro%20melaksanakan%20pemeriksaan%20terhadap%20personel%20LNS%20Sour%20dalam%20serial%20Boardex.jpg

KRI Diponegoro-365 dalam tugas/on task keduabelas kali ini melaksanakan latihan terpadu dengan kapal perang Lebanese Armed Force (LAF) Navy LNS Sour-21, sedangkan kapal perang Jerman FGS Braunschweig F-260 secara paralel juga melaksanakan latihan dengan kapal LAF Navy LNS Damour-22 di Area Maritime Operation perairan Lebanon, Jumat (5/7).

Latihan tersebut dilaksanakan dalam rangka muhibah Kadet tingkat III LAF-Navy dengan tujuan Mersin, Turki yang on board di LNS Sour dan LNS Damour. Selama melintasi Area of Maritime Operation (AMO), iring-iringan kapal tersebut melaksanakan latihan bersama unsur-unsur Maritime Task Force (MTF) 448 dalam latihan dengan sandi “UNIFIED CEDAR 2013”.

http://www.pkc-indonesia.com/images/pmpp/mtf%209%20juli%202013%203%20pengarahan%20Wadan%20Satgas%20Maritim%20TNI%20terhadap%20tim%20VBSS%20KRI%20Diponegoro.jpg

Latihan ini direncanakan berlangsung dalam dua tahap yaitu tanggal 5 Juli dan tanggal 13 Juli. Beberapa serial latihan yang dilaksanakan dalam tahap pertama tanggal 5 Juli 2013 di antaranya adalah BOARDEX, WINCHEX dan RASEX. KRI Diponegoro sendiri terlibat dalam BOARDEX dan WINCHEX.

Dalam BOARDEX KRI Diponegoro meluncurkan dua tim VBSSnya. Tim yang beranggotakan 14 orang tersebut meluncur ke LNS Sour dengan menggunakan dua buah Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB)/sekoci. Di pihak lain tim VBSS dari FGS Braunschweig melaksanakan latihan VBSS dengan LNS Damour-22. Tujuan dari BOARDEX kali ini adalah sebagai demonstrasi kepada kadet-kadet LAF-Navy yang sedang melaksanakan muhibah. Dijadwalkan pada tanggal 13 Juli, tim VBSS dari LNS Sour yang beranggotakan para kadet akan melaksanakan Boardex terhadap KRI Diponegoro-365.

http://www.pkc-indonesia.com/images/pmpp/mtf%209%20juli%202013%201%20Foto%20bersama%20dengan%20personel%20LAF%20Navy%20selesai%20latihan%20Boardex.jpg

Dalam latihan yang lain, helikopter NV 409 melaksanakan WINCHEX. Latihan ini dilaksanakan untuk melatih prosedur MEDEVAC dari LNS Sour dan LNS Damour. Helikopter KRI Diponegoro yang mempunyai nama panggilan Garuda ini melaksanakan prosedur winching secara bergantian. Sebagai simulasi korban adalah boneka manusia yang sudah disiapkan sebelumnya. Proses MEDEVAC atau EMU (Evakuasi Medis Udara) terhadap boneka manusia tersebut dilaksanakan secara bergantian di kedua kapal perang Lebanon berjenis LCU tersebut. Sementara FGS Braunschweig bertindak sebagai kapal SAR.

Secara umum latihan “UNIFIED CEDAR 2013” tahap pertama ini berlangsung aman dan lancar. Selesai pelaksanaan latihan, unsur-unsur LAF-Navy melanjutkan pelayaran menuju Mersin, Turki. Sedangkan unsur-unsur MTF kembali melaksanakan patroli sektor di AMO.

Operasi Tameng Hiu, KRI Malahayati-362 Sebagai Kapal Markas

http://farm4.static.flickr.com/3187/2972055101_b3ca23a730.jpg?v=0

Mengawali pelaksanaan Operasi Tameng Hiu-13 KRI Malahayati-362 melaksanakan loading chaff sebanyak 5 roket di dermaga Arsenal Batuporon Madura. Selanjutnya KRI Malahayati-362 akan melaksanakan penembakan chaff  di laut Jawa selama pelaksanaan lintas laut menuju daerah operasi di perairan Karang Unarang. 

Komandan KRI Malahayati, Letkol laut (P) Moch. Irchamni  dalam pesannya menyampaikan bahwa penembakan chaff yang dilaksanakan oleh KRI Malahayati-362 merupakan bentuk profesionalisme prajurit Koarmatim, khususnya satuan kapal Eskorta. Hal ini, merupakan bukti bahwa para prajurit selain berhasil menjaga kesiapan material juga selalu siap dalam menghadapi tugas operasi.

Sesuai rencana, KRI Malahayati akan melaksanakan Operasi bersandi Tameng Hiu-13 dan dijadikan sebagai kapal markas di bawah kendali Komandan Gugus Tempur Laut Armatim selama 2 (dua) bulan. Puasa dan Lebaran bukan menjadi penghalang bagi seluruh prajurit KRI Malahayati-362 untuk melaksanakan tugas mulia, menjadi garda bangsa di daerah perbatasan.

Lanud Husein S. Berangkatkan 25 Calon Carbol AAU Ke Tingkat Pusat

http://tni-au.mil.id/sites/default/files/imagecache/body/2013-07/2013-07-05-hsn.jpg

Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Nyoman Trisantosa, S.IP selaku ketua sidang, memimpin seleksi Pemilihan Daerah (Pantuhirda) penerimaan KARBOL AAU Tahun 2013, di Ruang Rapat Lanud Husein Sastranegara.

Sidang Pantuhirda yang diikuti sebanyak 46 calon Carbol AAU yang telah melewati beberapa tahapan seleksi, hingga menyisakan 25 calon rencananya akan diberangkatkan dari Lanud Husein S., untuk mengikuti seleksksi tahapan berikutnya di Tingkat Pusat di AAU Yogyakarta pada tanggal 12 Juli 2013.

Bagi calon Karbol AAU yang nantinya lulus di tingkat pusat akan mengikuti Chandra Dimuka selama satu tahun di Akademi Militer (Akmil) di Magelang ,setelah mengikuti Chandra Dimuka calon Karbol AAU akan menempuh pendidikan di kampus Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta selama tiga tahun,usai pendidikan mereka yang lulus akan dilantik menjadi Perwira Pertama TNI Angkatan Udara menyandang pangkat Letnan Dua.

TNI Tergiur Ketangguhan Mobil Land Rover, Harga Termurah Rp800 Juta

http://media.viva.co.id/thumbs2/2011/08/03/118628_land-rover-defender_663_382.jpg

Ketangguhan mobil Inggris, Land Rover Defender rupanya membuat Tentara Nasional Indonesia tergiur. Mobil 4X4 tipe Land Rover Defender 2.2 liter diesel kabarnya sudah dipesan mereka. Saat dikonfirmasi Kepala Operasional Korporat PT Grandauto Dinamika, Darwin Maspolim, membenarkan adanya minat TNI. Grandauto merupakan agen pemegang merek Land Rover di Indonesian.

"Sejak dulu TNI memang sudah menggunakan Land Defender. Dan kini untuk versi terbaru mereka juga memesannya. Karena ini pembelinya instansi, maka saya tidak bisa menyebutkan berapa unit yang dipesan," kata dia, Kamis 4 Juli 2013. Menurut dia, Defender sangat kuat mulai dari mesin hingga kaki-kaki. Dengan spesifikasi itu, Defender diklaim mumpuni untuk melintasi medan berat seperti lumpur, tanah kering, kerikil dan jenis medan berat lainnya di Indonesia.

http://us.images.detik.com/content/2013/07/04/1207/codefender.jpg

"Defender ini memang untuk off road super berat, cocok untuk kebutuhan operasional TNI," katanya. Kendaraan yang didatangkan dari Inggris ini, juga memiliki keunggulan dalam segi rangka. "Bodinya menggunakan alumunium yang ringan namun kuat. Jadi kalaupun dibawa-bawa menggunakan pesawat, dan terguncang tidak masalah," klaim Darwin. Mengenai harga, Defender tipe termurah dibanderol sekitar Rp800 juta. Sedangkan untuk tipe paling mahal dilepas Rp3,5 miliar.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiz-qVrWkhIux_gAkqK2I8X-Qh5rvOWBkmk4Sw_uj5uxI5N09sivy1Ec6dYPBgo7-b2YTFnQyphXvvDiIdtltB8Dg98KXI6EmNnZjd7DG8eQynp21g8hNuaJynnRLBdKMtFECmdEGNi0h0/s259/images+(8).jpg

Rasa Indonesia
Darwin menjelaskan spesifikasi Land Rover yang dipasarkan mereka sudah dibuat khusus dan sesuai dengan ketentuan pasar Indonesia. "Mobil yang kami pasarkan ini memang sedikit berbeda bila dibandingkan dengan pembelian via importir umum," jelasnya. Ia menambahkan, semua mesin diesel Land Rover sudah memenuhi persyaratan Euro IV yang dibuat dan disesuaikan dengan kualitas bahan bakar solar di Indonesia.

Mesin Euro V pada Land Rover di Inggris, sudah menggunakan Diesel Partikular Filter (DPF). Tapi, DPF ini tidak bisa diaplikasikan di Tanah Air karena tidak cocok dengan kualitas solar. "Jadi yang kita jual sini tanpa DPF. Ini bukan down grade, tapi untuk sesuaikan dengan BBM di sini. DPF sangat rentan bila menggunakan bahan bakar berkualitas rendah. Kami tidak ingin konsumen mendapatkan masalah bila harus terpaksa mengisi solar yang ada di sini," tegasnya.

Land Rover Defender disokong mesin 2.200cc tenaga 122 Ps pada 3.500 rpm dan torsi 360 Nm pada 2.000 rpm. Mobil ini memiliki daya jelajah 11,7 liter per 100 km untuk kapasitas tangki 60 liter, dan 13,6 liter per 100 km untuk kapasitas tangki 75 liter. Land Rover Defender bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam tempo 15,8 detik, sebelum mencapai kecepatan puncak 145 km/jam.

Kamis, 04 Juli 2013

Senjata Militer Terbaru Rusia

http://en.rian.ru/images/16687/98/166879864.jpg

Untuk pertama kalinya Rusia mendemonstrasikan sistem pertahanan udara jarak pendek-menengah platform 50R6A Hero "Vityaz," yang akan menggantikan varian lama sistem pertahanan udara S-300 karena akan segera dinonaktifkan. Angkatan Darat Rusia baru akan memulai pengujian sistem Vityaz pada akhir tahun ini.

Sistem rudal permukaan-ke-udara baru Rusia ini dibuat oleh produsen senjata Rusia Almaz-Antey. Almaz-Antey mendemonstrasikan sistem Vityaz di pusat industri Obukhov di St. Petersburg, tempat dimana juga merupakan cabang Almaz-Antey yang memproduksi peluncur Vityaz.

Sistem ini menawarkan semua aspek kecanggihan mulai dari radar array, pos komando mobile baru dan peluncur rudal vertikal 12 rudal, yang akan menggunakan varian dari rudal radar aktif 9M96. Rudal serupa juga digunakan untuk sistem pertahanan udara S-400, generasi baru dari S-300, yang saat ini sedang digunakan Rusia.

Dikonfirmasi, peluncur Vityaz juga bisa menembakkan rudal jarak pendek (namun tidak diberitahu jenisnya), kemungkinan adalah varian rudal 9M100 tersebut.

"Saya yakin sistem (Vityaz) ini akan mampu menghancurkan target dalam kisaran 30 km hingga 120 km," ujar Aminov, analis militer dan editor di situs World of Air Defense kepada RT (Russia Today). "Ini merupakan sistem pertahanan udara dengan beberapa unsur pertahanan anti-bom taktis."


Almaz-Antey berniat untuk menyerahkan sistem Vityaz kepada Departemen Pertahanan Rusia untuk dilakukan pengujian negara sebelum akhir tahun ini, kepala perusahaan Vladislav Menshikov mengatakan kepada presiden Rusia Vladimir Putin yang juga menginspeksi pabrik.

Almaz-antey juga dikabarkan membantu pembuatan sistem pertahanan udara Korea Selatan KM-SAM Chun Koong dengan berdasarkan desain sistem Vityaz. Almaz-Antey merancang tiga unit radar untuk KM-SAM dan dikabarkan juga telah membantu dalam merancang sistem rudalnya.
Militer Rusia secara resmi mendukung proyek Vityaz -yang tentunya memiliki kemampuan yang lebih baik daripada sistem pertahanan udara Korea Selatan- setelah mempelajari kinerjanya, seperti yang dikatakan Almaz-Antey pada tahun 2010 silam. Sistem pertahanan udara Vityaz sendiri mulai dikembangkan pada tahun 2007.

Departemen Pertahanan Rusia sebelumnya mengatakan pihaknya berencana untuk membeli setidaknya 30 sistem Vityaz sebelum 2020, dengan syarat harus lolos ujian negara (akhir tahun nanti), dan penyebaran sistem Vityaz akan dimulai pada tahun depan.

Vityaz dikembangkan untuk menggantikan S-300PS, varian lama dari sistem pertahanan udara S-300 yang dikembangkan pada awal tahun 1980. Angkatan Darat Rusia juga telah diperintahkan untuk menonaktifkan sekitar 50 sistem S-300PS pada tahun 2015 karena usianya sudah tua.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpx43j-T1eV4l53KkUJA7pOBLFi6BIEFeSf5qyXaLacfsSTMnancSMNOXttzBwtPCRoDG1WdwqT_Rou5iHtEp3pQS5f1FJRXLlzbz88wubmwT2j2PRcd3zszlWFzdM7cd-ngGNElQ21dI/s500/peluncur-vityaz.jpg
Unit Peluncur 50P6 dengan rudal 9M96

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1bB8ROVMy9c1EBIw1iTgAGULWZ5yhcIL0JvFDqXYfbF67fXRn4jJpXgTxd-ADMg_DWztCgZi-SvH_LOOG6vOxcOQmG3MED4CWpCE1AqURuGcl2ZxVMgyQRydB2KnsuzcyQGSMbRTLWcg/s500/radar-vityaz.jpg
Radar multifungsi 50N6A dari sistem pertahanan udara

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHytgD6cMVNGjJ3y1oPp7-pggzxX-MFlUKNoYpEl5Dc4rVXnxmcQZ_63NTSJpemy1srK3o-8Nm-FQNlEcJ0rUrBE5d140GfuFm7TZXyeKXdJs3qY2igjarzGUOVMIC7nQL757-9c0EBzs/s500/komando-dan-kontrol-vityaz.jpg
Truk 50K6A untuk komando dan kontrol dari sistem pertahanan udara

Nama sistem Vityaz berasal dari kata Slavia kuno untuk seorang prajurit mulia yang berarti "Ksatria" (knight). Kata vityaz juga digunakan sebagai nama tim aerobatik terkenal Rusia yaitu Russkie Vityazi (Ksatria Rusia).

Rusia berencana untuk menyebarkan sistem Vityaz bersama dengan alutsista pertahanan udara canggih lainnya, termasuk sistem pertahanan udara siap pakai S-400 dan Pantsir-S1, dan sistem pertahanan udara masa depan S-500 dan Morfei jarak pendek. Moskow bertujuan untuk membuat pertahanan berlapis yang akan menutupi wilayah udara Rusia, membela Rusia dari semua ancaman udara mulai dari pesawat tanpa awak (drone), pesawat berawak konvensional, rudal jelajah dan rudal balistik.

Galangan Kapal Selam Indonesia Ditargetkan Siap Tahun 2015

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHcQdIygL8ElXNo_pxjs03UZYXinmlREmfrJUW8EERs3wtKn36fOlHOU3tv5aRuab2fBvf4nZW0DRYpgqU8H0jiWCAvvCHdqu_PSbHK_YOdj5w6D_yWSmBeIod1huM3jst_dAJXGTNf7Wy/s640/galangan-kapal-selam.jpg

Galangan kapal selam akan diselesaikan di akhir tahun 2014, sehingga di awal tahun 2015 telah dapat dimulai pembangunan kapal selam di Indonesia. Berbagai persiapan dilakukan untuk pembangunan kapal selam mulai tahun 2015. Selain pembangunan galangan kapal selam di PT PAL, Kementerian Pertahanan juga merangkul sektor swasta.

"Kami sudah ke Barata, mereka bisa menekuk baja yang tebal. Selain itu juga ada perusahaan baterai yang kami jajaki," kata Silmy Karim, juru bicara Komite Kebijakan Industri Pertahanan. Galangan kapal selam yang dibangun PT PAL itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 1,5 triliun. Galangan tersebut diharapkan bisa selesai  akhir 2014 sehingga tahun 2015 bisa digunakan untuk membuat kapal selam jenis 209. Selain itu sedang dijajaki juga penanaman modal dalam negeri.

Rencana pembangunan kapal selam oleh industri pertahanan Indonesia tersebut adalah bagian dari transfer teknologi pembelian tiga kapal selam dari Korea Selatan. Dua kapal selam akan dibangun di Korsel, sementara kapal selam ketiga diharapkan bisa dibangun di Indonesia.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Pertahanan Sisriadi mengatakan, sampai saat ini kontrak untuk ketiga kapal selam itu sudah ditandatangani. Namun, keinginan Indonesia untuk secara utuh membuat kapal selam di Indonesia masih dalam proses. "Di antaranya, Korsel ingin memastikan dulu fasilitas pembangunan di sini, makanya kita buat galangannya,"ujarnya.

Sisriadi mengatakan, pembangunan kapal selam itu tidak bisa ditangani sendiri oleh PT PAL. Oleh karena itu, Kementerian Pertahanan ingin menggandeng pihak-pihak lain. Dengan demikian, bisa diharapkan memperkuat industri-industri dan BUMN terkait. Yang penting, prinsip kemandirian dalam pembangunan kekuatan pertahanan, baik jangka menengah maupun panjang bisa dilakukan.

"Kalau galangan sudah jadi, kita kan bisa bikin kapal selam lagi. Soalnya, kita butuh 12 kapal selam. Yang ada sekarang itu dibikin tahun 1980," kata Silmy.

Menurut dia, selain persiapan fisik, Indonesia juga telah mengirimkan orang-orang untuk belajar di Korsel yang tengah membangun kapal selam untuk Indonesia. Total ada 200 teknisi dan akademisi serta pengguna dari TNI Angkatan Laut yang telah disetujui untuk dikirim. "Yang penting, kita bisa bersiap untuk membangun kapal selam sendiri yang selesai tahun 2018," katanya.

Silmy mengakui, prosesnya memang tidak serta merta mulus. Namun, dia optimistis, Korsel terbuka untuk berbagai pengaturan lebih lanjut dalam kerja sama ini. Kerja sama Indonesia dan Korsel sangat luas, tidak hanya di bidang kapal selam, tetapi juga di bidang militer dan perdagangan.