Komodo, Made In PT Pindad Indonesia

That was a name that given to PT Pindad latest 4×4 tactical vehicle.

SS2 Made In PT. Pindad Indonesia

SS2-V5 has a long barrel 252mm. compare with SS2-V1-V2= 460mm, SS2-V4=403mm and 460mm, with a shorter barrel.

Made In PT. Pindad Indonesia : APS-3 ANOA

Mesin Berkapasitas 7000 cc dan 320 tenaga kuda.

PT. Dirgantara Indonesia

Pesawat CN-295 Buatan Indonesia dan Spanyol memiliki Panjang: 24,50 meter, Tinggi: 8,66 meter, Rentang sayap: 25,81 meter.

Made In PT. PAL Indonesia

Kapal Perang jenis LPD Memiliki Kecepatan 15,4 knots, Panjang 125 m (410.10 kaki), Lebar 22 m (72.18 kaki) .

Torpedo SUT, Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Jarak operasional: 28 km, Kecepatan/ jarak: 35 knots/24,000 yd; 23 knots/ 56,000 yd, Hulu ledak: 225 kg, kedalaman menyelam: 100 m

SS4 Made In PT Pindad Indonesia

Amunisi GPMG FN MAG 58/7,62 x 51 mm, Kaliber 7,62 mm.

Daftar Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia

1.Denjaka, 2.YonTaifib, 3.Kopaska, 4.Kopassus, 5. DetBravo-90.

Kapal Perang Berteknologi Anti Radar Buatan Indonesia

Panjang 63 meter, Lebar 16 meter, Bobot 219 ton, Mesin utama 4x MAN 1800 marine diesel engine nominal 1.800 PK+ 4x waterjet MJP550.

SPR-1, SPR-2, SPR-3 Made In PT Pindad Indonesia

Senjata Sniper Buatan PT. Pindad Indonesia ini diberi nama Senapan Penembak Runtuk, Mampu menembak Baja setebal 3 cm.

KFX/IFX : Pesawat Tempur Buatan Indonesia - Korsel, Berteknologi Anti Radar (Pesawat Siluman)

Status : Proses pengerjaan telah selesai sampai Tahap II, Dan saat ini proyek pengerjaan telah di Tunda Sampai Juni 2014

Helikopter Gandiwa Made In : PT. Dirgantara Indonesia

Nama GANDIWA diambil dari nama senjata milik Arjuna yang didapat dari Dewa Baruna. Persenjataan : kanon laras tunggal kaliber 30 mm tipe M230 Chain Gun, roket Hydra 70 dan CRV7 kaliber 70 mm.

Kamis, 23 Mei 2013

Seorang Tentara Inggris Digorok di Jalanan

Seorang Tentara Inggris Digorok di Jalanan
Gambar dari rekaman video aksi pembunuhan terhadap seorang tentara Royal Artilerry Baracks di Woolwich, Inggris (22/5). Jasad korban (kiri) tergeletak di aspal dibunuh dua orang tak dikenal.
 
 
Seorang Tentara Inggris Digorok di Jalanan
Dua orang pelaku pembunuhan. Pelaku pertama (kiri) sempat berbicara serta menunjukkan ke kamera tangan dan pisau yang digunakan untuk membunuh korban. Pelaku kedua (kanan) sempat berbicara dengan seorang warga yang melintas.
 
 
 Seorang Tentara Inggris Digorok di Jalanan
Polisi setempat menangkap kedua pelaku pembunuhan tentara di Woolwich, Inggris (22/5). Menurut saksi di TKP, pelaku menggorok leher korban dengan pisau daging sambil berseru Allahuakbar. 
 
Seorang pria diduga personel militer Inggris tewas dengan leher digorok di jalanan dekat barak militernya. Peristiwa itu terjadi di lokasi yang terletak sekira 400 meter dari Barak Royal Artileri di Wollwich, London. Perdana Menteri David Cameron langsung mendeskripsikan serangan itu sebagai serangan teror yang bermotif politik.

Bahkan pelaku pembunuhan sempat direkam dengan kamera video dan menyampaikan pesan-pesannya, sebelum akhirnya ia dilumpuhkan polisi.

Pasukan Inggris itu diserang oleh dua pelaku dengan senjata berupa golok. Usai menyerang korbannya, pelaku langsung berbicara di depan kamera menyuarakan ancaman ke Inggris, jenazah pasukan Inggris tersebut tampak tergeletak di jalanan.

"Kami bersumpah, akan terus memerangi kalian. Alasan kami melakukan ini adalah karena warga Muslim tewas setiap hari. Pasukan Inggris ini menerima balasan yang setimpal," ujar pelaku dalam videonya, seperti diberitakan ITV, Kamis (23/5/2013).

"Kalian semua (warga Inggris) takkan pernah selamat. Gulingkan pemerintahan kalian, mereka tidak peduli pada kalian semua." Saat ia melakukan pembunuhan itu, seorang wanita melihatnya, pria inipun meminta maaf kepada saksi mata itu. "Saya meminta maaf karena ada perempuan yang harus menyaksikan peristiwa ini," imbuhnya.

Pria berkulit hitam itu berbicara sambil memegang golok dan pisau yang berlumuran darah. Namun beberapa jam setelah peristiwa itu berlangsung, dua pria bersenjata itu ditembak oleh polisi.

Kepolisian pun menutup lokasi kejadian perkara yang terletak di bagian selatan Kota London. Helikopter juga terbang mengelilingi wilayah itu.

Pesan Panglima TNI untuk KSAD TNI AD Yang Baru

http://cache.daylife.com/imageserve/0fb72Iz19o7Vy/x500.jpg?center=0.5,0

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengimbau Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal Moeldoko agar melakukan manajemen yang baik terhadap kemampuan prajurit TNI AD. Hal itu dikatakan Agus saat menyampaikan sambutannya pada serah terima jabatan (sertijab) dari Pramono Edhie ke Moeldoko, di Markas Besar TNI AD, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Moeldoko menggantikan posisi Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo yang telah memasuki masa pensiun. Agus mengungkapkan, sebagai salah satu angkatan, TNI AD memiliki banyak tugas penting, di antaranya menjaga kedaulatan negara dan integritas wilayah nasional, serta  memberdayakan kewilayahan dalam lingkup nasional.

"Menurut hemat saya, kesinambungan ini akan menjadi faktor kunci membangun TNI AD dan guna mewujudkan kekuatan baik kekuatan terpusat maupun kekuatan kewilayahan," kata Agus. Selain itu, Panglima TNI juga meminta agar KSAD yang baru dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD, terutama dalam hal penggunaan teknologi.

"Maka, sumber daya manusia harus menjadi prioritas seiring dengan perkembangan teknologi yang demikian pesat. Untuk itu, diperlukan komitmen yang kuat dalam rangka mewujudkan hal itu," ujarnya.

Dalam acara sertijab tersebut, sejumlah pejabat juga turut hadir, di antaranya Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, KSAL Laksamana TNI Marsetio, KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Densus 88 Bekuk Perencana Pemboman Kedubes Myanmar

Para anggota tim anti teror Densus menjaga ketat lokasi penangkapan terduga teroris dan lokasi penggeledahan. (VOA/Yudha Satriawan)

Terduga pentolan teroris Mampang Sigit Indrajit dibekuk tim Densus 88 Antiteror Polri di daerah Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (22/5/2013) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Demikian diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar dalam pesan singkatnya kepada Media, Kamis (23/5/2013). "Telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka teroris atas nama Sigit yang masuk dala Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga merencanakan pengeboman Kedutaan Myanmar," kata Boy.

Bukan hanya Sigit yang diamankan, tim kepolisian berlambang burung hantu tersebut menangkap seorang terduga teroris lainnya bernama Rohadi Kamis (23/5/2013) dini hari sekitar pukul 02.40 WIB di rumahnya di Jalan Ir Sutami Mauk Timur, Tangerang. Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah Rohadi oleh team Jibom. Dalam penggeledahan tersebut ditemuka berbagai barang bukti berupa pupuk dengan berat kurang lebih 1 kilogram, belerang, black powder, glue gun, kabel, bubuk korek api, pipa besi berdiameter 1,5 inci dan lain-lain.

"Selanjutnya barang bukti diamankan oleh Jibom dan saat ini para tersangka masih dilakukan pemeriksaan," ungkapnya. Sigit Indrajit sebelumnya berhasil lolos dari sergapan Densus 88 Antiteror Polri di Pamulang, Kota Tangerang Selatan setelah melakukan penangkapan terhadap dua terduga teroris Seva Riano alias Asep dan Achmad Taufiq alias Ovie yang di bekuk di Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan.

Sebelum menangkap dua terduga teroris di Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2013) malam, kepolisian sudah menguntit Sigit Indrajit kurang lebi satu bulan, sampai akhirnya diketahuilah Sefa Riano alias Asep yang ternyata membawa bom. Sefa alias Asep merupakan seorang perakit bom pipa sementara Sigit merupakan perencana pemboman di Kedubes Myanmar.

Personel TNI Tampilkan Kehebatan Bermain Angklung Di Kongo

Personel TNI Tampilkan Kehebatan Bermain Angklung di Dungu Kongo - IMG_7511.JPG

Setelah sukses dengan penampilan pertamanya pada acara Culture Festival Night yaitu pertunjukan pentas seni antar-kontingen yang diadakan pada bulan Februari lalu, Kontingen Indonesia kembali dipercaya dan diminta untuk kembali berpartisipasi menampilkan keseniannya dalam acara HUT ke-57 Angkatan Bersenjata (AB) Maroko / Morocco Armed Forces (Morbatt), di Dungu-Kongo.

Selain sebagai duta perdamaian yang tergabung dalam misi PBB di Republik Demokratik Kongo, Kontingen Indonesia merupakan duta Budaya Bangsa.  Setiap kontingen selalu memiliki kemampuan kesenian yang siap ditampilkan di daerah misi, begitu halnya dengan Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-J/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Irfan Siddiq selaku Komandan Satgas yang membawa serta peralatan kesenian khas Jawa Barat berupa Rampak Gendang dan Angklung.

Personel TNI Tampilkan Kehebatan Bermain Angklung di Dungu Kongo - IMG_7552.JPG

Berbeda dengan malam Culture Festival Night beberapa waktu lalu, dimana Kontingen Indonesia menampilkan kesenian dan rangkaian gerak Rampak Gendang.  Pada acara HUT ke-57 AB Maroko, Kontingen Indonesia menunjukkan kebolehannya dalam memainkan kesenian Angklung.  Dengan melantunkan lagu We Are The World karya  Michael Jackson, kesenian Angklung mampu menghipnotis seluruh tamu undangan.

Kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh pejabat MONUSCO, Komandan Kontingen serta perwakilan organisasi PBB di Dungu. Apresiasi yang sangat luar biasa diterima oleh tim kesenian Indonesia dari seluruh hadirin pada acara tersebut.

Pada akhir kegiatan, ucapan terima kasih disampaikan Dansatgas Morbatt Major Larbi Shafik. “Saya sangat kagum kepada prajurit Kontingen Indonesia, yang profesional, disiplin dan selalu diterima oleh masyarakat dimanapun berada“, ungkapnya kepada seluruh prajurit Kontingen Indonesia.

DST Kirim Tarantula 6x6 Ke Indonesia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOJVUER2VwQnMQhge5gzuHvZ2oHYjO7qu1KKgCpmQwQXMeHfwFa3EdXWRd-Fs3LxYPEyvML7C46N4YtIx8VWW-s3qfWORdplYrSI6TwsD58K8BFd2SAThfW7mk5SMRHzGE1e_2lj1Ydz9S/s1600/Tarantula+6x6_Defense+Studies.jpg

Sebuah kendaraan lapis baja beroda 6x6 buatan Korsel akan dikirim ke Indonesia. Doosan DST menandatangi kontrak pengadaan kendaraan lapis baja pada tahun 2009 untuk TNI dan mulai diproduksi prototipe pada november tahun 2011. Setelah melakukan ujicoba operasional menembak, uji manuver lapangan dimulai pada awal 2012. Kemudian pada 5 Mei 2012, Doosan DST memulai memproduksi kendaraan lapis baja 6x6 dan selesai pada awal mei 2013.

Sebelum pengumuman ini, pejabat DAPA, degelasi Indonesia, dan Doosan DST mengadakan upacara peresmian kendaraan lapis baja tersebut pada 2 Mei dan diberi nama Tarantula 6x6 yang kemudian akan diberikan kepada TNI. Selain Doosan DST membuat kendaraan lapis baja serta merakit turrent, industri pertahanan Indonesia juga akan merakit kendaraan tersebut di Indonesia.

Jumlah Panser Tarantul 6x6 roda yang akan dikirim kepada TNI-AD, tidak bisa disebutkan. Doosan DST bertanggung jawab untuk pembuatan kendaraan lapis baja dan perakitan turret. Juga, pabrik senjata PT. Pindad Indonesia akan merakit kendaraan lapis baja jenis SKD di Indonesia. Tarantula 6x6 memiliki berat 18 ton, dioperasikan tiga kru (sopir, komandan tank, dan penembak), selain itu Tarantula 6x6 dapat digeber sampai 100 km/h dalam kondisi di jalanan serta 8 km/h saat berada dipermukaan air.

Tarantula 6x6 telah disesuaikan dengan medan Indonesia, sehingga mudah dioperasikan sekalipun dipermukaan air. Selain itu Taratura 6x6 memiliki meriam utama 90mm dan senapan mesin 7.63mm. Kendaraan tersebut mampu menyerang tank sejenis dan pada saat yang sama dapat dioperasikan untuk pencarian dan menghancurkan operasi separatis.

Rabu, 22 Mei 2013

2013, Kekuatan Militer Indonesia Meningkat Jadi Peringkat ke-15 Dunia.

http://i1193.photobucket.com/albums/aa350/frengky48/indonesia_zps1300639d.png

Kekuatan Militer Indonesia di tahun 2013 berdasar situs Global Fire Power : http://www.globalfirepower.com/countries-listing.asp meningkat menjadi peringkat ke 15 dunia. Bila diliat pada data pada tahun 2008 dimana Indonesia menduduki peringkat 14 dunia, dan di tahun 2011 Indonesia sempat turun ke peringkat 18, maka peningkatan kemampuan pertahanan militer kita di tahun ini cukup membanggakan. Bahkan, Indonesia adalah negara dengan kemampuan militer terkuat di regional Asia Tenggara.

Situs Global Fire Power adalah sebuah situs yang khusus mengulas kemampuan militer negara-negara di dunia. Sedikitnya sudah 68 negara yang masuk kedalam daftar situs ini. Global Fire Power menganalisis kemampuan militer masing-masing negara yang terdaftar tersebut dengan memfokuskan pada kemampuan pertahanan militer suatu negara. Jadi, metode pengukurannya tidak semata-mata pada kemampuan militer suatu negara dalam menyerang negara lain, tapi juga dalam hal kemampuan bertahan dari serangan, lama bertahan dari serangan, persediaan logistik, jumlah pasukan, jumlah kendaraan tempur, luas wilayah, dan sebagainya.

Karena itu sumber daya manusia dan sumber daya alam suatu negara pun masuk kedalam perhitungan. Selain itu infrastruktur dan transportasi, keadaan geografis negara tersebut serta kekuatan finansial serta logistik juga masuk kedalam variable pengukurannya. Hal ini sungguh masuk akal, karena mengingat yang namanya peperangan itu tidak cukup berlangsung dalam sehari atau semingggu saja.

Bila negara tersebut memiliki sumber daya yang kuat dan mumpuni tentu saja peperangan akan memakan waktu yang relatif tidak singkat, bahkan bisa bertahun-tahun. Indonesia diperhitungkan memiliki kemampuan yang cukup didalam mempertahankan kedaulatan negaranya dari agresi negara lain, yang tentunya bila terjadi one by one, bukan secara keroyokan dengan sistem alians atau persekutuan ya.

Dan berikut ini daftar peringkat TOP 20 negara dengan kekuatan militernya versi GFP :
  1. Amerika Serikat
  2. Rusia
  3. China
  4. India
  5. Inggris Raya
  6. Prancis
  7. Jerman
  8. Korea Selatan
  9. Italy
  10. Brazil
  11. Turki
  12. Pakistan
  13. Israel
  14. Mesir
  15. Indonesia
  16. Iran
  17. Jepang
  18. Taiwan
  19. Kanada
  20. Thailand

Top 10 Asia-Pasifik :
  1. Rusia
  2. China
  3. India
  4. Korsel
  5. Turki
  6. Pakistan
  7. Indonesia
  8. Jepang
  9. Taiwan
  10. Tahiland

TOP 7 Asia Tenggara :
  1. Indonesia
  2. Thailand
  3. Australia
  4. Vietnam
  5. Filipina
  6. Malaysia
  7. Singapura

TOP 10 Negara Mayoritas Muslim :
  1. Turki
  2. Pakistan
  3. Mesir
  4. Indonesia
  5. Iran
  6. Arab Saudi
  7. Malaysia
  8. Aljazair
  9. Suriah
  10. Libya

5 Aksi Pelanggaran Batas Indonesia Melalui Udara

 

Pelanggaran wilayah udara RI oleh pihak-pihak yang berkepentingan bukanlah hal ringan yang terus-menerus dihadapi kedepan. Kesemuanya itu merupakan ancaman lain yang bergerak paralel dengan perkembangan global sehingga menjadi tantangan yang harus senantiasa diantisipasi oleh TNI khususnya TNI AU pada saat ini dan di masa mendatang. Dalam 2 tahun belakangan telah terjadi beberapa kali pelanggaran yang dilakukan oleh pesawat pesawat asing yang melintas wilayah Indonesia tanpa permisi. diantaranya :

1. TNI-AU Tahan Pesawat Asing Di Aceh


TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda Provinsi Aceh menahan sementara pesawat militer milik Amerika Serikat (AS) di Bandara Sultan Iskandar Muda, Senin, karena tidak memiliki izin terbang dalam wilayah Indonesia.

Komandan Pangkalan TNI-AU Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Supri Abu di Aceh Besar mengatakan bahwa keberadaan pesawat militer AS jenis Dornier seri 328 dari Maldives Srilanka menuju Singapura telah terlacak di radar di Lhokseumawe.

"Pesawat militer AS yang mendarat pada tanggal 20 Mei 2013 sekitar pukul 14.00 WIB tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanannya sebelum memiliki izin terbang di wilayah Indonesia," katanya.

Dijelaskannya, setiap pesawat militer yang akan terbang harus memiliki dua izin, yakni dari kementerian luar negeri dan Markas Besar TNI. Namun pesawat militer AS tersebut tidak memiliki kedua izin tersebut. Tapi tidak butuh pesawat tempur TNI-AU untuk memaksa pesawat itu turun karena mereka menyatakan akan mendarat.

"Artinya, pesawat yang ditumpangi lima awak yang terdiri atas tiga militer dan dua sipil tidak bisa melanjutkan penerbangannya sebelum kedua izin tersebut ditebitkan," katanya. Supri juga mengatakan bahwa lima awak pesawat tersebut juga tidak bisa meninggalkan pesawat sebelum kedua izin administrasi tersebut dikeluarkan oleh kedutaan besar negara bersangkutan.

2. Sukhoi TNI-AU Cegat Cessna Milik Amerika

TNI AU Paksa Pesawat Cessna AS Mendarat

Minggu (30/9/2012), pesawat buru sergap TNI-AU yang terdiri dari sebuah Sukhoi 27 dan Sukhoi 30 milik Skadron Udara 11 Pangkalan Udara (Lanud) Hasanudin, berhasil memaksa mendarat Pesawat Cessna 208 milik Amerika Serikat yang melanggar wilayah udara nasional Indonesia.

Sebelum dipaksa mendarat, pesawat Cessna sudah dideteksi jaringan radar udara Komadno Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas). Karena pesawat asing tidak tercatat dalam rencana penerbangan Flight Clearance Information System (FCIS), maka dikategorikan sebagai penerbangan gelap (Black Flight).

TNI-AU sudah berupaya meminta pesawat mendarat di Makassar, namun pilot pesawat Cessna tidak mematuhi perintah. Setelah diperingatkan beberapa kali masih tetap membandel tidak mau mendarat di Makassar. Maka Flight pesawat buru sergap Sukhoi yang selalu siaga di Lanud Hasanudin Makassar, langsung dikomando untuk melakukan Intercept atau pencegatan. Pesawat asing tersebut dipaksa turun (forced down) di Lanud Balikpapan, Kaltim pada pukul 13.30 WIT.

"Pesawat Cessna 208 yang diawaki seorang penerbang berkebangsaan Amerika, seharusnya hanya boleh melintasi wilayah udara Flight Information Region (FIR) Filipina dan Malaysia. Namun dalam kenyataannya, melakukan pelanggaran dengan memotong jalan melintasi wilayah udara FIR Indonesia," ujar Sekretaris Dinas Penerangan Angkatan Udara (Sesdispenau) Kolonel Sus Muhammad Akbar Linggaprana dalam rilisnya kepada merdeka.com.
5 Aksi TNI AU usir pesawat asing di Indonesia

3. Sukhoi Paksa Turun Pesawat Pakistan

http://isnahudamuhamadin.files.wordpress.com/2011/03/02-pesawat070311-600_0829312.jpg

Maret 2011, TNI-AU mendeteksi keberadaan pesawat komersial jenis Boeing 737-300 milik Pakistan International Airlines terbang di wilayah udara Indonesia tanpa izin. Pesawat tersebut membawa 13 kru pesawat dan 49 personel militer Pakistan, dengan rute tujuan Dili-Kuala Lumpur Malaysia.

http://isnahudamuhamadin.files.wordpress.com/2011/03/04-medium-sb2011030710-600_082939.jpg

Setelah mendapat titik kordinat lokasi pesawat, TNI-AU segera memberikan peringatan kepada pesawat tersebut. Namun peringatan tidak diindahkan, hingga akhirnya TNI-AU memerintahkan dua pesawat tempur Sukhoi untuk menjemput dan mendaratkan paksa Pesawat carteran tersebut di Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan. Pesawat itu ditahan di Lanud Hasanuddin sampai akhirnya pihak kementerian luar negeri Pakistan berkoordinasi mengurus izin terbang pesawat itu.


4. TNI-AU Usir C17 Globemaster

Boeing C-17 Globemaster III Military Transport Aircraft

TNI-AU memergoki sebuah pesawat angkut C17 Globemaster berbendera Amerika melanggar batas wilayah udara Indonesia. Pesawat angkut berbadan tambun tersebut tertangkap radar masuk lewat Pekanbaru Riau, dan dinyatakan ilegal karena tidak tercatat dalam rencana penerbangan FCIS.

Setelah menempuh jalur diplomasi dengan pihak Amerika, akhirnya TNI-AU sepakat untuk menuntun Globemaster keluar dari wilayah udara sampai Morotai Maluku Utara. Pemerintah Indonesia pun telah mengirimkan nota protes terkait insiden teritori tersebut.

"Ya memang kadang-kadang ada yang melewati batas, kita kalau menghadapi seperti itu melakukan protes diplomatik dengan maksud bahwa kita menjaga, mengelola wilayah tersebut. Saya minta ambil tindakan secara tegas, proporsional," kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono Juli 2011 lalu.
5 Aksi TNI AU usir pesawat asing di Indonesia

5. Sukhoi Cegat Jet Wakil Perdana Menteri Papua Nugini

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZ-XUc_wisRD8Uu5tMfbFhPa3Bl5hyphenhyphendppUVSD-ATe8b4i91hFa7h8O_AB5bLt8jba7JS1Wr8DheRtrucSBc5Dg7hyphenhyphenwBYXgEY3K34b9MJYUWARMix_8rwBfwQ_4RkP6ZNj5hSZ5EeNLSIo/s1600/1.jpg

November tahun 2011 lalu radar Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) mencium ada pesawat asing melintas di sekitar Balikpapan. Dua pesawat Sukhoi TNI-AU segera terbang memburu mangsa mereka. Ternyata sebuah pesawat P2-ANW Dassault Falcon 900EX bercat putih dengan logo merah terbang tanpa izin. Sukhoi segera memepet pesawat tersebut. Ternyata pesawat ditumpangi Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Belden Namah.

Pesawat tempur itu menguntit tumpangan VIP tersebut selama 37 menit. Namun akhirnya atas perintah Kohanudnas, pesawat dibiarkan dan tak ditembak jatuh. Buntutnya, hubungan Indonesia dan Papua Nugini sempat tegang. Perdana Menteri Papua Nugini Peter O"Neil, mengancam mengusir Duta Besar RI Andreas Sitepu dari Port Moresby.

Ditembak Tentara Israel, Bocah Palestina Kritis

Seorang bocah laki-laki terluka akibat serangan Israel

Pasukan Israel menembak seorang anak Palestina di wilayah Tepi Barat. Akibat tembakan di dada tersebut, bocah laki-laki tersebut dalam kondisi kritis.

Menurut sumber keamanan Palestina seperti diberitakan AFP, Rabu (22/5/2013), pasukan Israel menembak Atta Mohammed Sharadeh di luar kamp pengungsi Jelazoun, dekat Ramallah pada Selasa, 21 Mei waktu setempat.

Paramedis Palestina mengatakan, anak berumur 12 tahun itu terkena tembakan di bagian dada dan pelurunya menembus ke punggungnya. Sharadeh tengah dirawat di rumah sakit Ramallah. Kondisinya saat ini kritis.

Kamp pengungsi Jelazoun terletak dekat dengan pemukiman warga Yahudi yang diberi nama Beit El.

Sebelumnya dilaporkan, terjadi bentrokan antara warga Palestina dan pasukan Israel di kamp Jelazoun. Insiden itu terjadi sesaat setelah pasukan Israel datang menyerbu kamp pengungsi tersebut.

Dalam kejadian itu, para pemuda Palestina melemparkan batu-batu dan botol-botol ke arah tentara-tentara Israel yang datang ke kamp. Mereka marah atas keberadaan pasukan Israel di kamp pengungsi tersebut. Pasukan Israel pun membalas dengan melancarkan tembakan ke arah warga Palestina.

Terkuak, Nazi Rancang Pistol Matahari 'Mimbinasakan' Kota Musuh

Terkuak, Nazi Rancang Pistol Matahari 'Goreng' Kota Musuh

Nazi tak akan terlupakan dalam sejarah. Kelompok Jerman yang dipimpin Adolf Hitler ini terkenal sebagai pembantai sadis puluhan ribu orang. Mereka tak sungkan-sungkan untuk melakukan segala cara untuk membinasakan musuh-musuhnya.

Kini penemuan baru terkuak. Nazi berencana membuat pistol mahabesar yang mengandalkan pantulan dari panasnya cahaya matahari. Senjata super besar tersebut dirancang Nazi untuk menggoreng alias meluluh lantakkan kota musuh, seperti warga Polandia yang menjadi musuh buyutan mereka.

Dalam sebuah artikel dalam majalah Life terbitan 1945 diungkapkan pengakuan para ahli perang Amerika Serikat tentang bagaimana rencana para ilmuwan Jerman untuk membuat pistol matahari.

Cara kerjanya senjata yang dikembangkan dari pemikiran ilmuwan Hermann Oberth pada 1923 ini seperti LUV alias kaca pembesar. Dengan mengandalkan cahaya matahari, kemudian hasilnya dapat membakar kota atau membuat lautan samudra mendidih.

"Senjata tersebut diharapkan dapat membakar kota dan membuat lautan mendidih," ungkap seorang pembaca yang juga diceritakan tentara Jerman kala itu, seperti dilansir Herald Sun, Rabu (3/4/2013).

Biaya pembuatannya pun sangat besar, yakni 3 juta Marks atau sekitar Rp 11, 6 miliar -- sebuah angka yang sangat fantastis kala itu. Juga membutuhkan jangka waktu yang lama, yaitu 15 tahun.

Pistol raksasa tersebut direncanakan akan dibangun pada orbit sejarak 22.236 mil di atas Bumi dengan diameter sekitar 10 meter.

Sang pencetus Oberth menyebut pistol matahari adalah senjata pamungkas pemusnah kota. "Senjata cermin ini seperti kaca pembesar yang digunakan murid-murid untuk percobaan membakar kertas menggunakan sinar matahari," tulis Oberth dalam artikel masterpiece-nya soal rancangan senjata tersebut.

Selain itu diungkapkan pula, rencana pembuatan pistol matahari Nazi ini mulai tercetus sejak Sekutu yang tengah menguasai Eropa. Saat itu, Nazi kebakaran jenggot hingga merancang senjata pemusnah massal tersebut.

Untuk saat ini, belum ada pihak atau negara yang mencoba mengembangkan pistol matahari. Hanya saja, pada 1999, Rusia pernah berencana menggunakan cermin raksasa untuk merefleksikan cahaya matahari selama musim dingin.

Senjata yang hampir mirip mungkin pernah digunakan jagoan detektif dalam film James Bond. Tapi pistol raksasa Nazi tentu bakal lebih jauh dashyat dari senjata James Bond.

Presiden SBY Lantik KSAD Letjen TNI Moeldoko

Presiden Tunjuk Letjen Moeldoko sebagai KSAD  

Presiden SBY hari ini resmi melantik Letjen Moeldoko sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Berdasarkan Kepres No 24/TNI/2013, Moeldoko menggantikan KSAD terdahulu Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo. Upacara pelantikan dipimpin oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (22/5/2013). Turut Hadir Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kapolri Jenderal Timur Pradopo serta sejumlah jumlah petinggi TNI-Polri lainnya.

Di dalam sumpah jabatannya, Moeldoko berjanji melaksanakan tugasnya sebaik mungkin. "Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi sumpah prajurit," ujar Moeldoko saat disumpah jabatan oleh Presiden SBY. Acara ini juga dihadiri menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Di antaranya adalah Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yosgiantoro, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menko Kesra Agung Laksono.